Nostalgia - Kisah Debut Diego Maradona bersama Barcelona dan Pepe Carrete

4 September 1982, Diego Maradona memulai kariernya di Barcelona. Saat itu Maradona dianggap sebagai pemain terbaik dunia yang sedang naik daun meski terbilang muda
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 26 November 2020
Nostalgia - Kisah Debut Diego Maradona bersama Barcelona dan Pepe Carrete
Diego Maradona (fcbarcelona.com)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - 4 September 1982, Diego Maradona memulai kariernya di Barcelona. Saat itu Maradona dianggap sebagai pemain terbaik dunia yang sedang naik daun meski terbilang muda.

Gagal bersama Argentina di Piala Dunia 1982, dunia mulai menyaksikan aksi Maradona yang selama ini disebut sebagai calon pemain besar. Penampilan pada Piala Dunia 1982 di Spanyol membuat banyak klub dunia melirik, termasuk Barcelona.

Saat itu Barcelona baru saja ditinggalkan Johan Cruyff dan sang presiden Josep Lluis Nunez berambisi menjadikan Barcelona sebagai entitas sepak bola terbesar dunia. Nunez menjadi presiden Barca pada 1978. Kesalahan manajemen di era sebelumnya menjerumuskan Barcelona ke krisis finansial.

Baca Juga:

Ketika Pablo Escobar Menyuntikkan Narkoba ke Sepak Bola Kolombia

Ketika Pindah ke Wembley Menjadi Bumerang bagi Arsenal

Copa America 2011, Uruguay Pecahkan Rekor Ketika Argentina dan Brasil Melempem

Kesulitan ini yang membuat Nunez menyusun cetak biru memaksimalkan pemain produksi sendiri. Usaha Nunez memprioritaskan pengembangan pemain akademi sendiri mulai berbuah manis. Dengan mengandalkan pemain produk sendiri Barcelona berhasil menabung banyak dana. Kini saatnya menggelontorkan dana tersebut untuk melangkah menjadi klub terbesar dunia. Satu nama muncul: Diego Armando Maradona.

Pada 28 Mei 1982, Barcelona berhasil menggaet Maradona dengan benderol 5 juta poundsterling, yang merupakan rekor pembelian saat itu. Barcelona bergerak cepat dengan menawarkan bayaran tinggi karena saat itu tersiar kabar Juventus juga sedang berusaha mendapatkan Maradona. Pada akhirnya, Barcelona yang berhasil menggaet Maradona dan Juventus mengalihkan pilihan kepada Michel Platini.

Maradona tiba di Barcelona pada 4 Juni 1982 dan secara formal menandatangani kontrak. Penampilan Maradona di Piala Dunia 1982 sejatinya bisa menjadi gambaran bagi Barcelona, betapa sulitnya meladeni pemain yang punya karakter meledak-ledak ini. Sempat ada keraguan ketika Maradona diusir wasit karena menendang Joao Batista da Silva saat laga melawan Brasil di Piala Dunia. Namun Barcelona sudah memantabkan pilihan.

Benar saja, di awal keberadaan Maradona, suasana di ruang ganti Barcelona memanas. Pelatih Barca kala itu Udo Lattek tidak senang dengan kelakuan Maradona yang acap membawa rombongan tiap kali berlatih. Lattek kesal karena seiring waktu rombongan yang dibawa Maradona semakin banyak, dari pelatih pribadi, juru foto pribadi, hingga sopir dan pengawal pribadi.

Carrete Bikin Maradona Kering

Pada 4 September 1982, Maradona melakoni debutnya sebagai pemain Barcelona dalam laga melawan Valencia di Stadion Mestalla. Semua mata menuju ke pertemuan antara dua pemain hebat Argentina, Maradona vs Mario Kempes.

Maradona memang berhasil menandai debutnya dengan sebuah gol, namun Barcelona harus pulang dengan membawa kekalahan 1-2. Sebelum laga, mata publik mengarah pada pertarungan Maradona melawan Kempes. Tapi di atas lapangan nama Jose "Pepe" Carrete, bek Valencia, yang mencuat.

Carrete disebut sukses membuat Maradona merana pada laga debutnya bersama Barcelona. Usai laga Carrete naik daun. Bahkan kemudian 4 September 1982 dikatakan sebagai El dia que Carrete seco a Maradona atau hari saat Carrete mengeringkan Maradona.

Sebelum laga dimulai, Maradona berfoto bersama Mario Kempes dengan senyum besar menghiasai wajahnya. Tapi saat laga dimulai, senyuman tersebut sontak lenyap. Carrete sama sekali tidak memberi Maradona ruang bernapas. Pepe Carrete ingin memastikan Maradona tidak menikmati debutnya. Meski berhasil membuat gol, dipastikan Maradona tidak mengingat sisa laga debutnya.

"Pelatih mengatakan, jika dia meninggalkan lapangan, saya harus terus mengikutinya. Saya tidak akan meninggalkannya," ujar Carrete kepada Las Provincias pada 11 Desember 2017.

