Pahit Manis Cerita Jose Mourinho dengan Chelsea
BolaSkor.com - Manajer asal Portugal, Jose Mourinho, akan kembali (lagi) ke Stamford Bridge, markas Chelsea, tempat fans tuan rumah pernah menyanyikan namanya dan menyanjungnya atas segala hal yang telah diberikan kepada The Blues.
Entah sudah berapa kali The Special One kembali ke Stamford Bridge sebagai lawan, bukan kawan, saat masih melatih Manchester United dan kini lebih dekat di Kota London, dengan Tottenham Hotspur.
Di mana pun Mourinho melatih di Inggris namanya memang akan selalu dikaitkan dengan Chelsea, maklum saja, sejarahnya dengan Chelsea terlalu kuat dan ia sudah membesutnya selama dua periode (2004-2007 dan 2013-2015).
Dua periode itu dilalui dengan kesuksesan dari segi raihan trofi, khususnya di periode pertama karena Mourinho membentuk skuat juara yang menjadi pondasi kokoh selama bertahun-tahun.
Baca Juga:
Pernah Disebut Sampah oleh Mourinho, Kurt Zouma Ubah Kritikan Jadi Motivasi
Minta Tottenham Bermain Pragmatis, Jose Mourinho Nodai Warisan Mauricio Pochettino
Dikalahkan Manchester United, Frank Lampard Sebut Chelsea Dicurangi VAR
Segala hal itu tidak bisa begitu saja dilupakan. Bahkan saat ini menjelang pekan 27 Premier League antara Chelsea kontra Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, Sabtu (22/02) pukul 19.30 WIB. Sorotan utama tetap Mourinho dengan Chelsea.
Menjelang pertandingan itu, BolaSkor.com akan sedikit membangkitkan nostalgia fans dari momen pahit manis atau baik buruk Mourinho di atau dengan Chelsea. Berikut ulasannya:
Momen Manis (baik)
1. Trofi Pertama dengan Chelsea
Usai datang dari FC Porto dan mengklaim dirinya sebagai The Special One pada 2005, Jose Mourinho langsung mempersembahkan titel pertamanya di Inggris pada ajang Carling Cup atau sekarang bernama Community Shield.
Pertandingan berjalan seru dan Chelsea menang 3-2 atas Liverpool pada babak tambahan. Gestur 'Ssshhh' Mourinho dengan meletakkan jarinya di mulut menyulut emosi fans Liverpool, meski setelahnya dia mengakui itu ditujukan kepada media.
Pahit bagi fans Liverpool, namun tidak untuk fans Chelsea yang melihatnya sebagai awal dari suatu yang baik dari segi raihan trofi.
2. Delapan Trofi di Chelsea
Kapan pun Anda meraih trofi maka jelas itu jadi momen yang bagus. Pun demikian Mourinho yang sudah mewarnai warisannya di klub dengan raihan tiga titel Premier League, satu Piala FA, tiga Piala Liga, dan satu Community Shield.
Belum ada satu pun manajer Chelsea yang dapat memberikan trofi sebanyak Mourinho sampai saat ini. Maklum, Chelsea memang terkenal sebagai klub yang sering gonta ganti manajer di era Roman Abramovich.
3. Skuat Juara Chelsea
John Terry, Frank Lampard, Didier Drogba, Michael Essien, John Obi Mikel, tidak akan pernah melupakan jasa Mourinho di Chelsea. Belum lagi tiga nama yang disebut awal itu menjadi pondasi utama tim di lini belakang, tengah, dan depan - ketiganya legenda klub.
Kecuali Terry dan Lampard yang sudah dibentuk di Chelsea pada era Claudio Ranieri, Drogba direkrut ketika Mourinho melatih klub pada 2004 dari Olympique Marseille. Ketiganya menjadi pemain-pemain andalan di era kesuksesan Chelsea.
Klimaksnya, ketiganya berkontribusi besar memberikan titel Liga Champions yang sudah diidamkan fans Chelsea dan Abramovich pada musim 2011-12.
Arief Hadi
16.337
Berita Terkait
Tinggalkan Persija, Ilham Rio Fahmi dan Hansamu Yama Gabung Arema FC
Piala Asia Futsal 2026: Juara Grup A, Indonesia Tantang Vietnam di Perempat Final
Hasil Premier League: Arsenal Mengamuk, Bantai Leeds United 4-0 di Elland Road
Jadwal Live Streaming Premier League Chelsea vs West Ham United, Tanding Mulai Minggu (01/02) Pukul 00.30 WIB di Stamford Bridge
Hasil Super League 2025/2026: Dikalahkan Bhayangkara FC, Malut United Gagal Dekati Persija
Persija Pinjamkan Ilham Rio Fahmi dan Hansamu Yama
Jadwal Live Streaming Premier League Leeds United vs Arsenal, Main di Elland Road dan Kick-off Sabtu (31/01) Pukul 22.00 WIB
Ini Alasan Shayne Pattynama dan Paulo Ricardo Hanya Bermain Sebentar di Laga Debut
Debut Untuk Persija, Shayne Pattynama Girang Naik Rantis ke Stadion
Ketum The Jakmania Merasa Skuad Persija Belum Lengkap, Butuh Gelandang Baru