Wawancara Eksklusif Muhammad Adi Satryo: Jadi Penjaga Gawang karena Botol Minum hingga Alisson Becker

Pada pemusatan latihan atau training camp Timnas Indonesia U-19/U-20 ini, ada beberapa pemain yang menjadi adalan yaitu Muhammad Adi Satryo
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Senin, 12 Oktober 2020
Wawancara Eksklusif Muhammad Adi Satryo: Jadi Penjaga Gawang karena Botol Minum hingga Alisson Becker
Muhammad Adi Satryo. (PSSI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pada pemusatan latihan atau training camp (TC) Timnas Indonesia U-19/U-20 ini, ada beberapa pemain yang menjadi adalan manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Salah satunya ialah posisi penjaga gawang yang hampir selalu diisi pleh Muhammad Adi Satryo.

Pemain PSMS Medan ini memang seperti mendapatkan durian runtuh usai salah satu penjaga gawang andalan Timnas Indonesia U-19, Ernando Ari Sutaryadi mengalami cedera bahu. Kesempatan itu pun tidak disia-siakan oleh Adi yang kini menjadi andalan Shin Tae-yong di bawah mistar gawang.

Namun, ternyata Adi memiliki cerita unik sebelum ia menjadi posisi penjaga gawang. Pemain kelahiran 7 Juli 2001 itu pun membagikan pengalaman uniknya tersebut kepada BolaSkor.com, mulai dari awal karier sampai dengan pendapatnya tentang sosok Shin Tae-yong berikut wawancaranya:

Baca Juga:

Irfan Jauhari Siap Berjuang untuk Dapatkan Hasil Maksimal ketika Melawan Makedonia Utara

Shin Tae-yong Akan Lakukan Rotasi Pemain saat Melawan Makedonia Utara

Bisa diceritakan awal mula karier kamu sebagai pemain sepak bola?

Awalnya saya coba-coba semua olahraga karena memang saya hobi dengan olahraga. Mulai dari renang, basket, taewondo, sampai dengan bulu tangkis. Tapi pada saat umur saya tujuh tahun saya mulai tertarik ke sepak bola. Akhirnya saya coba tekuni dan jodohnya kayaknya di sepak bola.

Lalu mengapa lebih memilih posisi penjaga gawang pada saat itu?

Dulu posisi saya itu adalah seorang penyerang, tapi pada saat latihan di ASA Millo, SSB tempat saya latihan saya lupa bawa botol minum. Pada saat itu hukumannya jadi penjaga gawang, karena tim saya tidak ada penjaga gawang sampai sekarang, akhirnya jadi penjaga gawang.

Muhammad Adi Satryo. (PSSI)

Siapa sosok yang membuat kamu memilih posisi penjaga gawang?

Dia pelatih saya di ASA Millo, Mr. Lee. Jujur sebelumnya saya sama sekali tidak ada keyakinan saat menjadi penjaga gawang. Tapi dia berhasil meyakinkan saya dan mengatakan saya itu punya keberanian dan sangat cocok menjadi kiper, mulai dari situ saya tekun berlatih sebagai penjaga gawang.

Sekarang menjadi pilihan utama Shin Tae-yong, bagaimana perasaan kamu?

Jujur pastinya sangat senang karena coach sudah percaya dengan saya. Sekarang saya akan mencoba semaksimal mungkin untuk bisa membayar kepercayaannya tersebut dengan memberikan penampilan terbaik untuk tim.

Shin Tae-yong. (PSSI)

Bagaimana sosok Shin Tae-yong di mata kamu?

Tidak lain, coach Shin merupakan sosok yang sangat disiplin dan sangat tegas kepada pemain. Tapi ini sangat bagus untuk para pemain.

Selama dilatih Shin Tae-yong pelajaran apa yang kamu dapatkan?

Pelajaran yang saya dapat dari beliau, sekarang saya bisa mengatasi rasa lelah ketika sedang latihan maupun bertanding. Selain itu mental bermain saya jauh lebih baik dari sebelumnya. Satu lagi sekarang saya tidak gampang menyerah dalam hal apapun.

Timnas Indonesia U-19 saat ini TC di Kroasia dan melakukan uji coba dengan tim Eropa, pengalaman apa yang kamu dapat?

Pastinya jam terbang dan menit bermain. Lalu kita juga dapat lawan yang sepak bolanya lebih maju dibandingkan dengan kita. Ini bisa jadi acuan kita untuk bisa lebih baik lagi sebagai tim dan saya rasa ini sangat positif untuk tim.

Siapa penjaga gawang idola kamu, lokal maupun luar? Kenapa?

