Copa America 2011, Uruguay Pecahkan Rekor Ketika Argentina dan Brasil Melempem

Uruguay kini berstatus sebagai pengoleksi trofi Copa America terbanyak dengan jumlah 15 buah.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Jumat, 24 Juli 2020
Copa America 2011, Uruguay Pecahkan Rekor Ketika Argentina dan Brasil Melempem
Uruguay juara Copa America 2011
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Argentina dan Brasil sering dianggap sebagai dua tim terbaik di Amerika Selatan. Uruguay berhasil menghapus stigma itu pada ajang Copa America 2011.

Copa America merupakan turnamen bergengsi untuk membuktikan tim terbaik di kawasan Amerika Selatan. Brasil dan Argentina merupakan dua tim langganan juara dan tampil di laga final.

Namun pada edisi 2011, kesaktian Argentina dan Brasil seolah hilang tak berbekas. Kedua tim bahkan sudah tersingkir di babak perempat final.

Baca Juga:

Nostalgia - Loyalitas Tak Ternilai Alessandro Del Piero dkk kala Juventus Terganjal Calciopoli

Nostalgia - Mengenang Mineirazo, Ketika Samba Brasil Dipermalukan Panzer Jerman

Nostalgia - Ketika Bill Shankly Putuskan Sudah Saatnya Berhenti Setelah 15 Tahun Besarkan Liverpool

Skuat Brasil di Copa America 2011

Padahal Brasil dan Argentina menurunkan kekuatan terbaiknya di turnamen ini. Khusus Albiceleste, mereka bertindak sebagai tuan rumah.

Tanda-tanda kegagalan kedua negara sudah terlihat sejak fase grup. Argentina dan Brasil sama-sama tampil kurang meyakinkan sehingga hanya meraih satu kemenangan dan dua kali imbang di grupnya masing-masing.

Argentina dan Brasil memang seperti ditakdirkan memiliki nasib yang sama di turnamen ini. Keduanya tersingkir di babak perempat final lewat drama adu penalti.

Brasil yang berstatus juara grup B disingkirkan Paraguay lewat babak tos-tosan setelah bermain tanpa gol selama 120 menit. Ironisnya, tak satu pun dari empat eksekutor penalti Tim Samba mampu melaksanakan tugasnya sehingga takluk 0-2.

Argentina tersingkir di perempat final

Sementara Argentina harus mengakui keunggulan Uruguay lewat cara yang sama setelah bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu berakhir. Mereka akhirnya kalah tipis 4-5 di babak adu penalti.

Tersingkirnya Brasil dan Argentina membuat persaingan untuk merebut gelar juara sangat terbuka. Pada momen inilah Uruguay memanfaatkan peluang secara maksimal.

Status sebagai semifinalis Piala Dunia setahun sebelumnya membuat Uruguay tampil percaya diri di turnamen ini. Luis Suarez dan kawan-kawan akhirnya melenggang mulus ke tangga juara.

Pada semifinal, Uruguay menaklukkan Peru dengan dua gol tanpa balas. Suarez memborong semua gol tersebut.

Sementara di laga final yang berlangsung 24 Juli di Estadio Monumental, Paraguay mereka hajar dengan skor meyakinkan 3-0. Suarez menyumbang satu gol ditambah sepasang gol Diego Forlan.

Paraguay takluk dari Uruguay di laga final Copa America 2011

Uruguay resmi menjadi juara Copa America 2011. Itu merupakan gelar ke-15 mereka di turnamen tersebut.

Jumlah 15 gelar tersebut juga menahbiskan diri Uruguay sebagai yang pengumpul trofi Copa America terbanyak. Mereka melewati Argentina yang mengoleksi 14 gelar.

Hingga saat ini, status Uruguay sebagai kolektor trofi Copa America terbanyak masih belum tergoyahkan. Padahal pada tiga edisi setelahnya, mereka tak mampu melenggang ke final.

Argentina sebenarnya mempunyai peluang untuk menyalip perolehan trofi Uruguay karena sempat dua kali tampil di laga final. Sayang, Lionel Messi dan kawan-kawan selalu takluk dari Chile pada dua kesempatan tersebut.

Uruguay Copa America Argentina Brasil Nostalgia Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Internasional
Erick Thohir Klaim Anggota AFC 100 Persen Dukung Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA
Erick Thohir menyebut Indonesia dan seluruh negara Asia mendukung Gianni Infantino untuk kembali menjabat Presiden FIFA periode 2027-2031.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Klaim Anggota AFC 100 Persen Dukung Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA
Liga Indonesia
Dewa United Banten FC Ingatkan Suporter Persija Tidak Datang ke BIS
Dewa United mengingatkan suporter Persija Jakarta untuk tidak hadir di Banten International Stadium saat laga pekan ke-8 Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Dewa United Banten FC Ingatkan Suporter Persija Tidak Datang ke BIS
Timnas
Kelme Luncurkan Jersey Champions Edition Timnas Indonesia, Ini Harga dan Jadwal Penjualannya
Kelme meluncurkan jersey Champions Edition Timnas Indonesia dengan badge juara emas. Simak harga, jadwal pre-order, dan lokasi penjualannya.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Kelme Luncurkan Jersey Champions Edition Timnas Indonesia, Ini Harga dan Jadwal Penjualannya
Lainnya
Klasemen Sementara Kart Inc Pro League Season 2: Dewa United Motorsports Bayangi Speed Adrenaline
Speed Adrenaline sukses mendominasi dan bertengger kokohdi puncak klasemen.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 29 Oktober 2026
Klasemen Sementara Kart Inc Pro League Season 2: Dewa United Motorsports Bayangi Speed Adrenaline
Timnas
Erick Thohir Bicara Nasib Piala Asia 2027 yang Terancam Mundur ke 2028
AFC akan membahas nasib Piala Asia 2027 di Arab Saudi pada 18 November. Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Bicara Nasib Piala Asia 2027 yang Terancam Mundur ke 2028
Lainnya
DKI Jakarta Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Catur 2026, Bukti Pembinaan Berjalan dengan Baik
DKI Jakarta memborong 17 medali.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 29 Oktober 2026
DKI Jakarta Pertahankan Gelar Juara Umum Kejurnas Catur 2026, Bukti Pembinaan Berjalan dengan Baik
Timnas
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Tidak Main di Kandang pada FIFA Matchday November 2026
Erick Thohir memastikan Timnas Indonesia tidak bermain di kandang pada FIFA Matchday November 2026. PSSI segera menentukan lawan dan lokasi pertandingan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Pastikan Timnas Indonesia Tidak Main di Kandang pada FIFA Matchday November 2026
Liga Indonesia
Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian
Polres Bogor menegaskan pelaku pembacokan suporter Persib Bandung berinisial ARK bukan bagian dari kelompok suporter. Korban tewas usai laga kontra Garudayaksa FC.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan Suporter, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian
Liga Indonesia
Alasan Shin Tae-yong Sulap Rizky Ridho Jadi Gelandang di Persija
Shin Tae-yong menjelaskan alasan menempatkan Rizky Ridho sebagai gelandang Persija Jakarta. Ridho pun mempelajari permainan gelandang-gelandang Eropa.
Rizqi Ariandi - Kamis, 29 Oktober 2026
Alasan Shin Tae-yong Sulap Rizky Ridho Jadi Gelandang di Persija
Liga Indonesia
Persija Siapkan Rotasi Besar di League Cup, Shin Tae-yong Beri Kesempatan Pemain Pelapis
Shin Tae-yong berencana merotasi pemain Persija Jakarta di League Cup 2026/2027. PSMS Medan dan Sumsel United menjadi dua lawan awal Macan Kemayoran.
Rizqi Ariandi - Rabu, 28 Oktober 2026
Persija Siapkan Rotasi Besar di League Cup, Shin Tae-yong Beri Kesempatan Pemain Pelapis
Bagikan