Nostalgia Piala Dunia - Drama Korea dan Kontroversi Byron Moreno

Gli Azzurri secara mengejutkan disingkirkan Korea Selatan di babak 16 besar Piala Dunia.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 17 Oktober 2022
Nostalgia Piala Dunia - Drama Korea dan Kontroversi Byron Moreno
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - 18 Juni 2002 merupakan momen paling tidak mengenakkan bagi sepak bola Italia. Saat itu Gli Azzurri secara mengejutkan disingkirkan Korea Selatan di babak 16 besar Piala Dunia.

Pada laga di Stadion Daejeon, di hadapan 38.588 penonton, Francesco Totti dkk takluk 1-2 dan gagal melangkah ke perempat final. Semua itu terjadi karena gol Ahn Jung Hwan pada paruh kedua perpanjangan waktu.

Italia unggul lebih dulu lewat gol Christian Vieri pada menit ke-18. Italia terus unggul hingga waktu normal tersisa tiga menit. Namun petaka datang pada menit ke-88, ketika Christian Panucci membuat kesalahan yang dimaksimalkan Seol Ki-hyeon menjadi gol penyama. Laga pun dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.

Petaka bagi Italia berlanjut. Wasit Byron Moreno menghadiahi Francesco Totti kartu kuning kedua pada menit 105. Saat laga sepertinya akan menuju adu sepakan penalti, tuan rumah berbalik unggul lewat tandukan Ahn Jung-hwan, pemain yang merumput di Italia bersama Perugia.

Baca Juga:

Nostalgia Piala Dunia: Just Fontaine dan Rekor yang Bertahan Selama 60 Tahun Lebih

Nostalgia Piala Dunia: Mengenang Kiprah Pelatih Tersukses, Vittorio Pozzo

Nostalgia Piala Dunia: Epilog Pahlawan Brasil Berkaki Bengkok dan Panjang Sebelah, Garrincha

Anh Jung-hwan, yang pada babak pertama eksekusi penaltinya dipatahkan Gialnugi Buffon, menjadi pahlawan, Korea Selatan dilanda euforia, sedangkan Italia murka.

Kemurkaan Italia tidak lepas dari kepemimpinan wasit Byron Moreno. Hingga saat ini, laga Italia melawan Korsel disebut sebagai salah satu penampilan terburuk wasit.

Italia menuding Byron Moreno yang menjadi biang kekalahan Italia. Tudingan yang sangat beralasan mengingat pada laga itu, Moreno memberikan kartu merah Francesco Totti yang dianggap diving, menganulir gol Damiano Tommasi, serta berbagai keputusan yang merugikan Italia, termasuk penalti yang gagal dieksekusi Ahn.

Saat Golden Goal Ahn Jung Hwan tercipta, kerusuhan langsung pecah di acara nonton bareng di Kota Roma. Teriakan "death for the referee!" menggema. Kegeraman Italia sangat bisa dimengerti. Pasalnya pada Piala Dunia 2002 ini, banyak keputusan wasit yang mereka nilai merugikan.

Bayangkan, dari empat pertandingan yang dijalani, lima gol Italia telah dianulir wasit. Ketika kalah 1-2 melawan Kroasia pada laga perdana, dua gol dianulir oleh wasit. Padahal dari tayangan ulang jelas terlihat bahwa dua gol tersebut sebenarnya layak diberikan untuk Italia.

Ahn Pahlawan Korsel, Musuh Italia

Di lain pihak, Korea Selatan menyambut kemenangan ini dengan suka cita. Setelah gol Ahn Jung Hwan, semua pemain Korsel melakukan victory lap mengelingi stadion. Di sudut-sudut kota, publik Korsel merayakannya dengan kembang api. Euforia yang berlanjut setelah mereka berhasil menyingkirkan Spanyol di perempat final.

Langkah Korsel akhirnya terhenti di semifinal oleh Jerman. Sedangkan pada perebutan ketiga, Korsel kembali menelan kekalahan setelah ditaklukkan Turki dengan skor 3-2.

Meski demikian, Korsel tetap mencatat sejarah. Tampil hingga semifinal merupakan pencapaian terbaik bagi wakil Asia di Piala Dunia. Prestasi yang membuat nama Ahn Jung hwan melejit.

Disanjung di Korsel, Anh dianggap musuh oleh Italia. Sehari setelah laga melawan Italia, Perugia memutuskan untuk memutus kontrak Ahn Jung hwan.

"Saya tidak berniat membayarkan gaji kepada seseorang yang menghancurkan sepak bola Italia," ujar Luciano Gaucci, pemilik Perugia kala itu.

