Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Nostalgia: 2 Gelar All England yang Hampir Dimiliki Taufik Hidayat

Dua kali melaju ke final All England, dua kali pula Taufik Hidayat menelan kekalahan.
Budi Prasetyo HarsonoBudi Prasetyo Harsono - Kamis, 09 April 2020
Nostalgia: 2 Gelar All England yang Hampir Dimiliki Taufik Hidayat
Taufik Hidayat. (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pencinta bulu tangkis mana yang tidak mengenal nama Taufik Hidayat. Dengan berbagai prestasinya, Taufik disebut-sebut sebagai salah satu pebulu tangkis terbaik sepanjang masa.

Bagaimana tidak, sebagai seorang atlet rasanya hampir semua gelar pernah dimenangi oleh Taufik. Medali emas Olimpiade? Dia menangi di Athena pada 2004. Indonesia Open? Enam kali jatuh ke pangkuannya. Beregu di Piala Thomas atau Asian Games? Ada dalam koleksinya.

Sepanjang kariernya, Taufik 413 kali meraih kemenangan dan hanya menelan 138 kekalahan. Tak heran apabila peringkat satu dunia berkali-kali menjadi milik pria kelahiran Bandung tersebut.

Baca Juga:

Eks Pelatih Taufik Hidayat Buka Peluang Kembali Latih Indonesia

Nostalgia - Ketika Indonesia Sapu Bersih Tujuh Medali Emas Bulu Tangkis di SEA Games 2007

Taufik berkarier di dunia bulu tangkis selama 17 tahun, tepatnya sejak 1996 hingga 2013. Sejak awal kariernya, Taufik langsung disebut sebagai pebulu tangkis jenius berkat berbagai ajang yang dia menangi.

Kebesaran nama Taufik membuat tidak sedikit pebulu tangkis muda mengidolakannya. Tidak hanya dari Indonesia, tetapi banyak pula pebulu tangkis dari negara lain yang mengagumi bakat Taufik.

Sayangnya terdapat dua gelar yang gagal masuk ke dalam koleksi trofi Taufik selama berkarier sebagai pebulu tangkis. Pertama adalah kompetisi beregu Piala Sudirman, lalu salah satu ajang bulu tangkis paling bergengsi, All England.

Apabila membicarakan kebesaran seorang Taufik Hidayat, tentu tidak akan ada habisnya. Berbagai prestasi telah dia dapatkan sepanjang berkarier sebagai pebulu tangkis. Oleh sebab itu, mari menengok sejarah kembali Taufik dalam dua kesempatan hampir menyabet gelar All England alias masuk final.

Taufik hidayat Breaking News Trivia Olahraga Bulu Tangkis All England Nostalgia

Budi Prasetyo Harsono

Falling in love with the beauty of football because of Alessandro Del Piero and Paolo Maldini. Part time musician, full time journalist.
Show More

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan