Linimasa Hubungan Mourinho dengan Guardiola, Bak Kucing dan Anjing

Berikut ini adalah lini masa hubungan Jose Mourinho dengan Pep Guardiola:
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 11 Februari 2021
Linimasa Hubungan Mourinho dengan Guardiola, Bak Kucing dan Anjing
Jose Mourinho dan Pep Guardiola (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Jose Mourinho dan Pep Guardiola akan kembali saling beradu taktik saat Manchester City menjamu Tottenham Hostpur pada laga lanjutan Premier League 2020-2021, di Etihad Stadium, Minggu (14/2). Keduanya punya hubungan bak kucing dan anjing.

Ini bukan pertama kali Mourinho dan Guardiola saling berhadapan. Keduanya punya cerita panjang. Bahkan, Guardiola dan Mourinho pernah saling bekerja sama.

Baca juga:

Hudson-Odoi dan Bagian Penting dalam Revolusi Tuchel di Chelsea

4 Pembalap yang Kenakan Nomor 1 di MotoGP Dua Dekade Terakhir

5 Bintang Sevilla yang Pernah Dibajak Barcelona

Lantas, bagaimana kisah Mourinho dan Guardiola yang sebelumnya kawan dan kini menjadi lawan. Berikut ini adalah lini masa hubungan Mourinho dengan Guardiola:

1. Penerjemah Bertemu Idola (1996)

Mourinho-Guardiola

Pada 1996, Jose Mourinho datang di Barcelona sebagai penerjemah dan asisten pribadi Bobby Robson. Ia bertugas menjadi jembatan antara Bobby Robson dan skuad.

Jose Mourinho pun mulai bekerja sama dengan Guardiola. Bahkan, setelah Robson angkat kaki, Mourinho masih bertahan di Barca hingga 2000. Mourinho pernah memiliki rasa cinta yang besar kepada Barca. "Hari ini dan selamanya, Barca di hatiku!" tegas Mourinho.

2. Mourinho Ditikung Guardiola (2008)

Saat Barcelona mencari pelatih baru, Mourinho dikabarkan merayu direktur olahraga, Txiki Begiristain, dan wakil presiden, Marc Ingla, untuk memilihnya menjadi arsitek.

Keduanya terkesan dengan presentasi Mourinho. Namun, karena untuk menghindari konflik, Barca lebih memilih Guardiola yang membawa Barca B promosi dari divisi empat. Penolakan tersebut dikabarkan menjadi alasan kemarahan Mourinho kepada Barcelona.

3. Jose Membalas Dendam (2010)

Mourinho-Guardiola

Pada musim kedua di bawah asuhan Mourinho, Inter Milan menghadapi Barcelona pada babak semifinal Liga Champions. Pada saat itu, Barca menjadi favorit setelah meraih enam gelar pada setahun kepemimpinan Guardiola.

Inter meraih kemenangan 3-1 pada leg pertama yang berlangsung di Giuseppe Meazza. Kemudian, pasukan Mourinho hanya kalah 1-0 di Camp Nou.

Mourinho mengekspresikan kemenangan dengan berlarian di lapangan sambil mengacungkan jari. Momen tersebut menyulut emosi suporter Barcelona.

4. Intensitas Meningkat (2011)

Setelah satu tahun Madrid menunjuk Mourinho untuk menghentikan Barcelona-nya Guardiola, ketegangan antara kedua sisi meningkat. Dalam 18 hari, kedua tim empat kali saling berhadapan.

Puncaknya adalah final Copa del Rey yang dimenangi Madrid 1-0. Guardiola merasa Barcelona dikerjai wasit. "Keputusan dua sentimeter dari hakim garis yang pasti memiliki pandangan sangat bagus untuk membatalkan gol pedro," ujar Guardiola.

Mourinho pun balik mengejek Guardiola yang dianggap gemar mencari alasan kekalahan. Guardiola yang tak terima sempat mengirimkan umpatan.

Aksi Guardiola itu mendapatkan dukungan dari para pemain. Usai kembali ke hotel, Guardiola mendapatkan tepuk tangan dari para pemain.

5. Mourinho Menuding Adanya Konspirasi Barcelona (2011)

Dalam bentrokan berikutnya, Barcelona memenangi laga 2-0 dengan Pepe dan Jose Mourinho mendapatkan kartu merah. Kemudian, dalam konferensi pers, Mourinho menuding wasit UEFA lebih menyukai Barcelona. Ia juga meremehkan prestasi Guardiola.

"Saya berharap suatu hari nanti Guardiola punya kesempatan memenangi gelar tanpa skandal," ujar Mourinho.

Pep Guardiola Jose Mourinho Breaking News

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Langsung Bicara Piala Dunia
Erick Thohir bicara soal target Piala Dunia setelah Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Langsung Bicara Piala Dunia
Timnas
Prabowo Puji Mental Juang Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prabowo Subianto memuji mental pantang menyerah Timnas Indonesia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Prabowo Puji Mental Juang Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas
Hasil Final FIFA ASEAN CUP 2026: Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir, Timnas Indonesia Juara!
Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti. Puasa gelar selama 35 tahun akhirnya berakhir.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Hasil Final FIFA ASEAN CUP 2026: Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir, Timnas Indonesia Juara!
Liga Dunia
Hasil Pertandingan: Pertama Sejak 2011, Jepang Kembali Jadi Juara Kirin Cup
Jepang kembali menjadi juara Kirin Cup setelah empat tahun. Samurai Biru mengalahkan Selandia Baru 2-1 di New National Stadium.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Hasil Pertandingan: Pertama Sejak 2011, Jepang Kembali Jadi Juara Kirin Cup
Timnas
Cara Menonton dan Link Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Garuda Angkat Piala
Timnas Indonesia vs Thailand, final FIFA ASEAN Cup 2026, di SUGBK, Jakarta, Senin (5/10), pukul 20.00 WIB, Live SCTV, Indosiar, Vidio, dan Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Garuda Angkat Piala
Timnas
Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Terakhir Menang 2016
Simak head to head Timnas Indonesia vs Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Tim Garuda terakhir menang atas Thailand pada Piala AFF 2016.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Terakhir Menang 2016
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Selandia Baru, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Jepang vs Selandia Baru di final Kirin Cup 2026. Cek jadwal, jam tayang, susunan pemain, H2H, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Selandia Baru, Live di Sini!
Timnas
Kapten Thailand Akui Timnas Indonesia Berubah: Pemain Keturunan Jadi Kekuatan
Kapten Thailand, Chanathip Songkrasin, menilai Timnas Indonesia berubah drastis berkat kehadiran banyak pemain keturunan yang bermain di liga top Eropa.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Kapten Thailand Akui Timnas Indonesia Berubah: Pemain Keturunan Jadi Kekuatan
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Prancis vs Belgia, Live Gratis di RCTI
Cara menonton dan link streaming Prancis vs Belgia di UEFA Nations League. Cek jadwal, jam tayang RCTI, susunan pemain, H2H, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Prancis vs Belgia, Live Gratis di RCTI
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Malaysia vs Vietnam, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Malaysia vs Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026. Cek jam tayang, prakiraan pemain, H2H, dan link live streaming.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Malaysia vs Vietnam, Live di Sini!
Bagikan