Nostalgia - Casa Mariano, Bar Kecil di Spanyol yang Menjadi Tempat Lahirnya Suporter Tertua Real Madrid

Real Madrid miliki basis fans tertua bernama Pena Casa Mariano.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 27 September 2020
Nostalgia - Casa Mariano, Bar Kecil di Spanyol yang Menjadi Tempat Lahirnya Suporter Tertua Real Madrid
Pena Casa Mariano (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Seringkali berkumpul dan bercengkrama bersama teman-teman di warung kopi atau kafe memunculkan gagasan brilian dari isi percakapan yang 'berbobot'. Ide atau gagasan itu muncul karena saling tukar pikiran dengan pemikiran individu yang berbeda-beda.

Suatu hal yang hebat dan besar saat ini banyak lahir dari kebiasan yang sebenarnya biasa-biasa saja atau lumrah terjadi di kehidupan masyarakat. Bahasa kerennya adalah nongkrong.

Meski dunia saat ini memaksa orang-orang yang suka keluar dan nongkrong bersama teman membatasi kebiasaannya itu, namun istilah kumpul bareng teman itu akan selalu jadi media bagi beberapa individu untuk berbahagia bersama, berbagi cerita, serta mencetuskan ide brilian.

Baca Juga:

Nostalgia - Jorge 'Magico' Gonzalez, Ketika Sepak Bola Murni sebagai Hiburan dan Kesenangan

Nostalgia - Kisah Debut Diego Maradona bersama Barcelona dan Pepe Carrete

Nostalgia - Ketika Luka Modrid Masuki Panteon Real Madrid

Contoh itu bisa dilihat dari lahirnya klub Catalunya Girona yang berasal dari kafe bernama Norat de la Rambla. Di sana para pemuda berkumpul dan mencetuskan untuk mengumpulkan kesebelasan terbaik di Girona.

Kendati nama klubnya tidak setenar Barcelona atau Espanyol namun Girona masih eksis sampai saat ini (bermain di Divisi Segunda setelah sempat bermain di LaLiga).

Cerita yang sama terjadi pojokan jalan sempit di Lavapies, pusat kota Madrid Spanyol yang menjadi asal usul kelahiran Pena Casa Mariano, suporter tertua peraih 13 titel Liga Champions, Real Madrid.

Pena Casa Mariano

Bar Casa Mariano

100 tahun lalu (1920) pada September ketika Liga Spanyol belum ada Madridismo - sebutan fans Madrid - lahir di bar kecil yang berada di Lavapies. Di jalan bernama Calle Meson de Paredes ada bar kecil yang dimiliki oleh pria berusia 29 tahun, Mariano Herrero.

Bar bernama Casa Mariano menjadi saksi mati banyaknya obrolan di antara pengunjung yang hadir. Tema perbincangan pada 1920 mengerucut kepada Madrid Foot-Ball Club (klub sepak bola) yang kemudian oleh Kerajaan Spanyol diubah namanya menjadi Real Madrid.

Tak mau barnya hanya sekedar menjadi tempat berkumpul, Mariano bersama dengan keempat temannya Luis Garcia Sicilia, Francisco Munoz Lusarreta, Joaquin Villena, dan Luis de Urquijo mendirikan basis fans Madrid pertama bernama Pena Casa Mariano. Ketua klubnya saat itu Villena.

Tanpa adanya televisi, radio, dan siaran langsung pertandingan Pena Casa Mariano berjasa besar mengumpulkan fans Madrid yang tidak bisa hadir menonton pertandingan langsung untuk mengetahui hasil akhir dan informasi laga.

Sekedar informasi laga pertama yang disiarkan di televisi Spanyol terjadi pada 1959. Cara kerja Pena Casa Mariano dalam mengumpulkan informasi laga adalah mengirim anggota ke O'Donnell, tempat laga Madrid berlangsung kala itu.

Mariano Herrero (kiri) pencetus Pena Casa Mariano

Rafael Barbosa yang menjadi rekan jurnalis kala itu selalu menghubungi Casa Mariano untuk memberitahukan hasilnya, lalu Casa Mariano menuliskannya di papan tulis dan menempatkannya di jendela. Terkesan sederhana namun sangat berharga bagi fans saat itu.

Tentu saja Mariano adalah fans garis keras Madrid yang - seperti halnya fans lain - juga kecewa ketika Madrid kalah atau bermain buruk. Mariano sampai tidak mau keluar dari kamarnya di lantai dua bar ketika Madrid kalah selama dua hari.

Perlahan tapi pasti Pena Casa Mariano berkembang dari segi jumlah keanggotaan, lalu pada 1945 Santiago Bernabeu menjadi Presiden Madrid dan di setiap hari Minggu mengunjungi Casa Mariano, baik itu untuk sekedar makan malam atau berbincang dengan membawa pemain klub.

Pemain, Presiden Madrid, hingga para fans melebur jadi satu tanpa adanya dinding pembatas dengan perbedaan status mereka. Memang begitulah bar seharusnya: tempat untuk rileks, santai, berkumpul dan bertukar pikiran.

"Di Stefano, Rial, Zoco, Amancio, Pirri, Grosso… mereka semua akan datang ke sini," ucap Jesus de Lucas, menantu Mariano dan juga Presiden Pena Casa Mariano kepada AS.

"Don Santiago Bernabeu memperlakukan kami seperti kami adalah putranya sendiri. Kami memiliki hubungan yang baik karena kami adalah grup yang sehat, kami tidak pernah meminta apapun dari klub. Filosofi kami adalah membantu klub sebisa kami dan mendukung tim tanpa syarat."

