Nostalgia - Ketika Indonesia Sapu Bersih Tujuh Medali Emas Bulu Tangkis di SEA Games 2007

Tidak hanya nomor beregu, tahun 2007, Indonesia juga sapu bersih semua medali nomor individu.
Hendry WibowoHendry Wibowo - Rabu, 04 Desember 2019
Nostalgia - Ketika Indonesia Sapu Bersih Tujuh Medali Emas Bulu Tangkis di SEA Games 2007
Taufik Hidayat (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Indonesia merupakan negara yang sangat kuat di cabang olahraga bulu tangkis ajang SEA Games. Setiap edisinya, pebulu tangkis Tanah Air selalu bisa meraih medali emas.

Terhitung sejak mengikuti SEA Games 1977, Indonesia setidaknya bisa meraih satu emas pada setiap edisinya. Dalam beberapa momen, Indonesia bahkan bisa sapu bersih medali di semua nomor yang dipertandingkan.

Baca Juga:

SEA Games 2019: Jadwal Pertandingan, Klasemen Medali, dan Potensi Emas, Rabu (4/12)

SEA Games 2019: Kali Pertama dalam 12 Tahun, Tim Bulu Tangkis Indonesia Berpeluang Kawinkan Gelar

Momen ini kali terakhir terjadi pada tahun 2007. Kala itu, baik tim beregu putra maupun putri sama-sama meraih kemenangan di partai final.

Markis Kido/Hendra Setiawan
Markis Kido/Hendra Setiawan (Zimbio)

Indonesia mengalahkan Singapura dengan skor 3-0 di kategori putra. Sementara untuk sektor putri, berhadapan dengan lawan yang sama, Indonesa unggul tipiss 3-2.

Saat mulai melombakan nomor sektor individu, Indonesia kembali berjaya. Dimulai sektor tunggal putra di mana Taufik Hidayat meraih emas saat mengalahkan pebulu tangkis Singapura, Kendrick Lee: 21-15, 21-19.

Kemudian dari sektor ganda putra, Markis Kido/Hendra Setiawan juga berjaya. Dia mengandaskan pasangan Singapura berdarah Indonesia: Hendra Wijaya/Hendri Kurniawan Saputra: 21-17, 21-12.

Dominasi Indonesia berlanjut di sektor tunggal putri. Bagaimana tidak, terjadi All Indonesian Finals antara Firdasari Adriyanti melawan Maria Kristin. Dalam duel ini, Maria Kristin keluar sebagai juara dengan skor 21-16-21-15.

All Indonesian Finals juga berlaku untuk sektor ganda putri. Liliyana Natsir/Vita Marissa menang dua gim langsung atas Jo Novita/Greysia Polii lewat skor 21-15, 21-14.

Vita Marissa bahkan akhirnya mendapat emas lainnya pada sektor ganda campuran. Berpasangan dengan Flandy Limpele, keduanya mempermalukan pasangan Thailand, Sudket Prapakamol/Saralee Thungthongkam: 21-14, 21-15.

Sayangnya pencapaian tahun 2007 dipastikan tidak akan terulang pada SEA Games 2019. Pasalnya di sektor beregu putri, Selasa, Fitriani dan kawan-kawan gagal mengalahkan Thailand.

Alhasil Indonesia masih harus menunggu sampai SEA Games 2021 untuk bisa mengulang pencapaian tahun 2007.*

Nostalgia Breaking News SEA Games 2019 Indonesia Taufik hidayat Bulu Tangkis
Ditulis Oleh

Hendry Wibowo

Motorsports Enthusiast and Giallorossi Fan
Posts

2.794

Berita Terkait

Spanyol
Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea, Real Madrid Telah Tambah Empat Amunisi Baru
Real Madrid terus aktif di bursa transfer musim panas 2026. Setelah Denzel Dumfries, Ibrahima Konate, dan Bernardo Silva, kini Marc Cucurella dikabarkan sepakat bergabung dari Chelsea atas persetujuan Jose Mourinho.
Johan Kristiandi - Senin, 15 Juni 2026
Rekrut Marc Cucurella dari Chelsea, Real Madrid Telah Tambah Empat Amunisi Baru
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia: Empat Gol Tercipta di Babak Kedua, Jepang Tahan Belanda
Belanda gagal mengamankan kemenangan setelah ditahan Jepang 2-2 pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026. Empat gol tercipta di babak kedua lewat Virgil van Dijk, Keito Nakamura, Crysencio Summerville, dan Daichi Kamada.
Johan Kristiandi - Senin, 15 Juni 2026
Hasil Piala Dunia: Empat Gol Tercipta di Babak Kedua, Jepang Tahan Belanda
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia: Menang Telak, Jerman Cetak Tujuh Gol ke Gawang Curacao
Jerman tampil ganas pada laga perdana Grup E Piala Dunia 2026 dengan membantai Curacao 7-1. Kai Havertz mencetak dua gol, sementara Jamal Musiala dan Felix Nmecha ikut bersinar. Simak jalannya pertandingan dan klasemen terbaru Grup E.
Johan Kristiandi - Senin, 15 Juni 2026
Hasil Piala Dunia: Menang Telak, Jerman Cetak Tujuh Gol ke Gawang Curacao
Lainnya
Future Star Competition Jadi Wadah Pemain Muda Indonesia Kembangkan Bakat
Future Star Competition sebagai panggung pesepakbola muda Indonesia diharapkan bisa bergulir setiap tahun.
BolaSkor - Minggu, 14 Juni 2026
Future Star Competition Jadi Wadah Pemain Muda Indonesia Kembangkan Bakat
Sosok
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Sebagai salah satu spesialis bola mati terbaik saat ini, pemain timnas Spanyol, Alejandro Grimaldo, mengasah kemampuannya di akademi terkenal Barcelona, La Masia.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Piala Dunia
Jerman Bidik Kemenangan Perdana di Laga Pembuka Piala Dunia setelah 12 Tahun
Bagi Jerman, pertandingan melawan Curacao menjadi kesempatan untuk mengakhiri catatan buruk yang menghantui mereka dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Jerman Bidik Kemenangan Perdana di Laga Pembuka Piala Dunia setelah 12 Tahun
Ragam
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Dalam sejarah Piala Dunia, mencetak gol paling banyak tidak selalu berarti membawa pulang trofi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Carlo Ancelotti Akui Brasil Masih Jauh dari Harapan
Brasil hanya bermain imbang 1-1 dengan Maroko pada laga pertama mereka di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Carlo Ancelotti Akui Brasil Masih Jauh dari Harapan
Sosok
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Ayyoub Bouaddi merupakan kapten Timnas Prancis U-21 sebelum Piala Dunia 2026.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
FIFA Tetap Bayar Penuh Wasit Somalia yang Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026
FIFA memastikan wasit asal Somalia, Omar Artan, tetap akan menerima bayaran penuh untuk Piala Dunia 2026 meski gagal bertugas.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
FIFA Tetap Bayar Penuh Wasit Somalia yang Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026
Bagikan