Nostalgia - Banjir di Stadion Manahan, Persik Kediri, dan Selebrasi Budi Sudarsono

Frengky AruanFrengky Aruan - Jumat, 14 Agustus 2020
Nostalgia - Banjir di Stadion Manahan, Persik Kediri, dan Selebrasi Budi Sudarsono
Persik Kediri menghadapi Urawa Reds di Stadion Manahan. (Urawa Reds Magazine)

BolaSkor.com - Stadion Manahan Solo pernah punya cerita memalukan sekaligus membanggakan bersama Persik Kediri. Momen itu terjadi kala tim Macan Putih berlaga di Liga Champions Asia 2007.

Persik kala itu harus mengungsi ke Manahan lantaran Stadion Brawijaya Kediri tak lolos verifikasi AFC. Kepindahan ini ternyata berbuah cerita membanggakan bagi Cristian Gonzales dkk.

Persik tergabung di Grup E bersama Urawa Reds Diamond (Jepang), Sydney FC (Australia), dan Shanghai Shenhua (China). Di grup neraka ini, Persik jelas "dijagokan" sebagai juru kunci.

Baca Juga:

5 Striker Lawan Berpotensi Repotkan Elkan Baggott saat Bela Timnas Indonesia U-19 di Piala Asia

5 Pelatih yang Layak Menggantikan Mario Gomez di Arema FC

Namun tuah Stadion Manahan membawa Persik membalikkan prediksi. Pada akhirnya, Persik bukan sekadar numpang lewat. Mereka bahkan tak pernah kalah saat di kandang. Sempat ada peluang bagi Persik lolos ke babak 8 besar, sebelum kemudian Urawa Reds mengunci dengan sepuluh poin.

Tujuh poin menjadi raihan Persik. Poin itu didapat hasil kemenangan 2-1 atas Sydney FC, 1-0 atas Shanghai Shenhua dan imbang lawan Urawa Reds 3-3. Wakil Jepang yang bisa pulang dengan satu poin akhirnya menjadi juara Liga Champions Asia 2007.

Kualitas jelas terlihat dari tim Persik. Saat itu, Cristian Gonzales merupakan momok menakutkan. Ada pula Danilo Fernando, Ronald Fagundez, Budi Sudarsono hingga Erol Iba. Skuat ini dibesut Daniel Roekito.

Stadion Manahan tergenang air. (Istimewa/Kompasiana)

Namun, faktor "magis" nan "memalukan" Stadion Manahan tak bisa dikesampingkan. Terutama ketika partai melawan Sydney FC. Hujan deras membuat lapangan kala itu tertutup air. Bahkan media-media Australia menulis jika lapangan bak sebuah danau.

Pertandingan pun dilanjutkan pada keesokan harinya. Dengan cuaca sangat panas, Sydney FC benar-benar kepayahan. Mereka sempat unggul lewat Steve Corica menit kedelapan. Pada babak kedua, para pemain Sydney FC bolak-balik ke pinggir lapangan untuk minum.

Baca Juga:

5 Sosok Asal Brasil yang Sukses bersama Persija Jakarta

3 Lawan Adu Taktik Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong di Piala Asia U-19 2020

Situasi ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Persik. Menyamakan kedudukan lewat Aris Budi Prasetyo, Persik akhirnya mengamankan tiga poin berkat sepakan keras Budi Sudarsono. Selebrasi ini begitu dikenang karena Budi merayakan gol dengan menginjak-injak jersey-nya sendiri. Inilah sejarah tim Indonesia bisa mengalahkan wakil Australia.

Selebrasi Budi Sudarsono. (Istimewa/Kompasiana)

Selain itu, Persik lewat gol tunggal Bertha Yuwana Putra juga sempat mengalahkan Shanghai Shenhua.Kini, tim China itu menjadi salah satu klub terkaya di Asia. Mereka bisa mengontrak Obafemi Martins, Stephane Mbia hingga Stephan El Shaarawy.

Terpenting, tak mudah ketika bisa tiga kali menjebol gawang Urawa Reds Diamond. Hasil itu akan selalu dikenang Persik dan sepak bola Indonesia. Sementara bagi Stadion Manahan, itulah momen memalukan terakhir stadion ini berurusan dengan hujan.

Baca Juga:

Star Syndrome, Momok Besar bagi Pesepak Bola Muda Indonesia

4 Pelayan Marko Simic di Persija Jakarta

Setahun setelah itu, Pemkot Surakarta langsung merenovasi dan menjadikan Manahan sebagai salah satu stadion dengan drainase terbaik. Lapangan yang tak pernah tergenang air membuat Manahan selalu laris diserbu laga penting.

Termasuk uji coba Timnas Indonesia melawan Palestina, Filipina, dan Malaysia. Hebatnya, tiga laga itu sukses dimenangi Timnas Indonesia. Mulai mengalahkan Palestina 4-1 (2011), Filipina 2-0 (2013) dan Malaysia 3-0 (2016).

Kini, Manahan juga menjadi calon tuan rumah Piala Dunia U-20. Renovasi yang menghabiskan anggaran lebih dari Rp 300 Milar membuat Manahan kini begitu cantik. Tak ada peluang lagi media asing menulis "danau" bertribun di Indonesia. (Laporan kontributor Putra Wijaya)

Persik kediri Stadion manahan Budi Sudarsono Breaking News Liga Champions Asia
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Posts

15.464

Berita Terkait

Piala Eropa
Bawa Spanyol Juara Euro 2024, Nico Williams Bidik Piala Dunia 2026
Williams meminta rekan setimnya untuk mengalihkan pandangan ke Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juli 2024
Bawa Spanyol Juara Euro 2024, Nico Williams Bidik Piala Dunia 2026
Liga Dunia
Perpisahan Sempurna, Angel Di Maria Wujudkan Impian
Angel Di Maria menutup kariernya di tim nasional Argentina.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juli 2024
Perpisahan Sempurna, Angel Di Maria Wujudkan Impian
Piala Eropa
Inggris Punya Skuad Terbaik, tapi Bukan Tim Terbaik
Inggris dinilai kurang berani selama berada di Jerman.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juli 2024
Inggris Punya Skuad Terbaik, tapi Bukan Tim Terbaik
Liga Indonesia
Persib dan Persija Sengaja Dipisah, Berikut Pembagian Grup Piala Presiden 2024
Laga pembuka digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jumat (19/7).
Rizqi Ariandi - Senin, 15 Juli 2024
Persib dan Persija Sengaja Dipisah, Berikut Pembagian Grup Piala Presiden 2024
Piala Eropa
Harry Kane dan Trofi, Seperti Air dengan Minyak
Kane adalah pencetak gol terbanyak Inggris sepanjang masa.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juli 2024
Harry Kane dan Trofi, Seperti Air dengan Minyak
Piala Eropa
Lamine Yamal, Bocah Pemecah Rekor
Lamine Yamal memang akrab dengan yang namanya rekor.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juli 2024
Lamine Yamal, Bocah Pemecah Rekor
E-sports
Liga Esports Nasional 2024 Siap Digelar, Berikut Daftar Tim Liga 3 Jalur Pro
Minat tim profesional yang ingin mengikuti Liga Esports Nasional 2024 lewat jalur Liga 3 Pro sangat besar.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juli 2024
Liga Esports Nasional 2024 Siap Digelar, Berikut Daftar Tim Liga 3 Jalur Pro
Lainnya
Perkuat Komunikasi dan Koordinasi, PB IWbA Gelar Rapimnas
Rapimnas membahas program Woodball di Indonesia hingga ke level internasional.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juli 2024
Perkuat Komunikasi dan Koordinasi, PB IWbA Gelar Rapimnas
Timnas
Evan Dimas Tidak Anti Naturalisasi, yang Penting Menjiwai Merah Putih
Di lain sisi, Evan mengingatkan PSSI bahwa pembinaan usia muda tetap harus berjalan.
Rizqi Ariandi - Senin, 15 Juli 2024
Evan Dimas Tidak Anti Naturalisasi, yang Penting Menjiwai Merah Putih
Analisis
'Hey England, Take a Sad Song and Make It Better'
Inggris jeblok dua kali gagal di final Euro.
Tengku Sufiyanto - Senin, 15 Juli 2024
'Hey England, Take a Sad Song and Make It Better'
Bagikan