Nostalgia - Borong Dua Gol dalam Kemenangan 5-0, Shin Tae-yong Momok bagi Timnas Indonesia

Jauh sebelum berperan sebagai manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pernah menjadi sosok lawan atau musuh bagi skuat Garuda
Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 20 Oktober 2020
Nostalgia - Borong Dua Gol dalam Kemenangan 5-0, Shin Tae-yong Momok bagi Timnas Indonesia
Shin Tae-yong (6) dalam skuat Olimpiade 1992 Korea Selatan. (Blog Naver)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Jauh sebelum berperan sebagai manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pernah menjadi sosok lawan atau musuh bagi skuat Garuda. Rubah Tanah, julukan Shin Tae-yong bahkan sempat menjadi momok Timnas Indonesia.

Itu terjadi pada 24 Maret 1991. Shin Tae-yong masuk dalam skuat Timnas Korea Selatan U-23 yang dipersiapkan untuk Olimpiade Barcelona 1992.

Shin Tae-yong kala itu berstatus pemain dari Yeungnam University dan berusia 20 tahun. Ia ikut memperkuat Timnas U-23 setelah lebih dulu dipakai di Timnas U-20 dan Timnas U-17 di Piala Dunia U-17 1987 di Kanada.

Baca Juga:

Dettmar Cramer, Bapak Sepak Bola Jepang dan Mentor bagi Shin Tae-yong

Eksklusif Shin Tae-yong: Nazar Unik Pakai Baju Gulat bersama Seongnam Ilhwa

Shin Tae-yong diturunkan sejak awal oleh pelatih saat itu Kim Sam-rak dalam laga persahabatan melawan Timnas Indonesia U-23 di Stadion Masan pada 24 Maret.

Adapun starting awal Timnas Indonesia U-23 diisi Priwanto, Nil Maizar, Heriansyah, Toyo Hartono, Aji Santoso, Agung Setyabudi, Saituman, Aji Priyanto, Widodo C Putra, Rochy Putiray, Zulkarnain. Timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan untuk Kualifikasi Olimpiade 1992 dipegang Iswadi Idris.

Shin Tae-yong yang berposisi sebagai gelandang membuka keunggulan ketika laga berjalan lima menit. "Dihadiri 10 ribu penonton, Shin Tae-yong dari tim Olimpiade menusuk ke dalam area gawang sebelah kiri, menembak langsung dari depan, dan memulai skor besar-besaran," tulis Busan dalam pemberitaannya.

Na Seung-hwa membuat keunggulan menjadi 2-0 lewat gol menit kesembilan. Keunggulan 2-0 menutup babak pertama.

Shin Tae-yong. (Sports Seoul)

Skor menjadi 3-0 lewat gol Noh Jung-yoon pada menit ke-51. Shin Tae-yong mencatatkan nama untuk kedua kali lewat gol menit ke-52 sebelum pesta gol ditutup Kwak Kyung-geun pada menit ke-57.

"Ini adalah pertandingan, di mana kami seharusnya bisa mencetak 7-8 gol," kata Kim Sam-rak.

"Tim Korea jauh lebih baik dari yang saya kira. Pertandingan melawan Malaysia terdapat beberapa peluang untuk mencetak gol, tetapi tidak di laga ini. Tim Korea jauh lebih baik dari Malaysia," nilai Iswadi Idris.

Busan menilai bahwa Timnas Indonesia tidak bermain baik. Bahkan levelnya seperti tim di bawah tingkat sekolah menengah.

"Dalam jumlah tembakan, tim Olimpiade mendominasi dengan 14-1 di paruh pertama dan 12-1 di paruh kedua," tulis media tersebut.

Timnas Korea Selatan U-23 menghadapi Indonesia lagi dalam uji coba kedua pada 26 Maret di Stadion Gooduk, Busan. Perubahan besar dilakukan Kim Sam-rak dan Shin Tae-yong tidak diturunkan sesuai yang dicatat RSSSF.

Baca Juga:

Eksklusif Shin Tae-yong: Rahasia Hubungan Handie Talkie dengan Timnas Indonesia U-19

Wawancara Eksklusif Shin Tae-yong: Penerapan Formasi 4-4-2 hingga Pembatasan Media Sosial

Adapun Iswadi Idris memainkan Priwanto, Toyo Hartono, Nil Maizar, Heriansyah, Agung Setyabudi, Aji Santoso, Aji Priyanto, Khusairi, Widodo Putra, Zulkarnain, Agusuanto.

Korea Selatan menang dengan skor 3-1, di mana tiga gol dibuat Kwon Tae-kyu (17', 28') dan Kwak Kyung-geun (77'). Sementara satu gol Timnas Indonesia U-23 dicetak Nil Maizar (57').

"Timnas Korea punya masalah di lini belakang, karena ada celah dalam serangan tiba-tiba Indonesia, tulis MBC.

