Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ketika Kesehatan Mental Tidak Lagi Tabu dalam Sepak Bola

Jumlah pemain di Inggris yang mencari bantuan kesehatan mental mencapai rekor tertinggi.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 10 Oktober 2019
Ketika Kesehatan Mental Tidak Lagi Tabu dalam Sepak Bola
Danny Rose (zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Olahraga pada dasarnya membutuhkan keegoisan dan keinginan kuat untuk menang. Atlet, tidak terkucuali pemain sepak bola, top selalu bersaing dengan mengetahui mereka harus membuat lawan gagal untuk menjadi pemenang.

Ambisi menjadi untuk keluar sebagai pemenang, dikombinasikan dengan tekanan publik bisa berpengaruh pada kondisi kejiwaan. Publik sendiri menganggap para atlet adalah manusia super yang bisa mengatasi segala masalah. Alhasil, membicarakan kesehatan mental menjadi tabu. Banyak contoh tragedi yang menimpa pemain sepak bola terkait erat dengan kesehatan mental. Sebut saja dengan tragedi kematian Robert Enke atau Gary Speed. Keduanya mengakhiri hidup mereka karena menderita depresi.

Baca Juga:

Mengenang Tragedi Robert Enke dan Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

Terpaut Dua Poin dari Zona Degradasi, Man United Dihantui Masa Lalu Kelam di Tahun 1974

Saat ini semakin banyak pemain membuka diri tentang perlunya perubahan budaya. Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, striker Burton Albion, Marvin Sordell menjelaskan masalah yang dihadapi pemain.

Pemain berusia 27 tahun itu mengakui para pemain sejatinya membutuhkan bantuan dalam hal kesehatan mental. Sordell juga meminta klub untuk mempekerjakan konselor untuk mengelola keadaan emosi pemain.

Hal senada disampaikan pemain Tottenham Hotspur Danny Rose. Bek timnas Inggris itu merupakan salah satu pemain pertama yang secara terbuka mengangkat masalah mental yang dialaminya. Rose mengakui bahwa dirinya didiagnosis menderita depresi.

Mulai bermunculannya pemain papan atas yang mau secara terbuka membirakan masalah kesehatan mental ini disambut baik oleh Tim Stoodley, pendiri Mind Kicks, sebuah organisasi yang menggunakan profil figur publik berbicara tentang kesehatan mental mereka secara bebas dan nyaman. Selama ini para pemain dengan lancar bisa bicara soal cedera yang dideritanya, namun tidak untuk yang terkait kesehatan mental.

Stoodley menilai tren ini sangat positif, terutama untuk mengubah cara pandang fans sepak bola terhadap kesehatan mental.

"Pada akhirnya kami mencoba menggunakan status ketenaran pesepak bola dan klub untuk mencoba membuat penggemar menyadari bahwa orang-orang yang mereka idolakan adalah manusia biasa. Mereka juga bisa alami gangguan kesehatan mental," ujar Stoodley dikutip Joe.co.uk.

"Jika seorang pemain patah kakinya, semua orang akan tahu apa yang harus dikatakan dan apa yang bisa mereka lakukan untuk membantu, tetapi jika kesehatan mental, mereka tidak tahu harus berkata apa. Itulah yang ingin kita usahakan untuk berubah."

Jumlah Pemain yang Cari Bantuan Meningkat

Setahun lalu, English Football League (EFL) mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan dua tahun badan sosial yang bergerak di kesehatan mental. Tidak hanya itu Asosiasi Pesepak bola Profesional (PFA) juga membuat langkah dengan menyiapkan saluran bantuan 24 jam untuk para pemain yang membutuhkan bantuan.

Pada Mei 2019, BBC melansir bahwa PFA melaporkan jumlah pemain yang mencari bantuan untuk masalah kesehatan mental mencapai titik tertinggi. Direktur bidang kesejahteraan pemain PFA, Michael Bennett mengungkap jumlah yang diterima bisa mencapai tiga kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Dalam laporan PFA, pada Januari 2019 tercatat 355 pemain profesional yang mengikuti terapi. Bandingkan dengan 438 yang tercatat sepanjang tahun 2018.

Masa-masa pramusim disebutkan menjadi periode saat para pemain mulai merasakan tekanan yang berpotensi menjadi depresi. Saat itulah para pemain mulai memikirkan kontrak, masa depannya, dan hal lain yang menguras emosi, terutama bagi pemain muda.

Olu Maintain (bbc)

"Saya menjadi gila. Karena semula saya berpikir sudah berhasil. Saya berlatih bersama tim utama meski tidak pernah bermain di level muda. Saya menghabiskan hidup di satu tempat. Bagaimana bisa berharap saya siap secara mental," ujar Olu Maintain.

Maintain adalah seorang penyanyi dan penulis lagu yang dulu memiliki impian menjadi bintang Premier League. Setelah sepuluh tahun hanya mengenal sepak bola, Maintain dilepas oleh klubnya saat usia 18 tahun.

