Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
LaLiga

Mengenal Hansi Flick, Sosok yang Pernah Hadirkan Mimpi Buruk bagi Barcelona

Hansi Flick bukanlah nama yang asing bagi Barcelona.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Sabtu, 25 Mei 2024
Mengenal Hansi Flick, Sosok yang Pernah Hadirkan Mimpi Buruk bagi Barcelona
Hansi Flick (x)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Barcelona dikabarkan telah mengambil keputusan siapa yang akan menggantikan Xavi Hernandez. Barca memilih pelatih asal Jerman, Hansi Flick setelah proses negosiasi berjalan mulus.

Saat ini, Hansi Flick berstatus tanpa klub. Pelatih 59 tahun itu pernah menukangi sejumlah klub, seperti Bayern Munchen, Hoffenheim, dan RB Salzburg. Flick juga pernah terlibat sebagai direktur dan pelatih timnas Jerman.

Hansi Flick bukanlah nama yang asing bagi Barcelona. Pada 2021, Flick menjadi pelatih yang diincar Barcelona untuk menggantikan Ronald Koeman.

Barcelona juga memiliki kenangan tersendiri dari Flick. Pasalnya dia adalah pelatih yang memberikan mimpi buruk kepada Barcelona ketika membaca Bayern Munchen menyingkirkan mereka di perempat final Liga Champions 2020 dengan skor 8-2.

Baca Juga:

Kemurahan Hati Xavi Meskipun Dicampakkan Barcelona

Betapa Buruknya Perlakuan Barcelona kepada Legenda Klub

Berawal dari Keinginan Mundur, Xavi Kini Dipecat Barcelona

Pensiun Dini

Bernama lengkap Hans-Dieter Flick, pria yang lahir di Heidelberg pada 24 Februari 1965, banyak menghabiskan karier sebagai pesepak bola di divisi bawah sepak bola Jerman (SV Sandhaussen, 1982-1985).

Baru pada 1985, Flick, yang kala itu berusia 20 tahun, menarik atensi Bayern dan merekrutnya dari Sandhaussen. Bermain selama lima tahun di Bayern, Flick meraih empat titel Bundesliga dan satu Piala DFB. Total, Flick tampil sebanyak 137 laga kompetitif untuk Bayern.

Cedera serius mengakhiri karier gelandang serang itu di FC Koln pada 1992. Flick pensiun di usia yang masih relatif muda, 28 tahun.


Timnas Jerman

Timnas Jerman berjaya menjuarai Piala Dunia 2014, delapan tahun setelah Joachim Low, beserta staf kepelatihannya, datang menggantikan Jurgen Klinsmann. Di dalam staf kepelatihan itu ada Flick serta mantan pemain Sandhausen, Markus.

Ketika Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014, pertama kali dalam sejarah, pelatih kepala Jerman dan asistennya tidak pernah bermain di level tertinggi untuk negaranya.


Karier Kepelatihan

Flick mendapatkan lisensi profesional sebagai pelatih pada 2003 dan menempati ranking teratas bersama Thomas Doll, eks pelatih Borussia Dortmund dan Hamburg. Flick mengawali karier kepelatihan melatih tim amatir lokal, Victoria Bammental (1996-2000).

Berikutnya, Flick mengembangkan Hoffenheim selama lima tahun sebelum diambil alih oleh Ralf Rangnick. Flick membawa Hoffenheim promosi dari divisi empat ke tiga. Sempat menjadi asisten pelatih Giovanni Trapattoni di RB Salzburg.

Flick kemudian menangani Bayern setelah sebelumnya menjadi asisten pelatih Nico Kovac. Ketika Kovac dipecat, Flick naik menjadi pelatih interim dan kemudian dipermanenkan.


Juara Sempurna di Liga Champions

Bersama Flick, Bayern menutup musim 2019-20 dengan treble winners kedua dalam sejarah mereka. Bayern menjuarai Bundesliga, DFB Pokal alias Piala Jerman, dan Liga Champions.

Di Liga Champions, Bayern mencatat sejarah sebagai satu-satunya tim juara Liga Champions yang punya rekor 100 persen, tak pernah kalah dan selalu meraih kemenangan sepanjang musim.


Jadi Pegawai Bank

Pada usia 18 tahun, Flick sedianya mendapatkan tawaran untuk bermain dengan Stuttgart. Alih-alih melakukannya, Flick lebih memilih menyelesaikan latihannya sebagai pegawai bank.

"Saya ingin menyelesaikan latihan saya di bank. Tapi, VfB berkata jika saya melakukannya, saya akan bermain di tim cadangan dan saya tak ingin melakukannya. Saya hanya ingin rencana cadangan karena saya tak tahu seberapa lama bisa bermain sepak bola," tutur Flick pada 2014.


Punya Toko Olahraga

Flick sudah memiliki persiapan matang menyiapkan masa pensiunnya. Dia memiliki toko olahraga di kampung halamannya, Heidelberg, kota yang juga menjadi tempatnya hidup bersama sang istri, Silke.

Selain punya pengalaman melatih, Flick juga pernah menjadi Direktur Olahraga DFB, Federasi Sepak Bola Jerman, pada September 2014 hingga Januari 2017.

Hansi Flick Barcelona Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan