Kilas Balik Piala Dunia 1970: Trofi Bersejarah Jules Rimet dan Kejayaan Tim Terbaik Sepanjang Masa Brasil di Azteca

Kilas balik Piala Dunia 1970 Meksiko. Saksi bisu kejayaan tim terbaik sepanjang masa Brasil, lahirnya regulasi kartu, hingga kisah tragis hilangnya trofi Jules Rimet.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 25 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1970: Trofi Bersejarah Jules Rimet dan Kejayaan Tim Terbaik Sepanjang Masa Brasil di Azteca
Timnas Brasil di Piala Dunia 1970 (Foto: AI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Piala Dunia 1970 merupakan edisi kesembilan perhelatan event akbar empat tahunan sepak bola dunia dan dihelat di Meksiko.

Pada tahun tersebut, untuk kali pertama Piala Dunia dimainkan di Amerika Utara atau Tengah setelah sebelumnya dihelat di Eropa atau Amerika Selatan.

56 tahun berlalu sebelum Piala Dunia 2026 dimulai, Piala Dunia 1970 tetap dipandang sebagai salah satu turnamen terbaik dengan beberapa perubahan fundamental yang menjadi fondasi sepak bola modern kini.

Baca Juga:

Profil Tim Tuan Rumah Piala Dunia 2026: Timnas Kanada, Bukan Sekedar Penghibur Turnamen

Skuad Resmi Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026: Pertama Kali dalam Sejarah, Tidak Ada Pemain Real Madrid

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Dibuka Meksiko vs Afrika Selatan

16 tim bermain di Piala Dunia 1970 adalah dengan Eropa mengirim perwakilan terbanyak diikuti Amerika Selatan, daftarnya adalah:

  • Eropa (UEFA): Uni Soviet, Belgia, Italia, Swedia, Inggris (Juara Bertahan), Jerman Barat, Bulgaria, Rumania, Cekoslowakia.
  • Amerika Selatan (CONMEBOL): Brasil, Peru, Uruguay.
  • Amerika Utara dan Tengah (CONCACAF): Meksiko (Tuan Rumah), El Salvador.
  • Asia (AFC) dan Oseania (OFC): Israel.
  • Afrika (CAF): Maroko.

Regulasi

Piala Dunia 1970 (Foto: Marca)

Piala Dunia 1970 dikatakan sebagai Piala Dunia yang sangat penting karena saat itu, untuk pertama kali sistem kartu kuning dan merah dikenalkan.

Selain itu, FIFA juga mengizinkan pergantian pemain dengan batas maksimal dua pergantian pemain di satu laga, serta menjadi Piala Dunia pertama yang disiarkan secara langsung melalui televisi berwarna ke seluruh dunia.

Bola turnamen juga dikenalkan oleh Adidas dengan nama "Telstar" yang memiliki pola hitam-putih. Warna yang ikonik dan dirancang agar lebih mudah terlihat di televisi hitam-putih.

Kejayaan Brasil

Inggris vs Brasil di Piala Dunia 1970 (Foto: Mirror/Getty Images)

Akan tapi ketika membicarakan Piala Dunia 1970 Meksiko, Inggris tidak menjadi sorotan utama meski berstatus juara bertahan dan memiliki kiper sekaliber Gordon Banks.

Nama yang disebut terakhir itu memiliki satu momen paling dikenang dan disebut "penyelamatan abad ini", saat ia menepis sundulan berbahaya Pele di fase grup saat Inggris bertemu Brasil.

Ada juga momen pertandingan terbaik abad ini di semifinal ketika Italia bertemu Jerman Barat yang berakhir 4-3 untuk kemenangan Italia, via babak tambahan.

Namun, semua sorotan itu tidak setenar perhatian kepada Brasil setelah memenangi Piala Dunia 1958 dan 1962. Pada 1970 Brasil ditangani oleh Mario Zagallo.

Zagallo sempat disorot karena memainkan lima pemain, pada posisi yang sama seperti saat mereka bermain di klub, tetapi pilihannya itu berbuah kesuksesan.

Jairzinho, Rivelino, Gerson, Clodoaldo, Tostao, Carlos Alberto, dan Pele adalah sederet bintang dalam skuad Brasil di Piala Dunia 1970.

Lima dekade lebih berlalu, skuad Brasil tersebut masih menjadi yang terbaik sepanjang masa meski pada akhirnya mereka menambah koleksi trofi pada 1994 dan 2002.

Dalam perjalanan menuju final, Brasil menghempaskan lawan-lawannya dengan mencetak rata-rata tiga gol seperti saat melawan Cekoslowakia (4-1), Rumania (3-2), juga di fase gugur kontra Peru (4-2) dan Uruguay (3-1).

Final di Azteca

Timnas Italia vs Timnas Brasil di final Piala Dunia 1970 (Foto: FIFA)

Tiba di final, dua tim yang sama-sama telah memenangi titel Piala Dunia bertemu di Estadio Azteca, Brasil dan Italia, dengan pemenang memiliki hak permanen atas trofi Jules Rimet.

