BolaSkor.com - Persija Jakarta meluruskan kabar mengenai sanksi yang dijatuhkan Federasi Sepak Bola Korea Selatan atau KFA kepada pelatih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong (STY).
Berdasarkan komunikasi dan verifikasi yang dilakukan Persija kepada KFA, hasilnya ternyata terdapat kekeliruan soal lamanya hukuman.
Beberapa media Korea Selatan yang kemudian dikutip media-media di Indonesia menuliskan bahwa STY terancam hukuman hingga 10 tahun, tetapi fakta sebenarnya mantan pelatih Timnas Indonesia itu hanya disanksi setahun.
Persija menyatakan menghormati keputusan KFA karena sanksi itu merupakan kewenangan dari mereka.
Baca Juga:
Dihukum KFA, Pelatih Persija STY Bakal Tinggal di Indonesia 10 Tahun
Persija Hormati Sanksi KFA untuk Shin Tae-yong, Belum Ambil Keputusan
Pelatih Persija Shin Tae-yong Disanksi 10 Tahun oleh Federasi Sepak Bola Korsel
Dalam pernyataan resminya, Persija juga memastikan bahwa hukuman STY itu hanya berlaku di wilayah Korea Selatan, sehingga tidak mengganggu pekerjaannya bersama tim Ibu Kota.
Sanksi disiplin yang dijatuhkan KFA kepada Shin Tae-yong berdurasi satu tahun. Sanksi disiplin tersebut merupakan kewenangan KFA dan hanya berlaku dalam yurisdiksi sepak bola Korea Selatan. Sehingga tidak berpengaruh terhadap aktivitas Shin Tae-yong di luar Korea Selatan, termasuk di Persija. Persija menegaskan bahwa manajemen menghormati keputusan KFA.
tulis keterangan resmi Persija yang diterima BolaSkor.com, Minggu (26/7).
Dukungan Persija kepada STY

Presiden Persija Mohamad Prapanca bersama Shin Tae-yong. (Media Persija)
Setelah mendapatkan titik terang mengenai permasalahan ini, manajemen Persija menegaskan dukungannya kepada STY dalam memimpin tim dalam menghadapi musim 2026/2027.
STY didatangkan Persija pada Juni lalu dengan kontrak berdurasi tiga tahun, atau sampai akhir musim 2028/2029.
STY saat ini sedang memimpin Persija yang akan melakoni turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Aksi perdana Persija di bawah asuhan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 bakal tersaji malam nanti, Minggu (26/7), kontra Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Kami memberikan dukungan penuh kepada Shin Tae-yong untuk terus menjalankan tugasnya sebagai pelatih kepala Persija. Seluruh elemen tim saat ini tetap fokus mempersiapkan diri menghadapi Piala Presiden 2026 dan Super League 2026/2027. Kami pun berharap seluruh elemen tim tidak terpengaruh dengan situasi saat ini dan tetap berorientasi pada peningkatan performa tim,
ujar Presiden Persija, Mohamad Prapanca.

