Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
UEFA Nations League

Mateo Retegui, Penyerang yang Lama Dirindukan Italia

Retegui merupakan penyerang yang selama ini sangat dirindukan sepak bola Italia.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 17 November 2024
Mateo Retegui, Penyerang yang Lama Dirindukan Italia
Mateo Retegui (ig/mateoregui)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Di awal musim 2024-2025, Atalanta mendapatkan musibah menyusul cedera yang diderita penyerang andalan mereka Gianluca Scamacca. Cedera itu membuat Scamacca harus absen panjang.

Cedera Scamacca menjadi sebuah pukulan bagi Atalanta di awal musim. Selang beberapa hari kemudian, Atalanta mengumumkan perekrutan Mateo Retegui dengan harga 25 juta euro.

Melihat ke belakang, Italia pernah memiliki penyerang tajam seperti Filippo Inzaghi, Christian Vieri, Luca Toni, dan Vincenzo Montella. Namun, beberapa tahun terakhir Azzurri menderita karena kurangnya penyerang tengah yang tepat.

Saat nama Retegui mulai mencuat, tidak banyak harapan yang diberikan kepadanya. Tidak sedikit publik dan pakar menilai rendah Retegui.

Baca Juga:

Italia Vs Prancis, Laga Ke-20 Luciano Spalletti sebagai Pelatih Gli Azzurri

Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Italia Vs Prancis

UEFA Nations League: Penebusan Dosa, Permainan Italia Kini Lebih Baik dan Menghibur

Namun Roberto Mancini bersikeras dan memanggilnya untuk kedua pertandingan kualifikasi Euro 2024 melawan Inggris dan Malta. Dan Retegui membayar kepercayaan yang diberikan.

"Mateo bisa mencetak gol, dan itu bukan hal yang mudah," kata mantan pelatih Italia Mancini saat itu. "Dia penyerang tengah klasik. Dia mengingatkan saya pada Gabriel Batistuta saat dia tiba di Italia."

"Namun, dia butuh waktu. Dia masih harus banyak belajar. Bermain di Serie A akan sangat bagus baginya. Ia akan menjadi lebih kuat dan berkomunikasi lebih baik dengan rekan satu timnya."

Meskipun digadang-gadang pindah ke Inter Milan, Genoa-lah yang memboyong Retegui dari Boca Juniors pada Juli 2023 seharga 15 juta euro.

Musim pertamanya di Italia menghasilkan tujuh gol dalam 29 pertandingan Serie A, tetapi ia absen selama tiga bulan karena cedera.

Kualitas Retegui terbukti. Dia sangat nyaman di area penalti dan selalu berusaha untuk melepaskan tembakan.

Mateo Retegui dan Gian Piero Gasperini (bbc)

Pada Agustus 2024, bakatnya menarik perhatian pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini. Di bawah asuhan Gasperini, Retegui makin berkembang.

Penyerang kelahiran Argentina berusia 25 tahun itu telah mencetak 11 gol dalam 12 pertandingan Serie A pertamanya untuk Atalanta atau satu gol setiap 71 menit. Atalanta berada di posisi kedua dalam klasemen, sebagian besar berkat Retegui.

"Saya suka cara Gasperini. Kami semua maju, naik ke depan, dan menciptakan banyak peluang," kata Retegui.

"Saya banyak berbicara dengan pelatih dan stafnya. Mereka juga menunjukkan kepada saya video tentang apa yang mereka harapkan dari saya. Ini situasi yang ideal bagi saya. Mereka menginginkan yang terbaik dari saya dan mereka tahu bagaimana mendapatkannya. Dan saya benar-benar ingin belajar."

Mateo Retegui (uefa.com)

Kuat di udara, Retegui telah menyempurnakan ketajamannya di dalam kotak penalti, serta kapasitasnya untuk terhubung dengan rekan satu tim.

Dia sering keluar dari area penalti, jauh ke lini tengah, dan menawarkan umpan satu-dua sebelum berlari jauh ke ruang kosong.

Hal ini memungkinkan pemain lain untuk memulai dari sisi sayap dan memasuki area penalti dengan cepat.

Pelatih Italia Luciano Spalletti telah mengikuti perkembangan Retegui. Dia mengatakan bahwa Italia perlu regenerasi setelah hasil mengecewakan di Euro 2024.

Retegui, yang membawa kualitas yang sama ke tim nasionalnya, adalah sosok penting dalam regenerasi.

Tampil apik melawan Israel dan Belgia di UEFA Nations League, Retegui telah membantu negaranya mencapai perempat final.

Tidak diragukan lagi, Retegui merupakan penyerang yang selama ini sangat dirindukan sepak bola Italia.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Mateo Retegui Atalanta Italia UEFA Nations League Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan