Menang, Jerman Dituding Tak Bermain Fair Play Kontra Pantai Gading

Jerman menang 2-1 atas Pantai Gading, tetapi aksi Nathaniel Brown memicu tudingan tidak fair play dan kritik keras dari pelatih Emerse Fae.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 21 Juni 2026
Menang, Jerman Dituding Tak Bermain Fair Play Kontra Pantai Gading
Julian Nagelsmann dengan Emerse Fae (Foto: ESPN)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Laga sengit antara Jerman melawan Pantai Gading di Piala Dunia 2026 menyisakan sebuah kontroversi. Kemenangan dramatis skuad Der Panzer diwarnai oleh tudingan minimnya semangat fair play dari tim lawan.

Jerman sukses melaju ke fase gugur usai menang 2-1 atas Pantai Gading di Toronto Stadium, Minggu (21/06) dini hari WIB, melalui dua gol Deniz Undav (68', 90+4') yang membalas gol Franck Kessie (30').

Tim arahan Julian Nagelsmann menang dua kali beruntun, usai menang 7-1 atas Curacao, dan meraih enam poin yang memastikan mereka lolos ke-32 besar. Namun kemenangan Jerman itu menyisakan cerita untuk Pantai Gading.

Baca Juga:

Daftar 3 Tim yang Memastikan Diri Lolos Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Jerman Terbaru

Hasil Piala Dunia 2026: Deniz Undav Jadi Pembeda, Jerman Comeback Melawan Pantai Gading

Klasemen Terbaru Grup E dan Grup F Piala Dunia 2026: Kemenangan Membawa Belanda dan Jerman ke Puncak

Jerman dituding tak bermain fair play dan insiden tersebut bermula saat bek Pantai Gading, Wilfried Singo, membuang bola keluar lapangan karena mengalami cedera.

Namun, bek sayap Jerman, Nathaniel Brown, justru tidak mengembalikan bola dan langsung menginisiasi serangan dari lemparan ke dalam.

Kekecewaan atas Minimnya Fair Play

Wilfried Singo cedera (Foto: TalkSport)

Sikap pemain Jerman tersebut langsung menyulut emosi pelatih Pantai Gading, Emerse Fae.

"Saya mengatakan kepadanya (Brown) untuk tetap rendah hati. Dia bermain bagus, dan dia tidak perlu berbicara buruk kepada kami karena dia tertinggal atau saat kedudukan 1-1 karena dia ingin menang," cetus Fae dilansir dari ESPN.

Sang juru taktik pun mengaku sangat menyayangkan hilangnya rasa saling menghormati di lapangan.

Kami menginginkan lebih banyak fair play dari Jerman. Kami ingin mereka mengembalikan bola kepada kami ketika Singo cedera,

keluh Fae menyoroti insiden tersebut.

Fae merasa Jerman seharusnya bisa menjadi contoh yang baik di panggung sebesar Piala Dunia.

Mereka adalah negara sepak bola yang hebat, dan kami mengambil contoh dari mereka, jadi saya kecewa dengan kurangnya fair play mereka,

sambungnya menambahkan.

Meski begitu, Fae tetap sportif mengakui keunggulan lawan usai Deniz Undav mencetak gol kemenangan.

"Kedua tim pantas menang dan memiliki peluang untuk memenangi pertandingan. Kerja bagus untuk Jerman. Mereka memenangi pertandingan karena pengalaman mereka," puji Fae.

Bangkit Menatap Laga Berikutnya

Selebrasi
Selebrasi para pemain Jerman usai Deniz Undav merobek gawang Pantai Gading. (FIFA)

Kini, skuad Pantai Gading dituntut untuk segera move on dan menggunakan kekalahan ini sebagai pelajaran berharga.

"Kami akan menggunakan (pengalaman) ini untuk terus berkembang dan memperbaiki kesalahan kecil yang kami buat. Takdir kami masih ada di kaki kami sendiri, dan kami bisa lolos tanpa harus bergantung pada hasil lain," urai Fae.

Winger Pantai Gading, Amad Diallo, menegaskan bahwa seluruh pemain bertekad kuat untuk bangkit.

Kami menghormati diri kami sendiri, namun kami ingin mengukir sejarah bagi Pantai Gading, dan kami akan pergi ke sana dengan mentalitas yang baik dan mencoba untuk hidup kembali,

ungkap Diallo.

Peluang Pantai Gading untuk lolos masih terbuka saat menghadapi Curacao di laga selanjutnya, laga terakhir grup E Piala Dunia 2026 di Philadelphia Stadium pada Jumat (26/06) pukul 03.00 dini hari WIB.

