Dettmar Cramer, Bapak Sepak Bola Jepang dan Mentor bagi Shin Tae-yong

Moto itu juga dimuat Bayern Munchen di lamannya pada 18 September 2015, mengenang Dettmar Cramer yang meninggal sehari sebelumnya
Frengky AruanFrengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2020
Dettmar Cramer, Bapak Sepak Bola Jepang dan Mentor bagi Shin Tae-yong
Dettmar Cramer dan Shin Tae-yong. (Joins)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - As long as better is possible, then good is not enough. Kalimat tersebut menjadi pegangan atau moto Dettmar Cramer. Pesannya jelas jika diartikan, jangan puas ketika masih ada level lebih baik yang bisa dikejar.

Moto itu juga dimuat Bayern Munchen di lamannya pada 18 September 2015, mengenang Dettmar Cramer yang meninggal sehari sebelumnya, di rumahnya di Reit im Winkl dalam usia 90 tahun. Bayern Munchen menganggap Cramer sebagai peletak dasar bagi kebangkitan klub menjadi terkenal di dalam dan luar negeri.

Dettmar Cramer membawa Bayern Munchen menjadi juara European Cup musim 1974-75 dan 1975-76. Ia juga mengantar The Bavarians memeroleh titel Intercontinental Cup 1976.

"Dia satu-satunya pelatih yang memenangkan Liga Champions dua kali bersama Bayern Munchen, yang saat itu disebut Piala Eropa," kata petinggi klub, Karl-Heinz Rummeningge mengenang Dettmar.

Baca Juga:

Batasi Penggunaan Media Sosial, Shin Tae-yong Tak Ingin Mental Pemain Timnas Indonesia U-19 Terganggu

Wawancara Eksklusif Muhammad Adi Satryo: Jadi Penjaga Gawang karena Botol Minum hingga Alisson Becker

Modernisasi Sepak Bola Jepang

Dettmar Cramer memulai kariernya di Viktoria Dortmund dan Germania Wiesbaden. Awal karier kepelatihan membawanya ke klub-klub seperti Teutonia Lippstadt, VfL Geseke, FC Paderborn, dan TuS Eving-Lindenhorst. Namun kurang bersinar.

Pada awal 1960-an, sosok kelahiran 4 April 1925 mencoba karier di bidang jurnalisme olahraga di stasiun TV ZDF. Hanya enam bulan bekerja, Cramer memutuskan berhenti setelah merasa menjauh dari sepak bola. Ia kemudian direkomendasikan dan dikirim Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) ke Jepang.

Jepang kebetulan sedang mengejar ketertinggalan. Terlebih pada 1964, Negeri Matahari Terbit menjadi tuan rumah Oimpiade Musim Panas. Pelatih asing mutlak menjadi opsi Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) dan Dettmar Cramer jodohnya untuk mengangkat level tim.

(japanbullet.com)

Timnas Jepang U-23 mencapai babak delapan besar bersama Dettmar Cramer. Kemenangan 3-2 atas Argentina di fase grup menjadi yang paling diingat.

Dettmar Cramer juga terlibat pembentukan Liga Sepak Bola Jepang (JSL), yang kemudian menjadi cikal bakal J-League. Liga yang turut memengaruhi prestasi Jepang di Mexico City pada Olimpiade 1968.

Jepang menyabet medali perunggu, kepingan yang sampai saat ini terbaik diperoleh. Cramer berperan sebagai penasihat di dalam tim.

"Sebelum (pertandingan) medali perunggu, ia menyampaikan kepada kami, tunjukkan yamato-damashii (semangat juang Jepang) Anda. Sebagai seorang pelatih, ia luar biasa, tetapi ia juga sebagai manusia," kata Ryuichi Sugiyama, mantan striker Jepang dalam artikel Japan Times.

