Nostalgia - Ketika Inter Milan Gagalkan Scudetto AC Milan yang Diperkuat Ibrahimovic

Apakah Ibra akan kembali menjadi momok bagi pertahanan Nerazzurri? Mari kita saksikan bersama derby della Madonnina.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Jumat, 07 Februari 2020
Nostalgia - Ketika Inter Milan Gagalkan Scudetto AC Milan yang Diperkuat Ibrahimovic
Inter Milan Vs AC Milan (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Derby della Madonnina di masa lalu sering menjadi pertandingan yang dapat menentukan juara Serie A. Contohnya, pada edisi 6 Mei 2012. Ketika itu, Inter Milan membuat harapan Rossoneri meraih Scudetto pupus.

Pada saat itu, Inter Milan sedang menghadapi situasi sulit usai meraih treble bersama Jose Mourinho. Dari materi pemain, Inter Milan terlihat tak lebih bagus dibanding AC Milan.

Inter Milan diperkuat beberapa pemain veteran seperti Javier Zanetti, Lucio, Walter Samuel, Esteban Cambiaso, dan Diego Milito. Sementara itu, armada tempur Milan dihuni pemain-pemain yang berada pada masa jaya seperti Christian Abbiati, Alessandro Nesta, Kevin-Prince Boateng, Zlatan Ibrahimovic, dan Robinho.

Baca juga:

3 Perubahan Pemain Inter Milan Jelang Derby della Madonnina

AC Milan Masih Inferior di Depan Inter Jelang Derby della Madonnina

Prediksi Fabio Capello Jelang Derby Della Madonnina

Inter Milan
Inter Milan

Dari sisi klasemen, Inter Milan hanya menempati posisi keenam. Dari kubu seberang, AC Milan bersaing dengan Juventus untuk memperebutkan Scudetto.

Pada pertandingan yang dilangsungkan di Giuseppe Meazza itu, Nerazzurri membuka keunggulan lebih dahulu melalui Diego Milito pada menit ke-14. Menerima umpan Samuel, penyerang asal Argentina tersebut dengan tenang menceploskan bola ke dalam gawang.

Jelang babak pertama berakhir, Milan mendapatkan hadiah tendangan penalti usai Julio Cesar dianggap melanggar Boateng. Pemain Inter sempat melayangkan protes, namun wasit Nicola Rizzoli tetap bergeming.

Ibrahimovic ditunjuk sebagai algojo. Sebelum tendangan penalti dilakukan, Julio Cesar sempat mendatangi Ibra. Konon, ketika itu Julio Cesar meminta Ibra bertindak jujur dengan menendang bola ke luar gawang.

Julio Cesar
Julio Cesar

Akan tetapi, Ibra tetap menjalankan tugasnya dengan baik. Skor 1-1 menghiasi babak pertama.

Pada awal babak kedua, barisan pertahanan Inter Milan lengah. Hasilnya, Ibra kembali mencatatkan namanya pada papan skor.

Pertandingan berjalan semakin seru setelah Inter menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti Milito pada menit ke-52. Sebelumnya, Milito dilanggar Ignazio Abate di kotak terlarang.

Petaka bagi Il Diavolo Rosso terjadi pada menit ke-78. Rizzoli menyatakan Alessandro Nesta menyentuh bola dengan tangannya di kotak terlarang. Milito yang kembali menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik.

Inter Milan semakin di atas angin usai Maicon mencetak gol pada menit ke-87. Tendangan jarak jauh pemain asal Brasil itu tidak bisa dibendung Marco Amelia. Inter pun menutup laga dengan kemenangan 4-2.

Hasil itu dianggap sebagai satu di antara penyebab AC Milan gagal menyaingi Juventus dalam perburuan gelar. Pada akhir kompetisi, Milan berada pada posisi kedua dengan terpaut empat poin dari La Vecchia Signora.

Inter Milan
Inter Milan

Pada musim ini, Milan memiliki kesempatan membalaskan dendam ke Inter Milan. Il Biscione sedang terlibat persaingan dengan Juventus yang memuncaki klasemen sementara. Kedua tim mimiliki gap tiga angka.

