Madura United Legawa Lanjutan Liga 1 2020 Tanpa Degradasi

Madura United memilih legawa setelah usulan Liga 1 dengan degradasi ditolak secara mufakat dalam manager meeting terakhir, Jum'at (7/8) lalu.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Senin, 10 Agustus 2020
Madura United Legawa Lanjutan Liga 1 2020 Tanpa Degradasi
Background Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan. (BolaSkor.com/Bima Pamungkas)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Madura United memilih legawa setelah usulan Liga 1 dengan degradasi ditolak secara mufakat dalam manager meeting terakhir, Jum'at (7/8) lalu. Perwakilan klub, PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI akhirnya bertatap muka secara langsung untuk pertama kalinya jelang restart Liga 1.

Laskar Sape Kerrab memang paling getol meminta penghapusan aturan tersebut. Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ulhaq Abdurrahim, merasa penerapan degradasi perlu untuk melindungi kompetisi.

"Ini merupakan lanjutan Liga 1 maka regulasi (seharusnya) tidak boleh berubah demi menjaga kuantitas dan kualitas kompetisi," ungkapnya.

"Kami juga memandang kompetisi ini harus berjalan baik dan baik juga ke depannya. Bukan malah makin terpuruk dengan tiadanya degradasi."

Pria asal Pamekasan tersebut menyebut ketiadaan degradasi membuat Liga 1 berpotensi ditunggangi kepentingan-kepentingan lain. Terlebih di era pandemi seperti ini banyak tim kehilangan pemasukan.

Baca Juga:

Kelahiran Anak Kedua Buat Asep Berlian Kalut

Bos Madura United Minta Suporter Patuhi Regulasi Tanpa Penonton

"Siapa yang tidak khawatir di saat seperti ini. Kemarin di era normal satgas anti mafia bola mendapatkan temuan-temuan aneh, apalagi ini tanpa degradasi," jelas pria yang akrab disapa Habib ini.

"Berarti akan banyak masalah lagi, itu yang diyakini Madura. Makanya kami minta tanpa degradasi."

Namun usulan tersebut akhirnya mentah, Habib pun tak bisa berbuat banyak atas keputusan tersebut. Satu hal yang coba dilakukan Madura United adalah mencoba legawa dengan alasan dari PT LIB dan PSSI.

"Ada kekhawatiran klub mendapatkan masalah di tengah jalan. Ya sudah kami anggap itu jawaban paling memuaskan. Kami menghormati, kalau semua sudah mengatakan iya. Karena kita demokrasi dan bermufakat," imbuhnya.

"Kalau sudah seperti itu mau enggak atau iya, sudah mufakat. Apa artinya Madura yang berteriak lantang demi yang terbaik bagi proses pembangunan sepakbola secara utuh kemudian kami tidak mendapatkan kepuasan jawaban."

"Atau itu menjadi dasar pokok dari federasi dan operator. Kami bisa apa," pungkasnya. (Laporan Kontributor Bima Pamungkas/Madura)

Madura united Liga 1 Breaking News

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Piala Dunia
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Setelah mencatat sejarah dengan lolos ke fase gugur pada penampilan perdana mereka di Piala Dunia, Cape Verde kini bersiap menghadapi tantangan terbesar melawan juara bertahan Argentina.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Siap Bermimpi Lebih Besar, Cape Verde: Insya Allah Bisa Singkirkan Argentina
Piala Dunia
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Meski puas dengan performa anak asuhnya, pelatih Luis de la Fuente menegaskan Spanyol belum sempurna.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Nilai Spanyol Belum Sempurna, Luis de la Fuente Ungkap Ancaman Terbesar Lamine Yamal Cs
Prediksi
Prediksi dan Statistik Kolombia vs Ghana: Los Cafeteros Unggul Kualitas
Prediksi skor Kolombia vs Ghana di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, lengkap dengan statistik, head to head, jadwal, dan analisis kedua tim.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Kolombia vs Ghana: Los Cafeteros Unggul Kualitas
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Argentina vs Cape Verde
Prediksi Argentina vs Cape Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Argentina peluang menang 77 persen untuk melaju ke babak 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Argentina vs Cape Verde
Bagikan