Ketika 21 Gol Andy Johnson Tak Bisa Menyelamatkan Crystal Palace dari Jurang Degradasi
BolaSkor.com - Crystal Palace menjadi satu di antara tiga tim yang terdegradasi pada Premier League 2004-2005. Padahal, pada musim tersebut, The Eagles punya penyerang tajam yakni Andy Johnson.
Crystal Palace merupakan satu di antara tim terlemah di Premier League 2004-2005. Materi pemain didominasi pemain-pemain kelas dua dan beberapa bakat muda.
Pada perjalanannya, Palace hanya meraih tujuh kemenangan dalam satu musim. Sedangkan, laga lainnya berakhir dengan 12 imbang dan 19 kekalahan.
Baca juga:
Mengenang Michel Hidalgo, Menyatukan Estetika Permainan dengan Kemenangan
Cerita Gol Legendaris Terry McDermott yang Mengawali Kebencian Sir Alex Ferguson kepada Liverpool
Hasil tersebut menempatkan Palace pada peringkat ke-18 klasemen akhir Premier League 2004-2005. The Eagles hanya terpaut satu poin dari West Bromwich Albion yang menempati posisi ke-17 atau batas aman dari zona merah.
Crystal Palace sempat kalah lima kali berturut-turut pada awal musim. Sedangkan, hasil minor terbesar terukir ketika menghadapi tim yang akhirnya keluar sebagai kampiun, Arsenal. Skuat asuhan Iain Dowie itu keok dengan skor 5-1.
Dari musim yang buruk tersebut, terselip satu cerita manis. Sang penyerang, Andy Johnson, menjadi satu di antara pemain tertajam di Premier League.
Opta Joe melaporkan, 21 gol yang ia kreasikan pada musim tersebut, menjadikan Andy Johnson sebagai pemain dengan catatan gol terbanyak di klub yang terdegradasi sepanjang sejarah Premier League.
Lebih detail, 11 dari 21 gol yang diciptakan beralas dari titik putih. Jumlah tersebut juga merupakan satu di antara yang terbanyak untuk urusan gol penalti dalam satu musim.
Pada akhir kompetisi, Andy Johnson menempati posisi kedua dalam daftar top skorer. Ia terpaut empat gol dari pencetak gol terbanyak saat itu, Thierry Henry.
Meski Crystal Palace turun kasta, Andy Johnson tetap setia. Ia baru meninggalkan Palace pada musim 2006-2007 menuju Everton.
Setelah itu, Andy Johnson menjajal sejumlah klub Inggris seperti Fulham dan Queens Park Rangers. Akhirnya, Johnson kembali ke Crystal Palace dan gantung sepatu pada awal Juli 2015.
Johan Kristiandi
18.334
Berita Terkait
Arsenal vs Manchester City di Final Piala Liga Inggris, Berikut Jadwal dan Statistiknya
Calon Lawan Inter Milan pada Semifinal Coppa Italia
Mauro Zijlstra Tunggu Tawaran Tim Eropa Sebelum Gabung Persija
Persija Jakarta Harus Lepas Satu Pemain Asing untuk Datangkan Eks Rekan Lionel Messi
Persija Jakarta Bakal Datangkan Mantan Rekan Lionel Messi di Inter Miami
Kurniawan Dwi Yulianto Jadi Asisten Nova Arianto di Timnas Indonesia U-17
Tak Hanya Casemiro, Andre Onana Juga Angkat Kaki dari Manchester United
Jadi Pemain Penting, Harry Maguire Berpotensi Teken Kontrak Baru di Manchester United
Jadwal Siaran Langsung Duel Coppa Italia Antara Inter Milan vs Torino, Live di ANTV
3 Pemain Muda Termahal di Bursa Transfer Januari 2026