Nostalgia - Ketika Kepindahan Ruud Gullit ke Chelsea Picu Perubahan di Sepak Bola Inggris

Chelsea mendatangkan bintang Belanda Ruud Gullit dari Sampdoria. Momen tersebut menjadi titik penting dalam sepak bola Inggris
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2020
Nostalgia - Ketika Kepindahan Ruud Gullit ke Chelsea Picu Perubahan di Sepak Bola Inggris
Ruud Gullit (premierleague)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Ada beberapa hari dalam sejarah sepak bola Inggris yang bisa dikatakan sebagai titik balik. Salah satunya 31 Mei 1995.

Pada 25 tahun yang lalu, Chelsea mendatangkan bintang Belanda Ruud Gullit dari Sampdoria. Momen tersebut menjadi salah satu titik penting dalam sepak bola Inggris.

Premier League yang kala itu baru berumur tiga tahun memang sudah merasakan taburan talenta luar negeri. Sudah ada Eric Cantona yang membuat dampak mengejutkan di Leeds United dan Manchester United. Ada juga Jurgen Klinsmann yang mampir selama semusim di Tottenham.

Baca Juga:

Beda Nasib 4 Gelandang yang Pernah Dilatih Pep Guardiola dan Jose Mourinho

3 Kakak Beradik Pemain Sepak Bola Paling Mahal

Namun kedatangan superstar Gullit di Stamford Bridge membuka pergulatan di pasar transfer pemain. Kedatangan Gullit memicu klub lain sibuk di bursa transfer.

Kedatangan Gullit disebut membuka pintu pemain kelas dunia lain ke Premier League. Hingga hari ini, sejumlah pemain yang direkrut setelah kedatangan Gullit, banyak yang diimpor dari luar negeri. Dengan kata lain, banjirnya bintang dunia di Premier League dimulai sejak Gullit.

Gullit mungkin tidak berada di puncak kariernya pada saat tiba di London dengan status bebas transfer. Tetapi tetap saja tidak ada yang menyangkal kualitas pemain berusia 32 tahun itu.

Publik Inggris sudah mengkuti perjalanan Gullit setiap pekannya lewat acara Football Italia di Channel Four. Publik tahu kualitas dan kebintangan seorang Gullit. Karena itulah, manajer Chelsea Glenn Hoddle rela bolak-balik ke Italia untuk bertemu Gullit sebelum akhirnya mendapatkan kesepakatan.

Bintang Belanda itu pun mendarat di London dan dimainkan sebagai sweeper dan mengubah gaya The Blues dari belakang.

"Saya sangat bugar dan dengan bermain sebagai sweeper saya dapat mengontrol kecepatan permainan," kata Gullit. "Jika memiliki bola, Anda tidak harus berlari mengejarnya."

Eksperimen sebagai penyapu segera ditinggalkan, namun Gullit ganti peran di lini tengah yang tentu saja lebih cocok. Hingga akhirnya Gullit menggantikan Hoddle sebagai manajer Chelsea pada 1996, awal dari sepak bola seksi.

Pada 25 tahun silam, melihat Chelsea mendatangkan Gullit, klub-klub lain menjadi percaya diri mendatangkan pemain hebat dari luar negeri.

Tetangga Chelsea, Arsenal mendatangkan Dennis Bergkamp. Penyerang Belanda itu datang nilai rekor Inggris saat itu sebesar 7,5 juta poundsterling. Sempat muncul keraguan apakah Bergkamp mampu beradaptasi dengan permainan The Gunners. Terlebih Bergkamp datang setelah alami masa sulit di Inter Milan.

Namun sejarah berkata lain, Bergkamp mencetak 120 gol dalam 423 pertandingan untuk The Gunners. Dia memenangkan banyak medali dan saat ini patung perunggu Bergkamp berdiri di luar Stadion Emirates.

Selain Bergkamp, pemain lain yang datang setelah dipicu kedatangan Gullit adalah David Ginola. Kedatangan Ginola seharga 2,5 juta poundsterling dari Paris Saint-Germain terbukti sebagai masterstroke bagi Newcastle.

Ginola menjadi favorit penggemar. Gerakan tipu daya, kecepatan dan kepribadiannya sudah memberi Premier League warna tersendiri.

Kedatangan Gullit 25 tahun silam juga membuat Middlesbrough memutuskan merekrut bintang Brasil Juninho dari Sao Paolo dengan bayaran 4,75 juta poundsterling. Boro kemudian mendatangkan Fabrizio Ravanelli di akhir musim berikutnya.