Timnas Indonesia U-23 menjadi lawan awal dalam proses evaluasi skuat Korea Selatan untuk Olimpiade. Skuat Indonesia diundang Federasi Sepak Bola Korea (KFA) karena dianggap memiliki kemiripan dengan Malaysia, Thailand, Bangladesh, yang jadi lawan Korea Selatan di Grup D babak Kualifikasi Olimpiade 1992.

Pada April 1991, Timnas Korea U-23 menjajal Amerika Serikat dan menang 2-1 dan 2-0. Sedangkan menghadapi Kanada menang 3-0 dan 1-0 sebelum membuka kiprah di babak kualifikasi menghadapi Filipina.

Nostalgia Timnas Indonesia Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong Korea selatan Breaking News

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Bhayangkara FC vs PSIM Yogyakarta: Bangkit Usai Pecat Pelatih?
Bhayangkara FC vs PSIM, pekan keenam Super League 2026/2027, di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Selasa (20/10), pukul 19.00 WIB, Live Vidio.
Rizqi Ariandi - Selasa, 20 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Bhayangkara FC vs PSIM Yogyakarta: Bangkit Usai Pecat Pelatih?
Indonesia
Road to OGFC Unite 2027, Offside Corp Boyong 2 Legenda Manchester United ke Jakarta
Patrice Evra dan Park Ji-sung hadir di Jakarta pada 23–25 Oktober 2026 dalam Road to OGFC Unite 2027, dengan festival musik dan coaching clinic.
Rizqi Ariandi - Selasa, 20 Oktober 2026
Road to OGFC Unite 2027, Offside Corp Boyong 2 Legenda Manchester United ke Jakarta
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming PSG vs Barcelona, Live di SCTV?
Cara menonton dan link streaming PSG vs Barcelona di Liga Champions 2026/2027, Rabu (21/10) dini hari WIB. PSG unggul head to head, tetapi mampukah Barcelona membalas kekalahan?
Johan Kristiandi - Selasa, 20 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming PSG vs Barcelona, Live di SCTV?
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Dewa United Banten FC vs Persijap: Momentum ke Puncak Klasemen
Dewa United Banten FC vs Persijap Jepara, pekan keenam Super League 2026/2027, di Banten International Stadium, Selasa (20/10), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar.
Rizqi Ariandi - Selasa, 20 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Dewa United Banten FC vs Persijap: Momentum ke Puncak Klasemen
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming PSG vs Barcelona: Les Parisiens Sering Jadi Mimpi Buruk
Link streaming PSG vs Barcelona di Liga Champions 2026/2027, Rabu (21/10) dini hari WIB. PSG unggul head to head, mampukah Barcelona membalas kekalahan?
Johan Kristiandi - Selasa, 20 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming PSG vs Barcelona: Les Parisiens Sering Jadi Mimpi Buruk
Liga Indonesia
Ditahan PSS, Persebaya Semakin Terlihat Kehilangan DNA Aslinya
Persebaya ditahan PSS Sleman 2-2 di Gelora Bung Tomo. Meski belum terkalahkan, permainan Bajul Ijo di bawah Bernardo Tavares menuai sorotan. Benarkah DNA asli Persebaya mulai hilang?
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Ditahan PSS, Persebaya Semakin Terlihat Kehilangan DNA Aslinya
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Monza vs Cagliari, Live di ANTV?
Link streaming Monza vs Cagliari di Serie A 2026/2027, Senin malam WIB. Cagliari mengincar kemenangan untuk mendekati empat besar, mampukah Monza memberi kejutan?
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Monza vs Cagliari, Live di ANTV?
Italia
Markus Krosche Semakin Dekat Jadi Direktur Sepak Bola AC Milan, Profilnya Menjanjikan
AC Milan semakin dekat merekrut Markus Krosche sebagai direktur sepak bola baru. Mundur dari Frankfurt, mampukah Krosche membangkitkan Rossoneri?
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Markus Krosche Semakin Dekat Jadi Direktur Sepak Bola AC Milan, Profilnya Menjanjikan
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Tottenham Hotspur vs Coventry City, Cek Live di Sini!
Link streaming Tottenham vs Coventry di Premier League 2026/2027, Selasa dini hari WIB. Spurs memburu kemenangan, tetapi Coventry datang dengan modal positif!
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Tottenham Hotspur vs Coventry City, Cek Live di Sini!
Liga Indonesia
Igor Tolic Juluki Eliano Reijnders “Iron Man” Usai Persib Tumbangkan Persik 1-0
Persib Bandung menang 1-0 atas Persik Kediri berkat gol Julio Cesar. Igor Tolic menyebut Eliano Reijnders sebagai Iron Man karena kerja kerasnya!
Johan Kristiandi - Senin, 19 Oktober 2026
Igor Tolic Juluki Eliano Reijnders “Iron Man” Usai Persib Tumbangkan Persik 1-0
Bagikan