Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sejarah Maskot Piala Dunia, dari Willie hingga Zabivaka

Sejak 1966 sudah ada 14 maskot Piala Dunia. Maskot mana yang menjadi favorit?
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Senin, 11 Juni 2018
Sejarah Maskot Piala Dunia, dari Willie hingga Zabivaka
Zabivaka, maskot Piala Dunia 2018 (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kurang lengkap rasanya Piala Dunia digelar tanpa adanya maskot. Untuk Piala Dunia 2018 di Rusia seekor serigala bernama Zabivaka yang dipilih sebagai maskot.

Maskot Piala Dunia untuk pertama kali diperkenalkan pada Piala Dunia 1966 yag digelar di Inggris. Maskot bernama Willie tercatat dalam sejarah sebagai maskot pertama Piala Dunia.

Meski tidak ada hubungannya dengan pertandingan, maskot memberi warna dan daya tarik sendiri. Lagipula, maskot sudah identik dengan gelaran olahraga di dunia.

Tak hanya itu, maskot juga menjadi salah satu identitas bagi negara penyelenggara Piala Dunia. Tak heran banyak maskot yang terpilih berupa binatang khas negara tuan rumah.

Berikut daftar lengkap maskot Piala Dunia dari 1966 hingga 2018.


Willie (Inggris 1966)

Meski bukan berasal dari Inggris, singa merupakan binatang yang menjadi simbol negara monarki tersebut. Timnas Inggris pun memiliki julukan The Three Lions.

Karena itulah pada Piala Dunia 1966, Inggris memilih singa sebagai maskot yang diberi nama Willie. Untuk lebih memperkental ke-Inggris-an, Willie pun memakai motif bendera Union Jack sebagai pakaiannya.


Juanito (Meksiko 1970)

Tuan rumah Meksiko memperkenalkan Juanito sebagai maskot. Juanito merupakan anak kecil gemuk yang memakai jersey hijau dan tentu saja lengkap dengan topi khas Meksiko, Sombrero.

Juanito sendiri berasal dari dua kata, Juan dan Ito. Juan adalah nama paling populer di Meksiko. Dengan ditambahkan Ito menjadi Juanito yang berarti The Litte Juan alias Juan kecil.


Tip and Tap (Jerman Barat 1974)

Tip and Tap adalah maskot yang cukup sederhana namun memiliki sarat makna. Maskot berupa dua anak kecil, satu berambut pirang dan satunya berambut hitam, saling merangkul mengenakan kaus khas Jerman.

Tip and Tap mencerminkan persatuan dan persaudaraan meski berbeda warna kulit dan rambut. Tip and Tap disebut-sebut menjadi spirit bersatunya Jerman Barat dan Timur pada 1990.

Serba-Serbi Piala Dunia 2018 Piala Dunia 2018

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Kutukan Timnas Inggris di Piala Dunia Berlanjut, Argentina Jadi Korban Terbaru
Argentina gagal juara Piala Dunia 2026 usai kalah dari Spanyol. Kekalahan itu memperpanjang kutukan tim yang menyingkirkan Inggris sejak Piala Dunia 2018.
Rizqi Ariandi - Selasa, 21 Juli 2026
Kutukan Timnas Inggris di Piala Dunia Berlanjut, Argentina Jadi Korban Terbaru
Ragam
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Begitu banyak laga yang cukup berkesan di babak 16 besar piala dunia sepanjang sejarah. Berikut 4 pertandingan yang paling bersejarah versi BolaSkor.
BolaSkor - Sabtu, 04 Juli 2026
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Feature
Kilas Balik Piala Dunia 2018: Kejayaan Bocah Bernama Kylian Mbappe dan Debut VAR
Piala Dunia 2018 mencatatkan sejarah dan memberikan kejutan tersendiri dalam tiap pertandingannya. Apa saja yang terjadi saat itu?
BolaSkor - Rabu, 10 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2018: Kejayaan Bocah Bernama Kylian Mbappe dan Debut VAR
Bagikan