Satu di antara pemain yang menjadi sorotan adalah Ibrahimovic. Sang striker kembali ke pelukan Rossoneri pada tengah musim ini setelah hengkang dari LA Galaxy. Ibra pun tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi dan mengeluarkan kemampuan terbaik. Penyerang 38 tahun tersebut telah mendulang dua gol dalam lima laga.

Sayangnya, Ibra belum pasti akan bermain. Sebab, eks penggawa Malmo itu sedang dalam masa pemulihan cedera.

Lantas, mampukan Milan membalas dendam kepada sang adik, Inter Milan? Apakah Ibra akan kembali menjadi momok bagi pertahanan Nerazzurri? Mari kita saksikan bersama derby della Madonnina.

AC Milan Inter Milan Breaking News Serie a Derby della madonnina

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Kontroversi Gol Jerman ke Gawang Paraguay yang Dianulir VAR, Jurgen Klopp Sindir Arsenal
Jurgen Klopp memberikan penilaiannya tentang keputusan kontroversial yang membatalkan gol Jerman ke gawang Paraguay sembari menyindir Arsenal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Kontroversi Gol Jerman ke Gawang Paraguay yang Dianulir VAR, Jurgen Klopp Sindir Arsenal
Prediksi
Prediksi dan Statistik Meksiko vs Ekuador: Tuan Rumah Maksimalkan Keuntungan
Prediksi Meksiko vs Ekuador di babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Meksiko diunggulkan usai tampil sempurna di fase grup, sementara Ekuador datang dengan modal kejutan mengalahkan Jerman 2-1.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Meksiko vs Ekuador: Tuan Rumah Maksimalkan Keuntungan
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Prancis vs Swedia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 04.00 WIB
Jadwal siaran langsung Piala Dunia 2026 Rabu (1/7) menghadirkan Prancis vs Swedia. Simak jam tayang lengkap dan informasi siaran langsung TVRI.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Prancis vs Swedia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 04.00 WIB
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Pantai Gading vs Norwegia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 00.00 WIB
Jadwal siaran langsung Piala Dunia 2026 Rabu (1/7) menghadirkan Pantai Gading vs Norwegia. Simak jam tayang lengkap dan informasi siaran langsung TVRI.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Pantai Gading vs Norwegia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 00.00 WIB
Liga Indonesia
Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Bidik Gelar Juara Super League 2026/2027 Bersama Persija
Eksel Runtukahu menargetkan membawa Persija Jakarta menjadi juara Super League 2026/2027 usai resmi memperpanjang kontrak hingga Juni 2027. Penyerang lokal tertajam musim lalu siap meningkatkan ketajamannya.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Bidik Gelar Juara Super League 2026/2027 Bersama Persija
Piala Dunia
Rating Pemain Belanda vs Maroko: Issa Diop Tampil Solid
Rating pemain Belanda vs Maroko di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Issa Diop tampil sebagai pemain terbaik usai mencetak gol penyeimbang dan membawa Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Rating Pemain Belanda vs Maroko: Issa Diop Tampil Solid
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Sempurna Maroko, Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti
Timnas Maroko memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan Belanda melalui adu penalti 3-2. Issa Diop menyamakan skor di injury time sebelum Yassine Bounou menjadi pahlawan.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Sempurna Maroko, Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti
Piala Dunia
Prancis Nyaris Tanpa Cela, Graham Potter: Swedia Wajib Tampil Sempurna
Pelatih timnas Swedia Graham Potter menyadari timnya menghadapi tantangan besar saat berjumpa Prancis pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Prancis Nyaris Tanpa Cela, Graham Potter: Swedia Wajib Tampil Sempurna
Piala Dunia
Ancelotti Ungkap Alasan Tidak Memainkan Neymar Melawan Jepang
Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, menjelaskan mengapa dia tidak memainkan Neymar dalam laga 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Jepang.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Ancelotti Ungkap Alasan Tidak Memainkan Neymar Melawan Jepang
Piala Dunia
Kalah Dramatis, Moriyasu Yakin Jepang Semakin Dekat ke Level Elite Dunia
Hajime Moriyasu bertekad menjadikan kegagalan Jepang di Piala Dunia 2026 ini sebagai pelajaran berharga untuk masa depan.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Kalah Dramatis, Moriyasu Yakin Jepang Semakin Dekat ke Level Elite Dunia
Bagikan