Newcastle 2-0 Manchester United: Misi Balas Dendam Tercapai

Newcastle United menang 2-0 atas Manchester United.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 03 April 2023
Newcastle 2-0 Manchester United: Misi Balas Dendam Tercapai
Newcastle United 2-0 Manchester United (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Usai kalah di final Piala Liga, Newcastle United menuntaskan dendam mereka kepada Manchester United. Pada pekan 29 Premier League di St James Park, Minggu (02/04) malam WIB, The Magpies menang 2-0.

Persaingan empat besar alias zona Liga Champions pun memanas. Man United saat ini ada di urutan empat dengan 50 poin dari 27 laga, sedangkan Newcastle naik ke peringkat tiga dengan poin sama tapi unggul selisih gol. Di peringkat lima ada Tottenham Hotspur dengan 49 poin dari 28 laga.

Jalannya Pertandingan

Man United punya catatan bagus di St James Park dengan catatan 14 kemenangan di Premier League, tetapi Newcastle musim ini berbeda di bawah arahan Eddie Howe. Terutamanya ada misi 'balas dendam' usai kalah di final Piala Liga.

Newcastle bermain dengan 4-3-3 dengan mengandalkan Jacob Murphy, Alexander Isak, Allan Saint-Maximin di lini depan. Man United turun dengan formasi 4-2-3-1 dan memiliki Antony, Bruno Fernandes, Marcus Rashford, Wout Weghorst di lini serang.

Baca Juga:

Bahagia dengan Kehidupannya di Man United, Weghorst Bawa Aura Positif ke Timnas Belanda

Gol Pertama Wout Weghorst di Old Trafford, Tangisan, dan Hasil Kerja Keras

Beda Louis van Gaal dengan Erik ten Hag saat Melatih Manchester United

Bermain kandang membuat Newcastle semakin termotivasi untuk mengalahkan Man United. Mereka lebih intens saat menyerang, memiliki penguasaan bola lebih banyak dan menciptakan banyak peluang ketimbang tim tamu.

Man United tak punya satu pun peluang tepat sasaran dan hanya punya dua percobaan tendangan. Mereka juga dibuat kesulitan membangun serangan dengan baik karena pressing tinggi yang dilakukan Newcastle.

Sementara masalah untuk tuan rumah ada pada penyelesaian akhir. Tidak ada gol yang mereka ciptakan meski punya tiga tendangan tepat sasaran (dari 11 percobaan). Tiga di antaranya ditepis David De Gea dan sisanya melebar dari gawang Man United. Skor sampai paruh pertama berakhir tetap 0-0.

Permainan Man United tak membaik di babak kedua meski di babak kedua Ten Hag memainkan Jadon Sancho dan Anthony Martial di menit 62. Tiga menit berselang dari pergantian itu Newcastle mencetak gol terlebih dahulu.

Pada menit 65 ketika penguasaan bola Man United diambilalih Newcastle, serangan dibangun ketika Bruno Guimaraes mengirim umpan silang dan ditanduk oleh Allan Saint-Maximin, berbuah assist yang dikonversi jadi gol oleh Joe Willock. 1-0 Newcastle unggul.

Tiga menit berselang Eddie Howe memainkan Joelinton dan Anthony Gordon dari bangku cadangan, menggantikan Saint-Maximin dan Jacob Murphy. Man United meningkatkan intensitas serangan namun tanpa pengatur permainan di lini tengah, Newcastle menangkal serangan mereka dengan baik.

Sejumlah pergantian pemain kembali dilakukan kedua tim di 10 menit terakhir pertandingan. Newcastle pun 'membunuh' pertandingan di menit 88 dengan gol kedua yang tercipta dari tendangan bebas.

Tendangan bebas diambilalih Kieran Trippier dan Callum Wilson, yang baru masuk menggantikan Alexander Isak, menanduk bola tanpa kawalan pemain Man United. Newcastle pun unggul 2-0 dan tidak banyak waktu untuk Man United mencetak gol.

Laga berakhir di St James Park dan Newcastle United menang 2-0 atas Manchester United. Dua gol dicetak oleh Joe Willock (65') dan Callum Wilson (88'). Persaingan empat besar pun kian memanas antara Newcastle, Man United, dan Tottenham Hotspur.

Susunan Pemain

Newcastle United (4-3-3): Nick Pope; Kieran Trippier, Fabian Schar, Sven Botman, Dan Burn; Sean Longstaff, Bruno Guimaraes, Joe Willock (Elliot Anderson 84'); Jacob Murphy (Anthony Gordon 68'), Alexander Isak (Callum Wilson 80'), Allan Saint-Maximin (Joelinton 68').

Pemain Cadangan: Joelinton, Elliot Anderson, Matt Ritchie, Martin Dubravka, Callum Wilson, Anthony Gordon, Jamaal Lascelles, Javier Manquillo, Matt Targett.

Pelatih: Eddie Howe

Manchester United (4-2-3-1): David De Gea; Diogo Dalot, Raphael Varane (Victor Lindelof 83'), Lisandro Martinez (Facundo Pellistri 83'), Luke Shaw; Marcel Sabitzer, Scott McTominay (Fred 82'); Antony (Jadon Sancho 62'), Bruno Fernandes, Marcus Rashford; Wout Weghorst (Anthony Martial 62').

Pemain Cadangan: Anthony Martial, Victor Lindelof, Jadon Sancho, Tyrell Malacia, Nathan Bishop, Harry Maguire, Facundo Pellistri, Fred, Jack Butland.

Pelatih: Erik ten Hag

Premier League Newcastle United Newcastle Manchester United

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Belum Pensiun, Mantan Bek Manchester United Gabung Porto
Chris Smalling belum pensiun di usia 36 tahun. Mantan bek Manchester United itu meninggalkan Al-Fayha dan bergabung dengan FC Porto.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Belum Pensiun, Mantan Bek Manchester United Gabung Porto
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Wayne Rooney menolak medali Premier League hibahan jika gelar Manchester City dicabut. Ia menilai Man United tidak pantas mendapatkannya.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Bagikan