"Paulinho Adalah Titik Terlemah Dalam Skuat Brasil!"

BolaSkorBolaSkor - Sabtu, 21 Juni 2014
"Paulinho Adalah Titik Terlemah Dalam Skuat Brasil!"
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Sao Paolo- Performa Brasil ketika bermain imbang 0-0 lawan Meksiko membuat Brasil mendapat kritikan dari mantan bintangnya, Zico yang dijuluki "Pele Putih". Menurut Zico, titik lemah Brasil selama dua pertandingan ini adalah Paulinho. Gelandang Tottenham Hotspurs itu bermain jauh di bawah performa terbaiknya, yaitu ketika membawa Brasil juara Piala Konfederasi Brasil 2013. "Paulinho menjadi masalah karena sekarang ini ia hanyalah bayangan dari Paulinho tahun lalu yang kreatif dalam menyerang dan kuat dalam bertahan. Paulinho mengalami musim yang buruk bersama Tottenham dan ini membuat Paulinho kehilangan ritme bermain dan kepercayaan diri." ujar Zico kepada The Guardian. Memang benar adanya apa yang dikatakan oleh Zico. Didatangkan dari Corinthians dengan banderol 17 juta Poundsterling pada bulan Juli 2013, Paulinho memang langsung menembus tim inti Tottenham. Tetapi, Paulinho nampak kesulitan beradaptasi dengan sepakbola Inggris yang memiliki tempo cepat. Tampil 37 kali di seluruh ajang, gelandang berusia 26 tahun itu kehilangan posisi di tim inti setelah The Lily Whites diasuh oleh Tim Sherwood yang menggantikan Andre Villas-Boas. Menurut bintang Brasil di tiga Piala Dunia itu, di pertandingan terakhir melawan Kamerun, Brasil harus memperbaiki sektor tengah yang dinilai memberikan banyak ruang kosong ketika melawan Meksiko akibat jarak antara Paulinho dan Luiz Gustavo terlalu jauh sebagai dua gelandang tengah. "Kamerun memang sedang bermasalah, kartu merah Alex Song dan pertengkaran antar pemain. Tapi itu tidak berarti Kamerun akan memberikan kemenangan kepada Brasil. Brasil harus mengganti Paulinho dengan Ramires jika ingin tampil lebih baik." lanjut Zico. Brasil memang harus menang atas Kamerun jika tidak ingin mengikuti jejak Spanyol yang tidak lolos fase grup akibat kalah dua kali. Selecao masih memiliki peluang untuk masuk kotak jika kalah dari Kamerun, Kroasia atau Meksiko berhasil keluar menjadi pemenang dalam pertemuan kedua tim.
Zico Brasil Paulinho
Ditulis Oleh

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Posts

11.378

Berita Terkait

Ragam
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kilas balik Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Mengenang skandal Diego Maradona, tragedi Andres Escobar, hingga duka kegagalan penalti Roberto Baggio.
Arief Hadi - Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Piala Dunia
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026 diramaikan oleh para pelatih yang pernah membesut tim yang sama, yakni Chelsea. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
4 Pelatih Pecatan Chelsea Bakal Adu Taktik di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Rival di El Clasico, Vinicius Respek kepada Lamine Yamal
Singkirkan rivalitas panas El Clasico, bintang Brasil Vinicius Junior beri pujian setinggi langit untuk Lamine Yamal jelang kick-off Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Kamis, 28 Mei 2026
Piala Dunia 2026: Rival di El Clasico, Vinicius Respek kepada Lamine Yamal
Piala Dunia
Kilas Balik Piala Dunia 1970: Trofi Bersejarah Jules Rimet dan Kejayaan Tim Terbaik Sepanjang Masa Brasil di Azteca
Kilas balik Piala Dunia 1970 Meksiko. Saksi bisu kejayaan tim terbaik sepanjang masa Brasil, lahirnya regulasi kartu, hingga kisah tragis hilangnya trofi Jules Rimet.
Arief Hadi - Senin, 25 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1970: Trofi Bersejarah Jules Rimet dan Kejayaan Tim Terbaik Sepanjang Masa Brasil di Azteca
Feature
3 Misteri Tak Terpecahkan di Piala Dunia, Nomor 3 Menyangkut Indonesia
Sepanjang sejarah bergulirnya Piala Dunia, ada tiga misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini, berikut daftarnya.
BolaSkor - Jumat, 22 Mei 2026
3 Misteri Tak Terpecahkan di Piala Dunia, Nomor 3 Menyangkut Indonesia
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia 1958: Awal Cerita Sang Raja, Pele, dan Kejayaan Brasil yang Menghapus Trauma Maracanazo
Kilas balik Piala Dunia 1958 di Swedia. Awal mula kejayaan Jogo Bonito Brasil meraih trofi pertama, lahirnya sang raja Pele, dan runtuhnya trauma Maracanazo!
Arief Hadi - Kamis, 21 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1958: Awal Cerita Sang Raja, Pele, dan Kejayaan Brasil yang Menghapus Trauma Maracanazo
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Timnas Brasil Terlalu Bergantung kepada Neymar
Carlo Ancelotti resmi rilis 26 pemain Brasil untuk Piala Dunia 2026. Bawa Neymar dan coret Joao Pedro, Cafu kritik Selecao yang terlalu bergantung pada satu orang.
Arief Hadi - Selasa, 19 Mei 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Brasil Terlalu Bergantung kepada Neymar
Piala Dunia
Skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Hadapi Dilema soal Neymar
Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, hadapi dilema berat soal pemanggilan Neymar ke Piala Dunia 2026. Ancelotti jamin keputusan murni profesional!
Arief Hadi - Senin, 18 Mei 2026
Skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Hadapi Dilema soal Neymar
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia 1950: Pesta Sepak Bola setelah Perang Dunia II dan Tragedi Maracanazo
Simak sejarah Piala Dunia 1950 dan tragedi Maracanazo. Kisah dramatis saat Uruguay membungkam 200.000 pendukung Brasil di Rio de Janeiro. Baca selengkapnya!
Arief Hadi - Minggu, 17 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1950: Pesta Sepak Bola setelah Perang Dunia II dan Tragedi Maracanazo
Ragam
Profil Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Unggulan, Satu Tiket Direbutkan Maroko, Haiti, dan Skotlandia
Brasil favorit juara Grup C Piala Dunia 2026 di bawah asuhan Carlo Ancelotti. Maroko, Skotlandia, dan Haiti siap berebut tiket fase gugur. Simak profil lengkapnya!
Arief Hadi - Jumat, 15 Mei 2026
Profil Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Unggulan, Satu Tiket Direbutkan Maroko, Haiti, dan Skotlandia
Bagikan