"Saya habiskan hidup di sepak bola. Saya tidak bisa menerima kenyataan ini. Di situlah hidup saya mulai tidak terkendali. Depresi, gangguan mental yang saya alami berawal dari itu," papar Maintain.

Dunia sepak bola sejatinya dalah bagian dari kehidupan. Para pemain juga tidak kebal dari masalah kesehatan mental. Dengan kondisi dimana kesehatan mental tidak lagi tabu diharapkan tidak ada lagi pemain yang berakhir tragis macam Gary Speed atau Robert Enke yang memutuskan mengakhiri hidupnya sendiri karena menderita depresi.

Premier League Lampu Kuning Oktober

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Xabi Alonso Ingin Bangun Mentalitas Juara di Chelsea
Pelatih Chelsea Xabi Alonso mengungkapkan alasan menerima tawaran untuk menangani The Blues.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Xabi Alonso Ingin Bangun Mentalitas Juara di Chelsea
Prediksi
Prediksi dan Statistik Chelsea vs AC Milan: Bentrok Dua Raksasa Eropa di Jakarta
Prediksi Chelsea vs AC Milan di Stadion Utama GBK Jakarta, Sabtu 8 Agustus 2026. Simak statistik, head to head, susunan pemain, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Prediksi dan Statistik Chelsea vs AC Milan: Bentrok Dua Raksasa Eropa di Jakarta
Spanyol
Kejutan, Liverpool Rekrut Ronald Araujo dari Barcelona
Liverpool dikabarkan mencapai kesepakatan meminjam Ronald Araujo dari Barcelona. Simak detail transfer, opsi pembelian, dan dampaknya bagi The Reds.
Johan Kristiandi - Sabtu, 08 Agustus 2026
Kejutan, Liverpool Rekrut Ronald Araujo dari Barcelona
Inggris
Juara Piala Dunia dengan Spanyol, Victor Munoz Kian Termotivasi Bermain untuk Liverpool
Victor Munoz mengaku semakin termotivasi membela Liverpool setelah membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 dan siap menjalani debut pramusim.
Arief Hadi - Jumat, 07 Agustus 2026
Juara Piala Dunia dengan Spanyol, Victor Munoz Kian Termotivasi Bermain untuk Liverpool
Inggris
Chelsea Selangkah Lagi Gaet Pengganti Marc Cucurella
Chelsea dikabarkan tinggal selangkah lagi meresmikan kedatangan Pep Chavarria dari Rayo Vallecano.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Chelsea Selangkah Lagi Gaet Pengganti Marc Cucurella
Inggris
Bek Baru Chelsea Tak Sabar Mentas di Premier League
Rekrutan anyar Chelsea, Marco Palestra, antusias menyambut Premier League usai merasakan intensitas latihan bersama Xabi Alonso.
Arief Hadi - Kamis, 06 Agustus 2026
Bek Baru Chelsea Tak Sabar Mentas di Premier League
Sosok
Profil Matthias Jaissle, Pelatih Baru Newcastle United Didikan 'Profesor' Ralf Rangnick
Pelatih asal Jerman berusia 38 tahun itu datang dengan reputasi sebagai salah satu juru taktik muda terbaik di Eropa.
Yusuf Abdillah - Kamis, 06 Agustus 2026
Profil Matthias Jaissle, Pelatih Baru Newcastle United Didikan 'Profesor' Ralf Rangnick
Inggris
Matthias Jaissle Resmi Jadi Pelatih Newcastle United, Sudah Tidak Sabar Jalani Petualangan Baru
Newcastle United resmi menunjuk Matthias Jaissle sebagai pelatih baru untuk menggantikan Eddie Howe.
Yusuf Abdillah - Kamis, 06 Agustus 2026
Matthias Jaissle Resmi Jadi Pelatih Newcastle United, Sudah Tidak Sabar Jalani Petualangan Baru
Inggris
Arsenal Petik Pelajaran Berharga usai Ditumbangkan Real Betis
Pelatih Arsenal Mikel Arteta memilih melihat sisi positif di balik kekalahan 1-3 dari Real Betis pada laga uji coba pramusim
Yusuf Abdillah - Kamis, 06 Agustus 2026
Arsenal Petik Pelajaran Berharga usai Ditumbangkan Real Betis
Inggris
Cara Menonton dan Link Streaming Arsenal vs Real Betis, Live Kamis (6/8) Pukul 01.30 WIB
Simak cara menonton dan link live streaming Arsenal vs Real Betis pada laga pramusim di Aviva Stadium, Dublin, Irlandia, Kamis 6 Agustus 2026 pukul 01.30 WIB. Cek jadwal, prediksi susunan pemain, dan akses siaran di Vidio.
Johan Kristiandi - Rabu, 05 Agustus 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Arsenal vs Real Betis, Live Kamis (6/8) Pukul 01.30 WIB
Bagikan