BolaSkor.com - Tidak ada habisnya jika berbicara soal Manchester United. Musim ini, pemberitaan soal Red Devils berwarna mulai dari badai cedera pemain, isu internal pelatih dengan pemain, hingga performa tak konsisten yang berujung rumor pemecatan pelatih.
Selain itu, ada juga proses akuisisi 25 persen saham Man United yang dijual kepada Sir Jim Ratcliffe dengan perusahaannya INEOS. Ratcliffe fans Man United dan berambisi membangkitkan klub jaya seperti di masa lalu.
Perombakan telah dilakukannya pada area manajemen, seperti menunjuk Omar Berrada sebagai CEO baru dan Gary O'Driscoll untuk peran Kepala Tim Medis Man United. Klub juga masih membidik Direktur Olahraga Newcastle United, Dan Ashworth.
Semua itu dilakukan untuk membenahi struktur yang dinilai publik berantakan di Man United, dengan 'warisan' pendahulu seperti gaji besar pemain, rekrutmen pemain yang tidak tepat sasaran dan relatif dibeli mahal.
Baca Juga:
The Munich Air Disaster: Tragedi dan Solidaritas
5 Kandidat Ideal Direktur Olahraga untuk Manchester United
Profil dan Rekam Jejak Dan Ashworth, Direktur Olahraga yang Diidamkan Manchester United
Terkait hal tersebut muncul hal menarik dari dokumen resmi UEFA, dengan laporan finansial dan investasi klub Eropa, Man United memecahkan rekor skuad termahal sepanjang masa dunia dengan skuad pada 2022-2023, musim debut Erik ten Hag melatih.
Laporan tersebut menuturkan Man United punya skuad bernilai 1,42 miliar euro pada akhir tahun 2023. Itu sudah melalui rekor skuad Real Madrid pada 2020 senilai 1,33 miliar euro.
Manchester City, Chelsea, dan Real Madrid juga memiliki skuad mencapai nilai satu miliar euro, tetapi tidak dengan nominal skuad Man United tersebut.
Dengan nilai sebesar itu, Man United musim lalu memenangi Piala Liga, mencapai final Piala FA, dan finish di urutan tiga Premier League. Adapun tambahan pemain baru kala itu seperti Antony (82 juta poundsterling), Casemiro (60 juta poundsterling).
Pembelian pemain dengan harga mahal tersebut akan coba diubah Ratcliffe di Man United, juga dengan pemberian gaji pemain, serta penilaian akan kontribusi mereka ke klub. Pasalnya, dengan skuad berlabel 'mahal' seyogyanya Man United bertarung merebutkan titel Premier League.