"Ini akan menjadi momen besar bagi semua orang, bagi generasi baru ini, karena kami tahu kami memiliki kualitas di dalam tim," tutur pemain Manchester United itu.

"Namun prioritas kami sekarang adalah benar-benar fokus pada diri kami sendiri. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit," pungkas Diallo.

Pantai Gading Timnas Pantai Gading Jerman Timnas Jerman Piala Dunia 2026

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Sosok
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Lionel Messi resmi pensiun dari timnas Argentina. Meski berakhir pahit di Piala Dunia 2026, warisan La Pulga akan bertahan selamanya.
Arief Hadi - Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Inggris
Direkrut Seharga Rp1,75 Triliun, Ayyoub Bouaddi Teken Kontrak Lima Tahun dengan Manchester City
Manchester City resmi merekrut Ayyoub Bouaddi dari Lille senilai 100 juta euro. Gelandang 18 tahun itu meneken kontrak hingga 2031.
Arief Hadi - Rabu, 26 Agustus 2026
Direkrut Seharga Rp1,75 Triliun, Ayyoub Bouaddi Teken Kontrak Lima Tahun dengan Manchester City
Liga Dunia
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Buntut keributan final Piala Dunia 2026, FIFA menghukum Leandro Paredes 10 laga. AFA juga didenda dan berencana mengajukan banding.
Arief Hadi - Sabtu, 22 Agustus 2026
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Spanyol
Tips Cara Membangun Kekuatan Tubuh dan Otot dari Juara Piala Dunia 2026
Ferran Torres membagikan rutinitas latihan untuk menjaga fisik dan membentuk otot, mulai dari pull-up, push-up, squat hingga crunch.
Arief Hadi - Kamis, 20 Agustus 2026
Tips Cara Membangun Kekuatan Tubuh dan Otot dari Juara Piala Dunia 2026
Jerman
Dua Kali Pingsan di Lapangan, Ada Apa dengan Jamal Musiala?
Jamal Musiala mengungkap kondisi medisnya setelah dua kali pingsan di lapangan dalam empat hari. Simak penjelasan bintang Bayern Munchen tersebut.
Arief Hadi - Rabu, 19 Agustus 2026
Dua Kali Pingsan di Lapangan, Ada Apa dengan Jamal Musiala?
Spanyol
LaLiga 2026-2027 Dimulai, Mengapa Barcelona dan Real Madrid Tak Bermain di Akhir Pekan Ini?
LaLiga 2026-2027 dimulai akhir pekan ini tanpa Barcelona dan Real Madrid. Simak alasan kedua raksasa Spanyol absen di pekan pertama.
Arief Hadi - Sabtu, 15 Agustus 2026
LaLiga 2026-2027 Dimulai, Mengapa Barcelona dan Real Madrid Tak Bermain di Akhir Pekan Ini?
Liga Dunia
Eks Pelatih Liverpool, Arne Slot Tuturkan Alasan Tolak Tawaran Menangani Timnas Belanda
Arne Slot mengungkap alasan menolak tawaran melatih timnas Belanda. Bukan soal gaji atau kontrak, Slot masih ingin bekerja setiap hari di level klub.
Arief Hadi - Rabu, 12 Agustus 2026
Eks Pelatih Liverpool, Arne Slot Tuturkan Alasan Tolak Tawaran Menangani Timnas Belanda
Liga Dunia
Argentina Tidak Akan Memaksa Lionel Messi Bermain di Copa America 2028
AFA menegaskan Lionel Messi bebas menentukan masa depannya bersama Argentina, termasuk keputusan tampil atau tidak di Copa America 2028.
Arief Hadi - Minggu, 09 Agustus 2026
Argentina Tidak Akan Memaksa Lionel Messi Bermain di Copa America 2028
Internasional
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Kanada mengalokasikan investasi terbesar sepanjang sejarah senilai Rp12 triliun untuk olahraga usai Piala Dunia 2026. Dana difokuskan pada pembangunan fasilitas dan pembinaan atlet muda.
Rizqi Ariandi - Kamis, 06 Agustus 2026
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Piala Dunia
Eks Wakil Presiden Angkat Bicara, Sebut FIFA dan Gianni Infantino Melakukan Pemerasan
Eks Wakil Presiden FIFA Pangeran Ali menuding Gianni Infantino melakukan pemerasan terkait hadiah uang Yordania dan dukungan politik.
Arief Hadi - Rabu, 05 Agustus 2026
Eks Wakil Presiden Angkat Bicara, Sebut FIFA dan Gianni Infantino Melakukan Pemerasan
Bagikan