Marc Marquez, Kutukan 68 Tahun, dan Waktu yang Tak Bersahabat

Marc Marquez diburu waktu untuk mematahkan kutukan 68 tahun di MotoGP 2020.
Budi Prasetyo HarsonoBudi Prasetyo Harsono - Jumat, 31 Juli 2020
Marc Marquez, Kutukan 68 Tahun, dan Waktu yang Tak Bersahabat
Marc Marquez. (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ketika menyaksikan seri pembuka MotoGP 2020 di Sirkuit Jerez, tentu penampilan Marc Marquez menjadi satu di antara yang mencuri perhatian. Bagaimana tidak, Marquez seolah memang pamer di sana.

Pembalap Repsol Honda itu hanya memulai balapan dari posisi ketiga pada MotoGP Spanyol. Marquez berada di belakang duet Yamaha, Fabio Quartararo dan Maverick Vinales.

Akan tetapi, Marquez langsung menyerobot begitu start dimulai. Dia memacu Honda RC213V miliknya melawan Vinales yang mengendarai Yamaha YZR-M1.

Masalah mulai muncul ketika Marquez salah mengambil posisi menikung sehingga harus keluar dari balapan. Akhirnya, The Baby Alien memulai kembali dari posisi ke-16.

Teriknya Sirkuit Jerez rupanya tidak menjadi penghalang baginya. Julukan The Baby Alien bukan isapan jempol semata. Satu per satu pembalap dilewatinya.

Baca Juga:

Eks MotoGP Jagokan Fabio Quartararo Akhiri Dominasi Marc Marquez

Mengasuh Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi Sulit Sekaligus menyenangkan

Marc Marquez

Sayang, balapan menyisakan lima lap dan Marquez terlalu bernafsu. Pemuda 27 tahun tersebut memaksa untuk merebut posisi kedua dari Vinales dan malah terjatuh.

Apes sudah nasib Marquez. Bagai jatuh lalu tertimpa tangga. Sudah dirinya gagal mendapatkan poin, cedera pula dia dapatkan karena insiden tersebut.

Pasca balapan, Marquez langsung menjalani operasi. Sayang, pria asal Catalunya tersebut akhirnya gagal tampil di MotoGP Andalusia di sirkuit yang sama pekan selanjutnya.

Kini Marquez dihadapkan dengan kesulitan akibat nafsunya di seri pembuka MotoGP. Bukan tanpa alasan, Marquez gagal meraih poin dan tertinggal 50 poin dari Quartararo di klasemen sementara MotoGP.

Sejarah mencatat, tidak ada pembalap pada era MotoGP modern yang mampu keluar sebagai juara setelah gagal meraih poin dalam dua seri pembuka.

Apabila dirunut lebih jauh lagi, bahkan sudah 68 tahun sejak kali terakhir ada pembalap yang mengikuti seri ketiga MotoGP dengan membawa nol poin dan keluar sebagai juara di akhir musim.

Bahkan, total hanya ada dua kali sepanjang sejarah MotoGP seri yang dimenangi pembalap yang gagal meraih poin dalam dua balapan pertama. Yaitu pada musim 1951 dan 1952.

Breaking News Marc marquez Motogp MotoGP 2020
Ditulis Oleh

Budi Prasetyo Harsono

Falling in love with the beauty of football because of Alessandro Del Piero and Paolo Maldini. Part time musician, full time journalist.
Posts

5.618

Berita Terkait

Sosok
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Perjalanan penyerang Ali Al-Hamadi menuju panggung Piala Dunia bukanlah kisah yang biasa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Kisah Perjuangan Ali Al-Hamadi, Striker Irak yang Ditempa di Jalanan Liverpool
Piala Dunia
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Bek Spanyol Aymeric Laporte mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh Uruguay saat kedua tim bertemu pada laga terakhir Grup H Piala Dunia 2026 di Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Spanyol Harus Waspadai Uruguay yang Bakal Tampil Mati-matian
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Pelatih Jerman Julian Nagelsmann menilai timnya justru berada dalam posisi yang kurang menguntungkan meski sudah memastikan diri sebagai juara Grup E Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Julian Nagelsmann Merasa Jerman 'Dihukum' Meski Jadi Juara Grup
Piala Dunia
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Park Ji-sung melontarkan kritik terhadap penampilan timnas Korea Selatan setelah kalah 0-1 dari Afrika Selatan pada laga terakhir Grup A Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Park Ji-sung Kritik Permainan Korsel yang Tidak Jelas, Cemas Sejarah Piala Dunia 2014 Terulang
Sosok
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Di balik kemenangan 3-0 Meksiko atas Republik Ceko pada laga terakhir Grup A di Stadion Azteca, Kamis (25/6), terselip sebuah momen spesial yang penuh emosi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Piala Dunia
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Vinicius Junior kembali menunjukkan kelasnya saat membawa Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan Maroko melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak lepas dari penampilan gemilang Ismael Saibari.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Berikut prediksi Jepang vs Swedia di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Prediksi
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Berikut prediksi Tunisia vs Belanda di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Prediksi
Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Tuan Rumah Mengincar Sejarah
Prediksi Turki vs Amerika Serikat pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2026. Turki membidik poin pertama, Amerika Serikat mengincar sejarah baru.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Tuan Rumah Mengincar Sejarah
Bagikan