Pekan Terakhir Premier League: Sengitnya Persaingan Keluar Zona Degradasi

Everton, Leicester City, dan Leeds United bertarung hingga pekan terakhir Premier League.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 27 Mei 2023
Pekan Terakhir Premier League: Sengitnya Persaingan Keluar Zona Degradasi
Leeds United dan Sam Allardyce (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tirai penutup Premier League 2022-2023 sudah di depan mata. Pekan 38 akan serentak dimainkan pada Minggu (28/05) pukul 22.30 WIB dan masih ada tim-tim yang akan bertarung habis-habisan.

Tiga tim masih belum aman dari zona degradasi dan akan bertarung hingga akhir, yakni Everton, Leicester City, dan Leeds United. Kebetulan, ketiga klub tersebut juga akan bermain kandang di laga pamungkas Premier League.

Everton akan menjamu Bournemouth di Goodison Park, Leeds United melawan Tottenham Hotspur di Elland Road, dan Leicester menghadapi West Ham United di King Power Stadium.

Baca juga:

Pengujung Premier League 2022-23: Adem di Atas, Panas di Bawah

5 Resep Manchester City Pertahankan Hegemoni di Premier League

Jika Man City Raih Treble Winners, Guardiola Layak Disandingkan dengan Ferguson

Menjelang pertandingan krusial ketiga tim tersebut, mari sama-sama melihat permutasi atau hal-hal yang dibutuhkan untuk ketiga klub tersebut untuk selamat dari zona degradasi - meski pada akhirnya dua klub akan degradasi mendampingi Southampton.

Everton

Everton merupakan satu dari enam klub Inggris yang tidak pernah degradasi dari Premier League sejak awal pengenalannya pada 1992. Posisi 'tetangga' Liverpool tersebut lebih menguntungkan ketimbang Leicester dan Leeds.

Everton arahan Sean Dyche ada di peringkat 17 klasemen dengan raihan 33 poin dari 37 laga. Jika mereka mengalahkan Bournemouth maka tak peduli dengan hasil laga lainnya Everton akan bermain di Premier League musim depan.

Pasca menunjuk Dyche pada Januari lalu, Everton perlahan berangsur membaik hingga mereka keluar dari zona degradasi. Everton akan melawan Bournemouth yang tidak lagi punya target khusus, namun mereka tidak akan diperkuat Dominic Calvert-Lewin karena cedera.

Leicester City

Tujuh tahun lalu Leicester-nya Claudio Ranieri mengukir sejarah dan cerita cinderella dengan menjuarai Premier League. Ironis, saat ini The Foxes justru berjuang untuk selamat dari zona degradasi dan laga penentu mereka ditentukan kontra West Ham.

Parahnya lagi bagi Leicester kemenangan melawan West Ham juga tak menjamin mereka sintas, sebab Leicester juga berharap Everton meraih hasil imbang atau kalah saat melawan Bournemouth.

Leicester besutan Dean Smith saat ini berada di peringkat 18 klasemen dengan 31 poin dari 37 laga, memiliki selisih gol -18 dan Everton -24.

Kans menang Leicester melawan West Ham cukup terbuka, sebab tim arahan David Moyes akan lebih fokus memainkan final UEFA Conference League melawan Fiorentina pada Kamis (08/06) pukul 02.00 dini hari WIB di Eden Arena.

Leeds United

Menanti keajaiban Big Sam dalam upaya menyelamatkan Leeds United dari jerat zona degradasi. Seperti halnya Leicester, Leeds juga harus menang melawan Tottenham untuk selamat dari degradasi.

Dibanding Everton dan Leicester, lawan Leeds relatif lebih berat. Terlebih menang saja tidak cukup, sebab Leeds juga harus bergantung kepada hasil Leicester dan Everton: Leicester gagal menang dan Everton kalah.

Jika Everton imbang maka Leeds harus mengalahkan Tottenham dengan skor tiga gol tanpa balas, sebab mereka kini punya selisih gol -27 dan berada di urutan 19 dengan raihan 31 poin dari 37 pertandingan.

Leeds hanya meraih satu poin dari tiga laga terakhir Sam Allardyce melatih klub. Lawan mereka, Tottenham hanya sekali menang dari tujuh laga terakhir tapi masih memiliki asa bertarung untuk zona Eropa.

Premier League Everton Leicester City Leeds United

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial. Kyle Walker menegaskan vonis tersebut tak bisa menghapus kenangan kejayaan para pemain.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Inggris
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Jamie Carragher menilai Manchester City seharusnya mendapat hukuman 3-5 tahun atas kasus pelanggaran finansial Premier League.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Inggris
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Virus FIFA kembali menghantam Arsenal. Christos Tzolis dan Kai Havertz mengalami cedera hamstring saat membela timnas masing-masing.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Bagikan