Lawan Mantan Klub, Gianluigi Donnarumma Kesampingkan Sisi Emosional
BolaSkor.com - Pertandingan melawan AC Milan di Liga Champions menjadi spesial bagi kiper timnas Italia, Gianluigi Donnarumma. Penjaga gawang berusia 24 tahun merupakan produk akademi Il Rossoneri.
Tidak sekedar promosi dan bermain di tim utama, Donnarumma dipercaya pada usia muda menjadi kiper utama Milan kala klub dilatih Sinisa Mihajlovic. Debutnya terjadi pada 2015 dan ia bermain hingga 2021.
Kepergiannya meninggalkan 'luka' di hati fans, sebab Donnarumma pergi karena kontraknya habis dengan Milan dan ia bergabung dengan Paris Saint-Germain (PSG).
Fans menilai Donnarumma mata duitan karena memilih ke PSG untuk menerima gaji yang lebih besar, menolak sodoran kontrak baru Milan. Itu menjadi latar belakang cerita mengapa ia selalu disiuli oleh fans Milan - bahkan Italia di masa lalu - kala bermain.
Baca Juga:
Legenda Manchester United dan Inggris Sir Bobby Charlton Wafat
Jadwal Siaran Langsung Liga Champions: Duel PSG Vs Milan Tayang di Televisi Nasional
Sir Bobby Charlton dan 10 Pahlawan Inggris di Piala Dunia 1966
Donnarumma sadar tidak semua fans Milan melupakan hal tersebut. Ia tak terlalu memikirkannya, tetapi baginya, Milan selalu jadi klub yang spesial dan Donnarumma siap mengesampingkan sisi emosional melawan mantan klubnya.
"Ini pertandingan yang mendebarkan bagi saya, akan istimewa bermain melawan Milan," tutur Donnarumma seperti dikutip dari Football-Italia.
"Saya harus mengesampingkan emosi dan fokus pada permainan. Saya senang, kami adalah keluarga di PSG seperti saat kami di Milan."
"Saya menghabiskan delapan tahun di sana dan saya akan selamanya bersyukur. Lingkungan di sini luar biasa. Fans menyambut saya dengan baik dan saya berusaha memberikan segalanya untuk PSG," tegasnya.
Terkait siulan dari fans Milan, Donnarumma tidak khawatir karena menurutnya ia selalu memberikan yang terbaik kala membela Milan.
"Tentu saja saya minta maaf karena saya selalu memberikan yang terbaik untuk Milan, hingga akhir," tambah Donnarumma.
"Namun, ini bukan waktunya untuk memikirkan hal itu sekarang. Saya sepenuhnya fokus pada permainan dan tentu saja, emosi tidak boleh mendominasi, meskipun akan ada banyak hal," pungkasnya.
Arief Hadi
16.381
Berita Terkait
Tanpa Urgensi Sebesar Inter Milan, AC Milan Merupakan Kuda Hitam Persaingan Scudetto
Di Tengah Proses Perpanjangan Kontrak, AC Milan Tidak Tutup Kemungkinan Jual Rafael Leao
Alessandro Del Piero Klaim Peluang Scudetto AC Milan Lebih Besar daripada Inter Milan
Tes Medis Sangat Ketat, AC Milan Dihindari Beberapa Agen Pemain
Perbandingan Jadwal AC Milan dan Inter Milan Sebelum Derby Della Madonnina: Nerazzurri Padat, Rossoneri Sepi
Sepekan Lebih Tak Bermain, Skuad AC Milan Diliburkan Selama 3 Hari
Analisis Fabio Capello: Bodoh jika AC Milan Tidak Memikirkan Scudetto
Tak Terkalahkan dalam 22 Laga, AC Milan Siap Ramaikan Perburuan Scudetto
Sebelum Batal Rekrut Mateta, Tiga Ahli Medis Berbeda Beri Peringatan kepada AC Milan
5 Pemain yang Gagal Gabung AC Milan pada Bursa Transfer Musim Dingin 2026