Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Nostalgia

Nostalgia - Shin Tae-yong Pernah Hajar Timnas Indonesia U-23 5-0 Tahun 1991

Apakah sejarah berbalik?
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Kamis, 25 April 2024
Nostalgia - Shin Tae-yong Pernah Hajar Timnas Indonesia U-23 5-0 Tahun 1991
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, saat memberikan arahan kepada anak asuhnya. (BolaSkor.com/Paulus Dwi Arde Nugroho)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Shin Tae-yong pernah mengantarkan Korea Selatan U-23 menghajar Timnas Indonesia U-23 5-0 di Masan, Gyeongsan Selatan, pada tahun 1991. Akankah kini Shin Tae-yong membuat sejarah itu berbalik untuk Indonesia?

Korea Selatan U-23 dibentuk pada awal 90-an. Kala itu, skuat ini dibentuk untuk mengikuti kualifikasi Olimpiade 1992 di Barcelona.

Shin Tae-yong yang kini menjadi pelatih Indonesia ada di dalam tim tersebut. Shin Tae-yong jadi pilihan sektor gelandang setelah bakatnya tertempa di Universitas Yeungnam.

Tim besutan Kim Sam-rak ini menjalani masa persiapan dengan maksimal. Mereka melakukan uji coba melawan beberapa negara, termasuk Indonesia yang punya tujuan sama ke Barcelona.

Baca Juga:

Erick Thohir Beberkan Isi Pembicaraan dengan Shin Tae-yong setelah Sepakat Lanjutkan Kerja Sama

Kontraknya Diperpanjang PSSI, Berikut Deretan Prestasi Shin Tae-yong bersama Timnas Indonesia

Breaking News: PSSI Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Skuat Iswadi Idris berada di Korea Selatan untuk melakukan pemusatan latihan selama dua pekan di daerah Masan. Makanya, uji coba itu berlangsung di Sports Complex Athletic Stadium.

Agung Setyabudi menjadi salah satu nama yang dibawa Iswadi Idris ke Korea Selatan. Agung berangkat bersama Widodo Cahyono Putro, Nilmaizar, Aji Santoso, Rochi Putiray, Heriansyah, Kas Hartadi dan beberapa nama lain.

Agung Setyabudi pun berbagi cerita tentang perjalanan Timnas U-23 kala itu. Sebelum berangkat ke Korea Selatan, Timnas U-23 sempat berlatih di Eropa dan dibawa keliling Indonesia.

"Saat itu kita berangkat ke Korea Selatan untuk persiapan tahap akhir menuju Pra Olimpiade. Kita berada di daerah pegunungan selama dua pekan," kata Agung kepada BolaSkor.com, Rabu (24/4) sore.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Dari data RSSSF, Indonesia melakukan dua uji coba melawan Korea Selatan U-23. Pada pertemuan pertama, Indonesia takluk 0-5. Shin Tae-yong yang tampil dalam laga itu mencetak dua gol menit ke-5 dan 52.

Pada pertemuan kedua, Korea Selatan melakukan rotasi. Shin Tae-yong menjadi salah satu gelandang yang tak ditampilkan. Hasilnya, Indonesia tetap kalah 1-3. Satu gol tunggal yang dicetak Indonesia disumbangkan Nilmaizar.

"Saat itu memang sangat berat, terutama cuacanya, karena itu daerah pegunungan. Sangat dingin dan anginnya sangat kencang. Bahkan satu gol Korea tercipta lewat tendangan pojok karena bola berbelok ke gawang kena angin," tutur Agung.

"Soal skuat Korea saat itu, kita sama sekali tidak tahu. Saya malah baru tahu sekarang kalau salah satu pencetak gol saat itu adalah Shin Tae-yong," lanjut Agung.

Hal lain yang membuat Indonesia kewalahan adalah adaptasi makanan. Di komplek olahraga itu, setiap pemain mendapat takaran gizi di setiap porsi makan.

"Makanannya memang disesuaikan dengan kebutuhan atlet, 3000 kalori, tapi yang jadi masalah itu makanan Korea. Banyak dari kita yang tidak cocok dan balik ke kamar untuk makan mie instan buat dapat kalori," jelas Agung.

Tenaga mie instan tak cukup untuk mengimbangi Korea Selatan yang sudah terbiasa dengan cuaca dan makanan. Makanya, Indonesia tak mendapat hasil bagus dalam dua uji coba itu.

"Memang asupannya kurang, jadi kita tidak ada tenaga dalam uji coba," ungkap Agung.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Di tim itu, Agung yang berstatus penggawa Diklat Ragunan termasuk pemain muda. Hanya beberapa nama saja yang sudah ikut kompetisi Galatama atau Perserikatan, seperti Widodo Cahyono Putro dan Aji Santoso.

Saat kualifikasi Olimpiade 1992, langkah Indonesia terhenti di fase pertama. Indonesia hanya berada di peringkat ketiga, di bawah Jepang dan Hong Kong.

Sementara Korea Selatan sukses melaju ke Barcelona sebagai wakil Asia. Shin Tae-yong menjadi salah satu bintang yang kemudian mengantarkannya ke tim senior Korea Selatan.

"Saat itu Jepang memang tim kuat. Kita kalah saat pertandingan kandang di Surabaya (1-2) dan tandang di Jepang (1-3)," papar Agung.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Kekalahan besar pernah diberikan Shin Tae-yong bersama Korea Selatan untuk Timnas Indonesia U-23. Kini, pada kualifikasi Olimpiade 2024, Shin Tae-yong justru bisa berbalik membuat sejarah baru bersama Indonesia.