Lebih dari Sekedar Basis Fans Klub

Alfredo Di Stefano menerima penghargaan di Casa Mariano

Pena Casa Mariano tidak sekedar mengumpulkan fans Madrid atau bar menjadi tempat pemain dan staf klub datang berkumpul, tapi andil mereka besar dalam membangun struktur klub.

Pada 1944 Casa Mariano memberikan donasi untuk stadion baru yang berada di Chamartin, serta pusat latihan pertama di Ciudad Deportiva di Castellana.

"Ada kolom di bar dengan daftar nama setiap orang yang berkontribusi - tumpukan koin terbentuk. Satu orang akan menambah dua peseta, orang lain akan memberikan tiga, atau lima… saat itu, upah minimum dua atau tiga peseta, itu uang yang banyak," imbuh Jesus de Lucas.

Bahkan ketika stadion terbentuk pada 1947 Pena Casa Mariano diberi kehormatan menjual tiket pertandingan. Pada medio 1950-an basis fans Madrid bertambah, namun tidak banyak yang bertahan selain Pena Casa Mariano dan El Portillo, sementara suporter klub tertua Madrid Pena Luis tak lagi ada.

Mariano Herrero hadir di setiap laga kandang Madrid hingga meninggal dunia pada usia 65 tahun pada Januari 1957. Pencetus Pena Casa Mariano meninggal dunia tapi warisannya tetap bertahan.

Saat ini lokasi bar pindah ke tempat yang lebih besar di Plaza Tirso de Molina. Bar itu berganti lokasi pada 1960-an dan saat ini sebanyak 22 anggota masih sering berkumpul di sana untuk membicarakan Real Madrid.

Jesus de Lucas (kini berusia 91 tahun) masih punya hasrat kuat dengan kecintaannya kepada Real Madrid. Tak lagi jadi presiden De Lucas bercerita kenangan saat masih di Pena Casa Mariano.

Jesus de Lucas

"Antusiasme adalah hal yang membuat kami terus maju. Saya beruntung mengunjungi banyak tempat karena Real Madrid - Glasgow, Amsterdam… menangis dengan saudara saya ketika kami memenangkan Septima," imbuh De Lucas.

"Saya telah menjadi anggota klub Real Madrid sepanjang hidup saya; itu adalah gairah yang telah diturunkan kepada putra-putra saya dan dari mereka kepada putra-putra mereka. Mengikuti Madrid dan memelihara Pena selama bertahun-tahun membutuhkan banyak usaha, banyak (fans) Pena telah hilang tetapi Anda harus melanjutkan, terus berjalan."

Sampai saat ini tercatat ada 2.254 basis fans klub resmi yang diakui oleh Real Madrid, 214 di antaranya di luar Spanyol dan berada di benua berbeda. Tapi tidak ada yang berusia 100 tahun seperti Pena Casa Mariano yang terbentuk di bar kecil.

Pena Casa Mariano Breaking News Real Madrid Nostalgia

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Update Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup Usai Indonesia Ditahan Malaysia: Begini Peluang Garuda ke Final
Update klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 usai Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda, hitung-hitungan lolos ke final, dan laga penentu!
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Update Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup Usai Indonesia Ditahan Malaysia: Begini Peluang Garuda ke Final
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Jepang Comeback Lawan Venezuela, Uruguay Bantai Korea Selatan
Hasil pertandingan Jepang vs Venezuela dan Uruguay vs Korea Selatan. Jepang comeback 2-1, sementara Uruguay menang telak 4-1 atas Korea Selatan.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Hasil Pertandingan: Jepang Comeback Lawan Venezuela, Uruguay Bantai Korea Selatan
Italia
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Inter Milan dan AC Milan berebut striker muda Cagliari, Paul Mendy. Inter disebut lebih unggul, tetapi Cagliari belum berniat melepas sang striker.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Liga Indonesia
Sandy Walsh Punya Kabar Baik untuk Persib
Sandy Walsh membawa kabar baik untuk Persib Bandung. Bek Timnas Indonesia itu mulai kembali berlatih di lapangan setelah menjalani pemulihan cedera.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Sandy Walsh Punya Kabar Baik untuk Persib
Timnas
Link Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia: Live Gratis di Youtube
FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Malaysia, Senin (28/9), SUGBK, Jakarta, kick off pukul 19.30 WIB, Live Indosiar, Rans Entertainment, dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Link Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia: Live Gratis di Youtube
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Korea Selatan vs Uruguay, Live Sebentar Lagi di Sini!
Korea Selatan vs Uruguay berlangsung malam ini. Simak cara menonton, link streaming, jadwal, dan live score Korea Selatan vs Uruguay di sini!
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Korea Selatan vs Uruguay, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Timnas Indonesia vs Malaysia, John Herdman Ajak Suporter Jaga Keangkeran GBK
John Herdman mengajak suporter Timnas Indonesia menciptakan atmosfer SUGBK yang intimidatif saat menghadapi Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Timnas Indonesia vs Malaysia, John Herdman Ajak Suporter Jaga Keangkeran GBK
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Venezuela, Live Sebentar Lagi di Sini!
Cara menonton Jepang vs Venezuela, lengkap dengan jadwal, link streaming, dan live score. Saksikan laga Jepang vs Venezuela hari ini, Senin (28/9).
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Venezuela, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Ditantang Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Tenang
John Herdman meminta suporter Timnas Indonesia tetap realistis soal target juara FIFA ASEAN Cup 2026 karena membangun tim juara membutuhkan proses.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Ditantang Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Tenang
Timnas
John Herdman Minta Timnas Indonesia Lindungi 'Rumah' dari Malaysia
John Herdman meminta Timnas Indonesia menunjukkan identitas dan karakter saat menghadapi Malaysia di SUGBK pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
John Herdman Minta Timnas Indonesia Lindungi 'Rumah' dari Malaysia
Bagikan