Saya suka Alisson Becker, menurut saya dia penjaga gawang yang sangat tenang dan berani menguasai bola di lini belakang. Selain itu build-up serangannya juga bagus banget.

Kalau lokal saya seneng sama Wawan Hendrawan. Walaupun usianya sudah di atas rata-rata tapi pengalaman dan jam terbangnya luar biasa.

Alisson Becker. (Zimbio)

Sekarang kamu bermain di PSMS Medan, mengapa bisa memilih tim tersebut?

Karena dapat tawarannya di sana (sambil tertawa), tapi di PSMS Medan saya dapat banyak pelajaran berharga dari para senior. Ini juga bagus untuk jam terbang saya sebagai pemain muda.

Timnas Indonesia U-19 akan berlaga di Piala Asia U-19 dan Piala Dunia U-20, Apa harapan kamu untuk tim ini?

Harapan saya semoga tim ini bisa jadi lebih solid, lebih bekerja keras, dan pastinya lebih baik dari sebelumnya. Selain itu saya juga ingin ke depannya harus ada perubahan ke yang lebih positif baik segi teknik maupun non teknik.

Breaking News Timnas Indonesia U-19 Timnas indonesia u-20 Adi Satryo Shin Tae-yong PSMS Medan

Berita Terkait

Liga Indonesia
Laga Krusial Papan Atas, Persija Bidik Poin Penuh di Markas Dewa United
Persija siap hadapi Dewa United dalam laga krusial papan atas Super League. Shin Tae-yong dan Stjepan Loncar tegaskan tim incar hasil maksimal di kandang lawan.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 30 Oktober 2026
Laga Krusial Papan Atas, Persija Bidik Poin Penuh di Markas Dewa United
Liga Indonesia
Bidik Kemenangan atas Persija, Dewa United Andalkan Dukungan Anak Dewa
Dewa United Banten FC percaya diri menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-8 Super League 2026/2027. Osmar Loss mengajak Anak Dewa memenuhi Banten International Stadium.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Bidik Kemenangan atas Persija, Dewa United Andalkan Dukungan Anak Dewa
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Persebaya vs Persijap: Amankan 3 Poin di Kandang
Persebaya vs Persijap, pekan 8 Super League 2026/2027, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (30/10), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Persebaya vs Persijap: Amankan 3 Poin di Kandang
Timnas
Konflik Timur Tengah Bikin PSSI Putar Otak Cari Lawan Timnas Indonesia
PSSI masih mencari lawan tanding Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday 9-17 November 2026 setelah agenda melawan Yordania dan Kuwait terancam batal akibat konflik Timur Tengah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Konflik Timur Tengah Bikin PSSI Putar Otak Cari Lawan Timnas Indonesia
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Villarreal vs Espanyol, Sabtu (31/10/2026) pukul 03.00 WIB. Villarreal mengincar kemenangan ketujuh beruntun atas Espanyol. Cek live streaming di sini!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol, Live di Sini!
Italia
Pemilik AC Milan Janjikan Belanja Besar-besaran pada Jendela Transfer Januari 2027
Pemilik AC Milan, Gerry Cardinale, menjanjikan pergerakan agresif pada bursa transfer Januari 2027. Ruben Amorim juga mendapat jaminan keamanan posisinya.
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Pemilik AC Milan Janjikan Belanja Besar-besaran pada Jendela Transfer Januari 2027
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Le Havre vs PSG, Cek Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Le Havre vs PSG gratis, Sabtu (31/10/2026) pukul 01.00 WIB. PSG berpeluang menjauh dari kejaran Rennes. Cek siaran langsungnya di sini!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Le Havre vs PSG, Cek Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC, Live di Indosiar
Cara menonton gratis dan link streaming Java United vs Bhayangkara FC di Indosiar, Jumat (30/10/2026) pukul 15.30 WIB. Siapa yang akan meraih kemenangan?
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Cara Menonton Gratis dan Link Streaming Java United vs Bhayangkara FC, Live di Indosiar
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol: El Submarino Amarillo di Atas Angin
Prediksi Villarreal vs Espanyol di LaLiga 2026/2027. Punya rekor enam kemenangan beruntun atas Espanyol, mampukah Villarreal kembali meraih tiga poin? Cek prediksi skor dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Villarreal vs Espanyol: El Submarino Amarillo di Atas Angin
Liga Indonesia
Ketum Viking Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan The Jakmania
Tobias Ginanjar menegaskan pelaku pembacokan Bobotoh di Bogor bukan The Jakmania. Ia meminta polisi mendalami dugaan afiliasi suporter pelaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 30 Oktober 2026
Ketum Viking Sebut Pelaku Pembacokan Bobotoh di Bogor Bukan The Jakmania
Bagikan