Pembelaan Klopp Usai Liverpool Diimbangi Benfica
BolaSkor.com - Liverpool terkesan meremehkan Benfica sehingga gagal memenangi leg kedua perempat final Liga Champions 2021-2022. Namun anggapan tersebut dibantah manajer The Reds, Jurgen Klopp.
Dalam laga yang berlangsung di Anfield, Kamis (14/4) dini hari WIB, kedua tim bermain imbang 3-3. Padahal Liverpool sempat unggul 3-1.
Kesan Liverpool meremehkan Benfica sudah terlihat dari line up yang diturunkan Klopp. Ia mencadangkan lima pemain kuncinya sekaligus yaitu Virgil van Dijk, Mohamed Salah, Sadio Mane, Trent Alexander-Arnold, dan Andrew Robertson.
Baca Juga:
Hasil Liga Champions: Liverpool dan Man City Amankan Tiket Semifinal
Keputusan itu terbilang wajar karena Liverpool memulai laga dengan keunggulan agregat 3-1. Apalagi Merseyside Merah akan menantang Manchester City pada semifinal Piala FA, akhir pekan nanti.
Rotasi pemain yang dilakukan Klopp seperti tak banyak berpengaruh karena Liverpool tetap mendominasi laga. Skor 1-1 menutup babak pertama setelah gol sundulan Ibrahima Konate dibalas sepakan Goncalo Ramos.
Liverpool seperti akan kembali meraih kemenangan setelah Roberto Firmino mencetak dua gol dalam tempo sepuluh menit. Apalagi Klopp mulai memasukkan Mohamed Salah dan Sadio Mane.
Namun yang mengejutkan, Benfica justru mampu mencuri dua gol di sisa laga. Roman Yaremchuk dan Darwin Nunez menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Liverpool.
Skor imbang 3-3 menutup duel kedua tim. Namun Liverpool berhak melaju ke semifinal karena unggul agregat 6-4.
Klopp mengakui terkejut dengan hasil imbang ini. Namun ia lebih menyoroti semangat juang yang ditunjukkan Benfica.
"Kami tahu ini akan sulit karena Benfica terus maju dan tidak pernah berhenti percaya. Kami membuat perubahan dan masih sukses jadi semuanya baik-baik saja," kata Klopp kepada BT Sport.
“Benfica pantas mendapatkan tiga gol, begitulah adanya. Setelah 3-1, semua orang berpikir ini sudah selesai, tetapi Benfica berpikir untuk terus mencoba."
Klopp dengan tegas membantah anggapan tim asuhannya meremehkan Benfica karena unggul jauh pada pertemuan pertama. Ia melihat kurangnya koordinasi di lini pertahanan sebagai penyebab gawang Liverpool kebobolan tiga kali.
“Satu-satunya masalah adalah ketika kami kehilangan bola, perlindungan kami tidak sempurna. Saya belum melihat tentang dugaan offside, tetapi itu adalah bagian dari tugas Anda sebagai bek untuk menarik offside lawan," tambahnya.
"Barisan terakhir permainan yang bermain bersama, keluar dari posisi dan rotasi tidak pernah menjadi masalah bagi kami."
6.514
Berita Terkait
Kena Comeback Manchester City, Arne Slot Bicara Soal Seringnya Liverpool Kebobolan Gol Telat
Max Allegri Masih Mencari Gelandang Kanan yang Tepat untuk Sempurnakan Lini Tengah AC Milan
Kalahkan Liverpool di Anfield, Pep Guardiola Kirim Pesan untuk Arsenal
Alvaro Arbeloa: Kylian Mbappe Bisa Lampaui Cristiano Ronaldo
Liverpool Dibekuk Manchester City, Arne Slot Sentil Wasit
Klasemen Premier League Setelah Manchester City Menang Dramatis di Anfield
Hasil LaLiga: Bekuk Valencia 2-0, Real Madrid Tempel Barcelona
Hasil Serie A: Juventus Imbang, Inter Milan Pesta Gol
Hasil Premier League: Comeback Dramatis, Manchester City Tumbangkan Liverpool di Anfield
Kevin Caesario Akbar Berambisi Naik Kelas ke Asia Tour Tahun Depan