Menilik Nasib Masa Depan Pahlawan Manchester City di Final Piala FA, Ilkay Gundogan
BolaSkor.com - Perlahan tapi pasti, Manchester City terus menapak dan maju untuk mengukir sejarah treble winners musim ini. Usai memenangi titel Premier League untuk tiga musim beruntun, The Citizens meraih trofi kedua dengan menjuarai Piala FA.
Pencapaian itu lebih spesial lagi karena tim arahan Pep Guardiola mengalahkan rival sekota, Manchester United, yang mengukir treble winners pada 1999. Man City memenangi laga di Wembley, Sabtu (03/06) malam WIB dengan skor 2-1.
Dua gol Man City dilesakkan Ilkay Gundogan (1' 51') yang diperkecil gol penalti Bruno Fernandes (33'). Pertandingan berjalan sengit di Wembley dengan 60 persen penguasaan bola Man City berbanding 40 persen tim arahan Erik ten Hag.
Kendati Man United cukup berhasil meminimalisir potensi ancaman dari Man City, tetapi Manchester Biru tahu persis bagaimana memenangi laga dengan pengalaman dan kualitas teknik yang mereka miliki. Dua gol Gundogan cukup bagi Man City menjaga klub tetap di jalur perebutan treble winners.
Baca Juga:
Manchester City 2-1 Manchester United: City Juara Piala FA, Selangkah Menuju Treble
8 Fakta Menarik Jelang Derby Manchester di Final Piala FA
Final Piala FA: Tujuan Manchester United Bukan untuk Hentikan Treble The Citizens
Gundogan (32 tahun) terpilih sebagai Man of the Match. Kontraknya berakhir di akhir musim ini, tetapi melihat dua gol yang diciptakannya serta kualitas yang diberikan, plus pengalaman di lini tengah, fans dan skuad Man City berharap ia teken kontrak baru.
Eks pemain Borussia Dortmund pun santai dengan masa depannya di Man City. Gundogan ingin fokus membantu klub apalagi masih ada satu laga final Liga Champions melawan Inter Milan, Minggu (11/06) dini hari WIB.
"Belum ada yang diputuskan. Kami akan melihat apa yang akan terjadi," papar Gundogan seperti dilansir dari Dailymail.
"Saya tidak membutuhkan hari-hari seperti ini untuk merasa dihargai di klub ini. Saya tahu ini dan itulah mengapa saya berada di sini tujuh tahun melalui semua suka dan duka."
"Semua orang tahu Piala FA adalah kompetisi klub domestik terindah di dunia jadi untuk memenangkan trofi ini lagi dan menyelesaikan double (raihan dua titel domestik) sangatlah sulit."
"Saya sangat bangga menjadi kapten tim ini. Namun, fokus kami sekarang adalah pemulihan dan persiapan penuh untuk final Liga Champions akhir pekan depan," tegasnya.
Guardiola pun tak menahan keinginannya agar Gundogan bertahan di klub yang sudah dibelanya sejak 2016 tersebut. Ia berharap ada kabar bagus soal perpanjangan kontrak tersebut.
"Ilkay tahu apa yang saya pikirkan. Mungkin beberapa dari Anda tahu kami adalah tetangga, kami telah tinggal di lantai yang sama di blok yang sama sehingga selama bertahun-tahun dia adalah teman dekat saya," terang Guardiola.
"Txiki (Begiristain, Direktur Olahraga City) sedang mengerjakan kesepakatan (untuk Gundogan) dan mudah-mudahan dia bisa melakukannya dan kami bisa menyelesaikannya dengan cara yang baik."
"Dia adalah pemain yang luar biasa dan mencetak banyak gol penting seperti hari ini. Siapa yang bisa melupakan dua gol melawan Aston Villa musim lalu saat kami memenangkan gelar," terangnya.
Arief Hadi
16.373
Berita Terkait
Ada Peluang Kembali ke Manchester United, Marcus Rashford Sudah Tentukan Masa Depannya
Arsenal vs Manchester City di Final Piala Liga Inggris, Berikut Jadwal dan Statistiknya
Marc Guehi Tak Bisa Main di Final Melawan Arsenal, Manchester City Mengemis kepada EFL
Manchester City vs Arsenal di Final Piala Liga, Pep Guardiola Antusias
Tak Hanya Casemiro, Andre Onana Juga Angkat Kaki dari Manchester United
Jadi Pemain Penting, Harry Maguire Berpotensi Teken Kontrak Baru di Manchester United
Hasil Pertandingan: Inter Milan Tembus Semifinal, Manchester City Tantang Arsenal di Final Piala Liga
Butuh Playmaker Pengalaman, Hansi Flick Dorong Barcelona Gaet Bernardo Silva
Kecam Genosida, Pep Guardiola Tegaskan Keberpihakan kepada Palestina
Superkomputer Prediksi Hasil Manchester City vs Newcastle United: The Citizens Akan Menantang Arsenal di Final