"Pelatih mengatakan, Pepe, kita akan bermain sepuluh melawan sepuluh. Kamu urus Maradona. Kalo dia meninggalkan lapangan, kamu ikut."

Akan tetapi Maradona tetaplah Maradona. Selepas laga Valencia, dia mencetak lima gol lagi di 12 penampilan berikutnya sembari memberikan assist untuk dua gol kemenangan El Clasico di Estadio Santiago Bernabeu.

Namun, pada Desember Maradona terkena hepatisis dan cedera kemudian mempengaruhi waktunya di Camp Nou. Hubungan tidak harmonis dengan klub dan pelatih sama sekali tidak membantunya. Alhasil karier Maradona di Barca tidak pernah mencapai puncaknya. Setelah dua tahun dan mencetak 38 gol dalam 58 penampilan, Maradona meminta klub menjualnya pada 1984. Pada 5 Juli 1984 Maradona diperkenalkan Napoli sebagai pemain baru mereka.

Barcelona Nostalgia Diego Maradona

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Cetak 17 Gol dari 4 Laga, Barcelona Masih Butuh Penyerang Tengah?
Barcelona sudah mencetak 17 gol dalam empat laga LaLiga, tetapi Hansi Flick menegaskan Blaugrana masih membutuhkan penyerang tengah murni.
Arief Hadi - Senin, 07 September 2026
Cetak 17 Gol dari 4 Laga, Barcelona Masih Butuh Penyerang Tengah?
Klasemen
Klasemen Terkini LaLiga: Barcelona di Puncak, Deportivo Alaves Jadi Tim Kejutan
Barcelona memimpin klasemen LaLiga dengan 12 poin, sementara Deportivo Alaves mengejutkan di posisi kedua. Simak klasemen terkini selengkapnya.
Arief Hadi - Senin, 07 September 2026
Klasemen Terkini LaLiga: Barcelona di Puncak, Deportivo Alaves Jadi Tim Kejutan
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Valencia vs Barcelona: Blaugrana Menuju Empat Kemenangan Beruntun
Simak prediksi skor, head to head, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Valencia vs Barcelona di LaLiga 2026-2027.
Arief Hadi - Minggu, 06 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Valencia vs Barcelona: Blaugrana Menuju Empat Kemenangan Beruntun
Spanyol
Inter Milan Tak Kunjung Perpanjang Kontrak Federico Dimarco, Barcelona Siap Tampung
Kontrak Federico Dimarco di Inter Milan belum diperpanjang. Barcelona siap memanfaatkan situasi untuk memboyong bek kiri terbaik Serie A tersebut.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 05 September 2026
Inter Milan Tak Kunjung Perpanjang Kontrak Federico Dimarco, Barcelona Siap Tampung
Spanyol
Begini Nasib Julian Alvarez Usai Gagal Pindah ke Barcelona
Julián Alvarez gagal pindah ke Barcelona dan tetap di Atletico Madrid. Simak nasib terbaru sang striker serta keputusan Diego Simeone di sini.
Johan Kristiandi - Jumat, 04 September 2026
Begini Nasib Julian Alvarez Usai Gagal Pindah ke Barcelona
Italia
Lautaro Martinez Bangga Jadi Incaran Barcelona, tetapi...
Lautaro Martinez bangga dikaitkan dengan Barcelona, tetapi menegaskan ingin bertahan di Inter Milan. Simak alasan sang striker menolak pergi.
Johan Kristiandi - Kamis, 03 September 2026
Lautaro Martinez Bangga Jadi Incaran Barcelona, tetapi...
Spanyol
Demi Gabung Barcelona, Gabriel Jesus Rela Potong Gaji
Gabriel Jesus resmi pindah dari Arsenal ke Barcelona. Sang striker rela potong gaji demi mewujudkan impian masa kecilnya di Camp Nou.
Arief Hadi - Rabu, 02 September 2026
Demi Gabung Barcelona, Gabriel Jesus Rela Potong Gaji
Sosok
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Lionel Messi resmi pensiun dari timnas Argentina. Meski berakhir pahit di Piala Dunia 2026, warisan La Pulga akan bertahan selamanya.
Arief Hadi - Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Klasemen
Klasemen Teranyar LaLiga 2026-2027: Masih Didominasi Barcelona dan Real Madrid
Simak klasemen LaLiga 2026-2027 terbaru setelah pekan ketiga. Barcelona dan Real Madrid sama-sama mengoleksi sembilan poin.
Arief Hadi - Selasa, 01 September 2026
Klasemen Teranyar LaLiga 2026-2027: Masih Didominasi Barcelona dan Real Madrid
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Arsenal Menang Tipis, Barcelona Pesta Gol
Hasil Arsenal vs Aston Villa berakhir 1-0, sedangkan Barcelona menang 5-2 atas Rayo Vallecano. Simak hasil lengkap Premier League dan LaLiga.
Arief Hadi - Selasa, 01 September 2026
Hasil Pertandingan: Arsenal Menang Tipis, Barcelona Pesta Gol
Bagikan