Juninho juga menghadirkan sesuatu yang baru di Premier League. Pemain mungil Brasil itu adalah penyerang yang ajaib. Dia dengan mudah meliuk-liuk melewati tekelan pemain lawan. Bek-bek Inggris seakan tidak bisa menangani kemampuan menggiring bolanya. Di Teesside, mereka memuja Juninho yang kemudian membantu Boro untuk mencapai final Piala FA dan Piala Liga.

Nostalgia Premier League

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Arsenal Masih Berburu Pemain Baru, Mikel Arteta Butuh Tambahan Winger
Mikel Arteta mengisyaratkan Arsenal masih akan aktif di bursa transfer musim panas 2026 setelah gagal mendapatkan Vinicius Junior.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Arsenal Masih Berburu Pemain Baru, Mikel Arteta Butuh Tambahan Winger
Inggris
Manchester United Terus Berburu Talenta Muda, Giliran Gelandang Leicester Jadi Incaran
Manchester United bergerak untuk merekrut gelandang muda Leicester City, Louis Page.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Manchester United Terus Berburu Talenta Muda, Giliran Gelandang Leicester Jadi Incaran
Inggris
Bruno Guimaraes Bakal Hadirkan Warna Baru dalam Permainan Arsenal
Mikel Arteta melihat Bruno Guimaraes sebagai sosok yang bisa memberikan energi baru di lini tengah Arsenal.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Bruno Guimaraes Bakal Hadirkan Warna Baru dalam Permainan Arsenal
Inggris
Curtis Jones Tak Masuk Skuad Liverpool, Kode Hengkang ke Inter Milan?
Curtis Jones tidak masuk skuad Liverpool saat menghadapi Monaco dalam laga uji coba pramusim di Anfield.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Curtis Jones Tak Masuk Skuad Liverpool, Kode Hengkang ke Inter Milan?
Inggris
Enzo Maresca Tak Bisa Jamin Masa Depan Omar Marmoush di Manchester City
Pelatih Manchester City, Enzo Maresca, membuka kemungkinan Omar Marmoush meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Enzo Maresca Tak Bisa Jamin Masa Depan Omar Marmoush di Manchester City
Inggris
Arsenal Belum Efisien, Mikel Arteta Minta Fans Tidak Panik
Menurut Mikel Arteta, Arsenal belum menunjukkan efisiensi dan ketajaman yang biasanya menjadi kekuatan mereka.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Arsenal Belum Efisien, Mikel Arteta Minta Fans Tidak Panik
Inggris
Fakta Mengejutkan Terungkap: Bukan David Moyes, Jose Mourinho Seharusnya Jadi Pengganti Sir Alex Ferguson di MU
Manchester United ternyata nyaris menunjuk Jose Mourinho sebagai penerus Sir Alex Ferguson pada 2013.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
Fakta Mengejutkan Terungkap: Bukan David Moyes, Jose Mourinho Seharusnya Jadi Pengganti Sir Alex Ferguson di MU
Inggris
Mikel Arteta Berambisi Membangun Dinasti Arsenal
Mikel Arteta berambisi membawa Arsenal membangun dinasti setelah menjuarai Premier League 2025/2026. The Gunners juga membidik gelar Liga Champions.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Agustus 2026
Mikel Arteta Berambisi Membangun Dinasti Arsenal
Inggris
Deretan Kontroversi Johor Darul Ta'zim vs Chelsea: JDT Main Kasar hingga Menolak Penalti
Laga JDT vs Chelsea berakhir 3-3 dan diwarnai sejumlah kontroversi. Pelanggaran keras hingga batalnya adu penalti memicu sorotan dan cibiran warganet.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Agustus 2026
Deretan Kontroversi Johor Darul Ta'zim vs Chelsea: JDT Main Kasar hingga Menolak Penalti
Inggris
Dapat Nomor Punggung Baru, Sinyal Marcus Rashford Bertahan di Manchester United Semakin Kuat
Marcus Rashford mendapat nomor punggung 14 di Manchester United. Situasi ini memperkuat peluang sang penyerang bertahan di Old Trafford pada musim 2026/2027.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Agustus 2026
Dapat Nomor Punggung Baru, Sinyal Marcus Rashford Bertahan di Manchester United Semakin Kuat
Bagikan