Korea Selatan akan menjadi lawan Indonesia pada babak 8 besar di Qatar, Jumat (26/4) pukul 00.30 WIB. Ini menjadi momen pertama Shin Tae-yong akan melawan negaranya sendiri.

"Kami harus mengatasi pola set piece mereka dengan baik, begitu juga dengan taktik. Mereka punya kualitas fisik yang baik," kata Shin Tae-yong dalam jumpa pers sebelum melawan Korea Selatan, Rabu (24/4).

Materi pemain Indonesia saat itu jauh lebih baik ketimbang era Iswadi Idris. Kini, seluruh pemain Indonesia sudah bertarung di kompetisi resmi, bahkan menjadi bagian skuat senior. Akankah kini Shin Tae-yong membuat sejarah baru bersama Indonesia? (Laporan Kontributor Putra Wijaya)

Shin Tae-yong Timnas indonesia u-23 Piala Asia U-23 2024 Breaking News Nostalgia

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Jadwal siaran langsung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Saksikan laga kontra Kamboja, Timor Leste, Vietnam, dan Singapura live di RCTI, Vision+, serta YouTube Reza Arap.
Rizqi Ariandi - Minggu, 26 Juli 2026
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Jerman
Harry Kane Jadi Prioritas Bayern Munchen, Kontrak Baru Segera Dibahas
Bayern Munchen ingin segera mengamankan masa depan Harry Kane sebelum memasuki tahun terakhir kontrak.
Yusuf Abdillah - Minggu, 26 Juli 2026
Harry Kane Jadi Prioritas Bayern Munchen, Kontrak Baru Segera Dibahas
Hasil akhir
Hasil Liverpool vs Sunderland: The Reds Menang 4-2
Hasil pertandingan uji coba pramusim Liverpool vs Sunderland dalam ajang Premier League Summer Series. Liverpool menang 4-2.
Yusuf Abdillah - Minggu, 26 Juli 2026
Hasil Liverpool vs Sunderland: The Reds Menang 4-2
Prediksi
Prediksi dan Statistik Karlsruher SC vs Inter Milan: Nerazzurri Panaskan Mesin
Prediksi laga uji coba Karlsruher vs Inter Milan menjadi salah satu laga pramusim yang menarik untuk disaksikan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 26 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Karlsruher SC vs Inter Milan: Nerazzurri Panaskan Mesin
Hasil akhir
Hasil Standard Liege vs Juventus: Gol Indah Fabio Miretti Antar Bianconeri Menang Tipis 1-0
Juventus meraih kemenangan tipis 1-0 atas Standard Liege dalam laga uji coba pramusim yang berlangsung di Stade Maurice Dufrasne, Belgia.
Yusuf Abdillah - Minggu, 26 Juli 2026
Hasil Standard Liege vs Juventus: Gol Indah Fabio Miretti Antar Bianconeri Menang Tipis 1-0
Hasil akhir
Hasil Celtic vs AC Milan: Francesco Camarda Menyelamatkan Muka Rossoneri
Hasil Celtic vs AC Milan pada laga pramusim 2026 berakhir 2-2. Francesco Camarda mencetak dua gol untuk membawa Rossoneri bangkit setelah sempat tertinggal dua gol di Celtic Park.
Johan Kristiandi - Sabtu, 25 Juli 2026
Hasil Celtic vs AC Milan: Francesco Camarda Menyelamatkan Muka Rossoneri
Liga Indonesia
Dihukum KFA, Pelatih Persija STY Bakal Tinggal di Indonesia 10 Tahun
Shin Tae-yong menegaskan sanksi KFA tak mengganggu tugasnya sebagai pelatih Persija. STY kini fokus membawa Macan Kemayoran menghadapi Persebaya.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 25 Juli 2026
Dihukum KFA, Pelatih Persija STY Bakal Tinggal di Indonesia 10 Tahun
Hasil akhir
Hasil Piala Presiden 2026: 6 Pemain Baru Diturunkan, Persib Kalahkan Arema FC
Hasil Persib vs Arema FC di Piala Presiden 2026 berakhir 1-0. Gol Uilliam Barros membawa Maung Bandung memimpin klasemen Grup A usai laga perdana.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 25 Juli 2026
Hasil Piala Presiden 2026: 6 Pemain Baru Diturunkan, Persib Kalahkan Arema FC
Italia
Jadwal Pertandingan Pramusim Inter Milan: Jumpa Manchester City, Milan, dan Juventus
Jadwal lengkap pertandingan pramusim Inter Milan 2026. Nerazzurri akan menghadapi Karlsruher SC, Manchester City, AC Milan, dan Juventus sebagai persiapan musim baru.
Johan Kristiandi - Sabtu, 25 Juli 2026
Jadwal Pertandingan Pramusim Inter Milan: Jumpa Manchester City, Milan, dan Juventus
Inggris
Daftar Pemain Chelsea yang Akan Menghadapi AC Milan pada Tur Pramusim di Indonesia
Chelsea merilis daftar pemain untuk tur pramusim 2026, termasuk laga melawan AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Indonesia. Simak skuad lengkap The Blues yang dibawa Xabi Alonso.
Johan Kristiandi - Sabtu, 25 Juli 2026
Daftar Pemain Chelsea yang Akan Menghadapi AC Milan pada Tur Pramusim di Indonesia
Bagikan