BolaSkor.com - Persija Jakarta akan berusaha mendapatkan hasil terbaik dalam pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Presiden 2026 kontra Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Kamis (6/8) sore WIB.
Gelandang Persija, Figo Dennis, mengatakan pertandingan melawan Arema FC akan menjadi tes terakhir Macan Kemayoran sebelum menjalani pemusatan latihan di Thailand sebagai persiapan menuju Super League 2026/2027.
Baca Juga:
Hasil Piala Presiden 2026: Kalahkan Persija, Persib Tembus Final
Singgung Keputusan Wasit, STY Komentari Kekalahan Persija dari Persib
Persib Kalahkan Persija, Ada Satu Hal yang Masih Mengganjal Hati Igor Tolic
Dalam empat pertandingan yang telah dijalani dari mulai fase grup hingga semifinal, Figo Dennis menilai Persija terus menunjukkan perkembangan positif.
Dari empat laga itu, Persija meraih satu kemenangan atas PSMS Medan (4-1), imbang lawan Port FC (2-2), serta kalah dari Persebaya Surabaya (0-1) dan Persib Bandung (1-2).
Pertandingan besok adalah pertandingan terakhir kita, tentunya ini pertandingan yang penting juga untuk kita untuk melihat bagaimana perkembangan kita di setiap pertandingan,
kata Figo dalam keterangannya yang diterima BolaSkor.com, Rabu (5/8).
"Jadi sekarang kita fokus menjalankan perintah pelatih dan pastinya bekerja keras untuk mendapatkan hasil yang baik untuk kita semua," ujarnya.
Pemain Persija Masih Menyesuaikan Diri dengan Taktik Shin Tae-yong

Duel perebutan bola antara bek Persija Denis Kolinger dengan pemain Persib Bandung Uilliam Barros. (Media Persija)
Sementara itu, bek kiri Persija, Pratama Arhan, menyebut ajang Piala Presiden 2026 sebagai evaluasi sebelum menghadapi Super League 2026/2027 yang akan dimulai pada 4 September mendatang.
Para pemain Persija, baik itu muka lama maupun muka baru, terus berupaya menyesuaikan diri dengan taktik dari Shin Tae-yong (STY).
Meskipun hanya meraih satu kemenangan dari empat laga di Piala Presiden 2026, taktik permainan STY mulai terlihat, terutama di dua laga terakhir kontra PSMS Medan dan Persib Bandung.
"Jadi menurut saya memang tim masih membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan taktik yang diinginkan pelatih," ujar Arhan.