Format Liga Champions Akan Diubah oleh UEFA

Perubahan format kompetisi Liga Champions dilaporkan sedang disiapkan oleh Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA).
sukmasukma - Rabu, 24 Agustus 2016
Format Liga Champions Akan Diubah oleh UEFA
(Sumber: Agenda Bola)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Format Liga Champions Akan Diubah oleh UEFA - Perubahan format kompetisi Liga Champions dilaporkan sedang disiapkan oleh Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA).

Nantinya akan ada perubahan dalam penjatahan klub peserta.

Nantinya, empat klub dari empat liga top Eropa, yaitu Liga Inggris, Jerman, Italia, dan Spanyol akan mendapat jatah langsung lolos ke fase grup.

Seperti dikutip SuperBall.id dari NBC Sports, Rabu (24/08), sebelum dilakukannya pengundian grup pada Kamis (25/08), para anggota komite eksekutif direncanakan akan bertemu di Monako untuk menyetujui perubahan format tersebut.

Dilaporkan, UEFA juga diharap dapat mengumumkan perubahan itu kepada publik dalam konferensi pers Liga Champions yang dilaksanakan pada Jumat (26/08) mendatang.

Jika disetujui, maka perubahan itu akan diberlakukan mulai tahun 2018 hingga 2021 mendatang.

Saat ini, tidak ada liga yang memiliki jatah empat klub untuk langsung lolos ke fase grup.

Liga Inggris, Spanyol, dan Jerman, saat ini memiliki jatah tiga tim untuk langsung ke fase grup, dan satu tim untuk berlaga di babak kualfiikasi.

Sedangkan Italia memiliki jatah dua tim yang langsung ke fase grup dan satu tim di kualifikasi.

Perubahan itu nantinya juga akan memberi tambahan keuntungan secara finansial kepada klub-klub top dari empat liga tersebut.

Musim 2016-2017 ini saja, UEFA akan memberikan dana sebesar 1,3 miliar euro kepada 32 tim yang lolos ke fase grup.

Perubahan format ini juga akan mencegah klub-klub elit untuk membentuk Liga Super Eropa, kompetisi sempalan dari Liga Champions.

Pembentukan Liga Super Eropa menjadi menarik karena diyakini akan mendatangkan banyak uang karena didukung oleh miliarder Amerika Serikat, Stephen Ross.

Meski demikian, penambahan jatah untuk klub dari liga top Eropa juga dapat mendatangkan masalah tersendiri.

Pasalnya nasib para tim juara dari Liga yang termasuk non-elit seperti Belgia, Swiss, dan Turki, juga belum jelas akan bagaimana jika 16 jatah langsung diberikan kepada tim dari empat liga top.

Perubahan format Liga Champions sendiri memang dimungkinkan setiap tiga tahun sekali.

Perubahan itu harus disetujui sebelum agen pemasaran UEFA bisa menjual lisensi Liga Champions dan Liga Europa kepada sponsor dan calon pemegang hak siar.

(Sumber: Tribun News)
Liga Champions UEFA
Ditulis Oleh

sukma

#kitabisa&ada
Posts

487

Berita Terkait

Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Liga Champions
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PSG sukses mempertahankan gelar Liga Champions. Simak daftar lengkap juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026 beserta pelatih yang mengantarkannya.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
Ragam
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Luis Enrique menjadi pelatih kelima yang mengangkat trofi Piala/Liga Champions tiga kali.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Inggris
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Arsenal gagal menjuarai Liga Champions 2025/2026 usai kalah adu penalti 3-4 dari PSG. Aktor dan fans The Gunners, Eddi Brokoli, sebut belum waktunya juara.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Bagikan