Brasil, dengan taktik 4-2-4 di atas kertas, meladeni Italia arahan Ferruccio Valcareggi yang bermain dengan formasi 3-2-3-2.

Italia, yang mengadopsi catenaccio atau pertahanan gerendel yang sudah dikenalkan sejak medio 1940-an, menghadapi Brasil dengan sepak bola menyerang ala jogo bonito Negeri Samba.

Pada pertarungan 'pedang melawan perisai' tersebut, perisai Italia tak kuasa membendung lini serang Brasil yang selalu menang dari fase grup hingga final.

Empat gol dilesakkan Pele (18'), Gerson (66'), Jairzhinho (71'), dan Carlos Alberto (86') diperkecil oleh gol Roberto Boninsegna (37').

Selebrasi Pele di Piala Dunia 1970 (Foto: ESPN)

Brasil memenangi titel Piala Dunia untuk kali ketiga, dan menurut aturan FIFA tim yang sudah tiga kali juara berhak menyimpan Jules Rimet.

Trofi tersebut disimpan di markas Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) di Rio de Janeiro, Ibu Kota Brasil, yang ironisnya dicuri pada 1983.

Trofi Jules Rimet dicuri dari gedung CBF oleh tiga orang yang dipimpin bankir, Sergio Pereira Ayres, yang dibantu mantan polisi Chico Barbudo dan dekorator Luiz Bigode. Trofi itu tak pernah ditemukan dan disinyalir telah dilebur.

Jules rimet Piala dunia 1970 Piala Dunia Piala Dunia 2026 Feature Piala Dunia Kilas Balik Piala Dunia Brasil Timnas Brasil Pele

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Link Streaming Australia vs Brasil pada Selasa (29/9), Live Sebentar Lagi di Sini!
Link streaming Australia vs Brasil tersedia di sini. Saksikan duel uji coba Australia vs Brasil yang berlangsung Selasa (29/9) pukul 17.00 WIB.
Johan Kristiandi - Selasa, 29 September 2026
Link Streaming Australia vs Brasil pada Selasa (29/9), Live Sebentar Lagi di Sini!
Liga Dunia
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Carlo Ancelotti tak berencana mengistirahatkan Raphinha saat Brasil menghadapi Australia. Barcelona cemas karena sang winger punya riwayat cedera.
Arief Hadi - Senin, 28 September 2026
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Brasil Nyaris Dikalahkan Australia
Timnas Brasil ditahan imbang Australia 1-1 pada pertandingan FIFA Matchday September 2026. Gol menit akhir Rayan selamatkan skuad asuhan Carlo Ancelotti.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 25 September 2026
Hasil Pertandingan: Brasil Nyaris Dikalahkan Australia
Jadwal
Australia vs Brasil Disiarkan di Mana? Sedang Berlangsung di Link Streaming Ini!
Link streaming Australia vs Brasil dalam laga persahabatan 2026. Cek jadwal, cara nonton live, starting XI, dan informasi siaran langsung.
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Australia vs Brasil Disiarkan di Mana? Sedang Berlangsung di Link Streaming Ini!
Jadwal
Link Streaming Australia vs Brasil, Live Sebentar Lagi di Sini!
Link streaming Australia vs Brasil dalam laga persahabatan 2026. Cek jadwal, cara nonton live, starting XI, dan informasi siaran langsung.
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Link Streaming Australia vs Brasil, Live Sebentar Lagi di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Australia vs Brasil: Menambah Jam Terbang
Prediksi Australia vs Brasil lengkap dengan link streaming, jadwal, susunan pemain, head to head, dan prediksi skor. Saksikan duel seru hari ini!
Johan Kristiandi - Jumat, 25 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Australia vs Brasil: Menambah Jam Terbang
Spanyol
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Carlo Ancelotti mengkritik minimnya menit bermain Endrick di Real Madrid. Roma dan AC Milan dikabarkan siap meminjam sang penyerang pada Januari.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Spanyol
Jangan Harap Timnas Inggris Bermain Seperti Spanyol
Anthony Gordon menilai Timnas Inggris tak bisa meniru gaya bermain Spanyol. Ia meminta The Three Lions bangga dengan identitas sepak bola mereka sendiri.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Jangan Harap Timnas Inggris Bermain Seperti Spanyol
Piala Dunia
Virgil van Dijk Dituding Pengaruhi Taktik Belanda di Piala Dunia 2026, Apa Benar?
Virgil van Dijk membantah tudingan dirinya memengaruhi taktik lima bek Belanda di Piala Dunia 2026 dan menyebut isu tersebut sebagai omong kosong.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Virgil van Dijk Dituding Pengaruhi Taktik Belanda di Piala Dunia 2026, Apa Benar?
Italia
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Luca Toni menilai Italia harus memulai dari nol setelah tiga kali gagal lolos ke Piala Dunia dan mendukung Roberto Mancini memimpin perubahan.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Bagikan