Olimpiade Tokyo 2020: Misi Penyelamatan Karier Messi Jepang

Takefusa Kubo akan menjadi salah satu andalan Jepang di Olimpiade Tokyo 2020.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Rabu, 21 Juli 2021
Olimpiade Tokyo 2020: Misi Penyelamatan Karier Messi Jepang
Takefusa Kubo (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Olimpiade Tokyo 2020 punya nilai penting bagi seorang Takefusa Kubo. Selain akan tampil di kandang sendiri, ajang ini juga bisa menjadi momen kebangkitan sang Messi Jepang.

Kubo memang termasuk ke dalam 22 pemain yang akan memperkuat Jepang di Olimpiade Tokyo 2020. Pemain berusia 20 tahun itu bahkan menjadi salah satu tumpuan di lini depan.

Ambisi tinggi tak ragu diusung oleh Kubo. Ia bertekad membawa Jepang meraih prestasi tertinggi.

Baca Juga:

Keunikan Olimpiade Dibanding Turnamen Sepak Bola Lain

Gengsi Olimpiade di Mata Pesepak Bola Dunia

5 Negara Tersukses dalam Sejarah Cabor Sepak Bola Olimpiade

Takefusa Kubo

“Saya pergi ke Olimpiade dengan niat untuk menang. Meskipun saya tidak berpikir bahwa menang akan menutup kesenjangan antara Jepang dan dunia," kata Kubo dilansir dari Goal.

"Saya ingin kami memiliki turnamen yang akan mengejutkan dunia."

Sebagai tuan rumah, Jepang memang berpotensi membuat kejutan di Olimpiade 2020. Meskipun mereka tidak akan mendapat dukungan langsung dari suporter.

Setidaknya, para pemain Jepang sudah beradaptasi dengan cuaca dan lapangan. Hal ini diyakini memberi perbedaan besar terutama saat berhadapan dengan negara-negara Eropa.

Bukan tanpa alasan Kubo memasang target tinggi di Olimpiade. Ia berharap penampilan apiknya di turnamen ini bisa menyelamatkan kariernya yang mulai tak menentu di Real Madrid.

Madrid seolah menyia-nyiakan bakat besar Kubo. Sang pemain harus menjalani masa peminjaman ke tiga klub berbeda sejak diboyong pada 2019 silam.

Hal itu tentu membuat Kubo kesulitan menunjukkan kualitas terbaiknya. Padahal julukan Messi Jepang tidak sembarangan diberikan kepadanya.

Gaya permainan Kubo memang sangat mirip dengan Messi. Apalagi ia juga berkaki kidal yang sama dengan megabintang Argentina tersebut.

Kubo sadar betul Olimpiade Tokyo 2020 bisa menjadi batu loncatan kedua dalam kariernya. Andai masih diabaikan Madrid, setidaknya ada klub lain yang mau memakai jasanya.

"Saya pikir kemenangan akan menjadi daya tarik bagi dunia, baik untuk saya maupun sebagai sebuah tim," tambahnya.

Jepang tergabung di grup A bersama Afrika Selatan, Meksiko, dan Prancis. Hanya dua tim yang berhak melaju ke fase gugur.

Pada Olimpiade sebelumnya, langkah Jepang harus terhenti di fase grup. Sementara prestasi terbaik Negeri Sakura adalah menjadi semifinalis pada edisi 2012.

Takefusa Kubo Olimpiade Tokyo 2020 Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Jepang Tidak Takut Lawan Brasil di 32 Besar, Moriyasu Ingatkan Hasil Pertemuan Terakhir
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, menegaskan timnya tidak gentar menghadapi Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Jumat, 26 Juni 2026
Jepang Tidak Takut Lawan Brasil di 32 Besar, Moriyasu Ingatkan Hasil Pertemuan Terakhir
Liga Indonesia
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Persija dikabarkan berhasil mendatangkan Kerim Memija. Selain itu, ada dua pemain yang disebut merapat, termasuk winger timnas Korsel di Piala Dunia 2022.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Rumor Pemain Baru Persija: Dua Bek Eropa dan Eks Timnas Korsel Merapat
Klasemen
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Amerika Serikat tetap memuncaki klasemen Grup D, meskipun kalah oleh Turki di laga terakhir. Bagaimana dengan Australia dan Paraguay?
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup D Piala Dunia 2026: Australia Dampingi Amerika Serikat ke 32 Besar, Turki Juru Kunci
Hasil akhir
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Amerika Serikat menutup kiprahnya di fase grup Piala Dunia 2026 dengan kekalahan dari Turki. Sementara itu, Australia merebut tiket 32 besar usai imbang lawan Paraguay.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Hasil Laga Terakhir Grup D Piala Dunia 2026: Turki Pecundangi Amerika Serikat, Australia Segel Tempat di 32 Besar
Piala Dunia
Yuto Nagatomo Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi Piala Dunia
Yuto Nagatomo menorehkan catatan spesial di Piala Dunia 2026. Bek Timnas Jepang itu jadi pemain Asia pertama yang tampil di lima edisi Piala Dunia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Yuto Nagatomo Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi Piala Dunia
Liga Indonesia
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Pemain asal Spanyol, Jese Rodriguez, yang sempat dikabarkan ke Persib Bandung, memilih memperpanjang kontrak di Las Palmas.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Jese Rodriguez Perpanjang Kontrak di Las Palmas, Persib Gigit Jari?
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Timnas Jepang tak terkalahkan di babak grup Piala Dunia 2026 setelah menahan Swedia 1-1 di laga terakhir. Jepang menyamai pencapaian di Piala Dunia 2002.
Rizqi Ariandi - Jumat, 26 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Tak Terkalahkan di Grup F, Jepang Samai Pencapaian saat Jadi Tuan Rumah
Sosok
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Piala Dunia
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Bek Spanyol Aymeric Laporte mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Uruguay saat kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menilai timnya justru berada dalam posisi yang kurang menguntungkan meski sudah memastikan diri sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Bagikan