Shin Tae-yong Jepang Bayern munchen Korea selatan Timnas Indonesia Timnas Indonesia U-19 Dettmar cramer

Berita Terkait

Internasional
FIFA ASEAN Cup: Kapten Malaysia Puji Ketangguhan Timnas Indonesia
Kapten Timnas Malaysia, Dion Cools, beri pujian kepada Timnas Indonesia usai berjumpa di FIFA ASEAN Cup 2026.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 29 September 2026
FIFA ASEAN Cup: Kapten Malaysia Puji Ketangguhan Timnas Indonesia
Timnas
Ditahan Imbang Malaysia, Justin Hubner Tetap Pede Indonesia Bisa Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Justin Hubner percaya diri Timnas Indonesia bisa menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 meski baru saja ditahan imbang Malaysia.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 29 September 2026
Ditahan Imbang Malaysia, Justin Hubner Tetap Pede Indonesia Bisa Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas
Timnas Indonesia Imbang karena Bermain dengan 10 Pemain, John Herdman Tak Banyak Evaluasi
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyebutkan bahwa hasil imbang kontra Malaysia hanya karena Skuad Garuda bermain dengan 10 pemain.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 29 September 2026
Timnas Indonesia Imbang karena Bermain dengan 10 Pemain, John Herdman Tak Banyak Evaluasi
Timnas
10 Pemain Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Pekerjaan Rumah Timnas Indonesia
Indra Sjafri mengapresiasi mental Timnas Indonesia saat bermain 10 pemain melawan Malaysia, tetapi menilai sistem permainan masih perlu dibenahi.
Rizqi Ariandi - Selasa, 29 September 2026
10 Pemain Tahan Malaysia, Indra Sjafri Ungkap Pekerjaan Rumah Timnas Indonesia
Timnas
RD Bela Perjuangan Timnas Indonesia Usai Imbang Lawan Malaysia dengan 10 Orang
Rahmad Darmawan mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia yang bermain dengan 10 pemain saat imbang 0-0 melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Selasa, 29 September 2026
RD Bela Perjuangan Timnas Indonesia Usai Imbang Lawan Malaysia dengan 10 Orang
Timnas
Shin Tae-yong Diminta Balik ke Timnas Indonesia, Ketum The Jakmania Beri Respons
Ketum The Jakmania Muhammad Aditya Putra buka suara soal wacana Shin Tae-yong kembali ke Timnas Indonesia dan menegaskan kontraknya dengan Persija wajib dihormati.
Rizqi Ariandi - Selasa, 29 September 2026
Shin Tae-yong Diminta Balik ke Timnas Indonesia, Ketum The Jakmania Beri Respons
Timnas
Nama Shin Tae-yong Menggema di SUGBK, Kevin Diks Kecewa dengan Suporter Timnas Indonesia
Sorakan dan menggemanya nama Shin Tae-yong usai laga Timnas Indonesia vs Malaysia di SUGBK, Senin (28/9) membuat Kevin Diks kecewa.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 29 September 2026
Nama Shin Tae-yong Menggema di SUGBK, Kevin Diks Kecewa dengan Suporter Timnas Indonesia
Timnas
Tak Lelah, Herdman dan Paes Minta Dukungan Fans untuk Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia ditahan Malaysia 0-0. John Herdman dan Maarten Paes mengajak suporter terus memberikan dukungan jelang laga kontra Bangladesh.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Tak Lelah, Herdman dan Paes Minta Dukungan Fans untuk Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas
Kartu Merah Thom Haye, Berkah atau Kutukan untuk Timnas Indonesia
Thom Haye mendapat kartu merah saat Indonesia ditahan Malaysia 0-0. John Herdman menyebutnya sebagai berkah sekaligus kutukan bagi Timnas Indonesia.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Kartu Merah Thom Haye, Berkah atau Kutukan untuk Timnas Indonesia
Timnas
Update Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup Usai Indonesia Ditahan Malaysia: Begini Peluang Garuda ke Final
Update klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 usai Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda, hitung-hitungan lolos ke final, dan laga penentu!
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Update Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup Usai Indonesia Ditahan Malaysia: Begini Peluang Garuda ke Final
Bagikan