Pada akhirnya, pihak Perugia kemudian meminta maaf dan kembali menawarkan kontrak kepada Ahn Jung-hwan. Akan tetapi Ahn menolak tawaran tersebut dan memilih ke Jepang untuk bergabung dengan Shimizu S Pulse.

Nasib Wasit Moreno

Hingga saat ini, ada rasa tak enak di mulut publik Italia saat membicarkan Byron Moreno. Nasib Moreno sendiri tidak mengenakan setelah Piala Dunia.

Sekitar beberapa tahun setelah Piala Dunia, Byron Moreno bahkan harus menginap 26 bulan di penjara karena tertangkap menyelundupkan kokain ke Amerika Serikat.

Pada Mei 2019, Moreno angkat bicara soal laga kontroversial Korsel melawan Italia. Kala itu dia mengakui sudah membuat kesalahan.

"Saya memang membuat beberapa keputusan yang salah. Tapi saya tidak akan meminta maaf," ujar Moreno dikutip dari Football Italia. "Untuk pertandingan itu, saya akan memberi nilai 8."

"Saya meminta untuk berbicara dengan Totti dan Trapattoni setelah pertandingan, tetapi mereka tidak mau. Saya tidak merusak Italia."

Nostalgia Piala dunia 2022 Piala Dunia
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

10.893

Berita Terkait

Piala Dunia
Andy Robertson Bawa Mimpi Diogo Jota ke Piala Dunia 2026
Kapten timnas Skotlandia, Andy Robertson, mengungkapkan bahwa dia akan membawa kenangan sekaligus mimpi mendiang Diogo Jota bersamanya ke Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Andy Robertson Bawa Mimpi Diogo Jota ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: AS Diklaim Cabut Alokasi Tiket Piala Dunia untuk Suporter Iran
Federasi Sepak Bola Iran mengungkapkan bahwa Amerika Serikat telah mencabut alokasi tiket yang sebelumnya diberikan untuk pendukung tim nasional mereka di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Piala Dunia 2026: AS Diklaim Cabut Alokasi Tiket Piala Dunia untuk Suporter Iran
Piala Dunia
Timnas Belanda Coret Jurrien Timber karena Cedera, Salah Arsenal?
Setelah bergabung dengan pemusatan latihan Belanda, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Timber belum siap tampil.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Timnas Belanda Coret Jurrien Timber karena Cedera, Salah Arsenal?
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Masih Kering Gol, Didier Deschamps Santai
Didier Deschamps, sama sekali tidak cemas melihat Kylian Mbappe belum juga mencetak gol menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Masih Kering Gol, Didier Deschamps Santai
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Kroasia Dapat Label Tim Tua, Sang Pelatih Beri Respons Menarik
Pelatih timnas Kroasia, Zlatko Dalic, memilih menanggapi dengan senyum dan tawa sinis ketika timnya dilabeli sebagai "tim tua" menjelang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 09 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Kroasia Dapat Label Tim Tua, Sang Pelatih Beri Respons Menarik
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Piala Dunia 2014 di Brasil menghadirkan sejumlah kisah menarik dan tak terlupakan, hingga pecahnya rekor.
Rizqi Ariandi - Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Feature
5 Pemain dari Klub ASEAN yang Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Dua Berkaitan dengan Persib
Piala Dunia 2026 turut diramaikan oleh para pemain yang berasal dari klub-klub ASEAN. Satu di antaranya pemain Persib Bandung, Frans Putros.
Rizqi Ariandi - Senin, 08 Juni 2026
5 Pemain dari Klub ASEAN yang Akan Tampil di Piala Dunia 2026, Dua Berkaitan dengan Persib
Prediksi
Prediksi dan Statistik Maroko vs Norwegia: Misi Menjaga Kepercayaan Diri
Maroko akan menghadapi Norwegia pada pertandingan pemanasan jelang Piala Dunia 2026 di Sports Illustrated Stadium, New Jersey, Amerika Serikat. Berikut prediksinya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 07 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Maroko vs Norwegia: Misi Menjaga Kepercayaan Diri
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tetap Berangkat di Tengah Kontroversi Visa Amerika Serikat
Sekitar 15 orang dari jajaran pengurus dan manajemen timnas Iran masih belum mendapatkan izin masuk ke Amerika Serikat.
Yusuf Abdillah - Minggu, 07 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tetap Berangkat di Tengah Kontroversi Visa Amerika Serikat
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: FIFA Batalkan Tiket Gratis Gara-gara Kesalahan Sistem
FIFA terpaksa membatalkan sejumlah tiket Piala Dunia 2026 yang sempat diperoleh secara gratis oleh para penggemar akibat kesalahan teknis pada sistem penjualan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 07 Juni 2026
Piala Dunia 2026: FIFA Batalkan Tiket Gratis Gara-gara Kesalahan Sistem
Bagikan