Nostalgia - Awal Kebencian Sir Alex Ferguson kepada Liverpool
BolaSkor.com - Dalam awal karier kepelatihannya bersama Manchester United Sir Alex Ferguson pernah berkata seperti ini, "Tantangan terbesar saya adalah bukan apa yang terjadi saat ini, tapi tantangan terbesar saya adalah menyingkirkan Liverpool dari tempat mereka dan Anda bisa mencatatnya."
Tidak ada keraguan dalam ucapannya dan ia tidak hanya mengutarakan pepesan kosong belaka, sebab selama 26 tahun melatih Man United (1986-2013) Ferguson memberikan 38 titel untuk klub termasuk 13 titel Premier League.
Man United total memiliki 20 titel liga - terbaik di Inggris - dan terpaut dua lebih banyak dari Liverpool yang terakhir meraih titel pada 1990. Situasinya mulai berubah sejak Ferguson pensiun pada 2013 dan Liverpool meningkat signifikan bersama Jurgen Klopp.
Akan tapi kebencian Sir Alex Ferguson kepada Liverpool yang dituturkan kepada media itu tidak akan lekang oleh waktu.
Baca Juga:
Peter Krawietz, Mata Elang Kepercayaan Jurgen Klopp
Manchester United Diminta Mainkan Bruno Fernandes dan Paul Pogba Bersamaan
Jurgen Klopp Dianggap Lebih Hebat daripada Manajer Legendaris Manchester United
Tidak ada yang tahu pasti kapan Ferguson mulai membenci Liverpool, namun publik memprediksi kebencian itu muncul pada tahun 1980 di Piala Eropa (sekarang bernama Liga Champions) antara Aberdeen kontra Liverpool dalam laga bertajuk "Battle of Britain".
Aberdeen, masih dilatih Ferguson, kalah 0-1 di leg pertama putaran kedua Piala Eropa dengan gol tunggal yang dicetak Terry McDermott - sebelum kalah telak 0-4 di Anfield pada leg kedua. Gol McDermott itu diyakini jadi pemicu kebencian Ferguson.
McDermott baru menyadarinya 37 tahun kemudian (2017) ketika ia bertemu dengan Ferguson pada peresmian nama Sir Kenny Dalglish di Anfield. Ferguson masih mendendam karena gol tersebut.
"Beberapa tahun yang lalu, ketika Kenny Dalglish membuka tribun yang dinamai menurut namanya di Anfield, para tamu pensiun setelah itu ke ruang tunggu para pemain untuk minum teh," tutur McDermott di Mirror.
“Ada banyak mantan pemain di sana, dan di seberang ruangan saya melihat Chris Lawler, yang berada di klub ketika saya direkrut pada tahun 1974. Saya berjalan untuk menyapa, dan orang yang berada di sebelah Chris adalah Sir Alex Ferguson."
"Saya sudah berkali-kali bertemu Fergie, terutama ketika saya menjadi asisten Kevin Keegan di Newcastle, namun hal pertama yang dia katakan kepada saya adalah, "Saya tidak akan pernah memaafkan Anda untuk gol terkutuk itu di Aberdeen!"
“Itu adalah hal terakhir yang saya pikir dia akan katakan kepada saya dan kami tertawa tentang hal itu, tetapi itu menunjukkan betapa lama ingatannya," tutur McDermott.
"Sekarang, ketika saya memikirkan soal Sir Alex mengatakan dia ingin menyingkirkan Liverpool dari posisi mereka, seperti yang dilakukannya di Manchester United, saya - membayangkan jika dia mendapatkan ide itu di malam tersebut. Saya mungkin memulainya!" tambah dia.
Terry McDermott bermain di Liverpool pada medio 1974-1982 dan telah mencetak 80 gol dari 200 laga lebih untuk The Reds. Entah gol itu benar memicu kebencian Ferguson atau tidak, namun rivalitas Liverpool dengan United menjadi salah satu momen klasik yang dinanti pecinta sepak bola Inggris ketika Ferguson melatih United.
Man United menjadi kekuatan yang disegani lawan pada era Premier League yang dimulai sejak 1992, sementara Liverpool mendominasi Inggris dan Eropa pada medio 1980-an.
Arief Hadi
16.183
Berita Terkait
Jelang Lawan Persib, Pemain Baru Persija Antusias Bakal Naik Rantis ke Stadion
Link Streaming Persebaya Surabaya vs Malut United, Sabtu 10 Januari 2025
Ruben Amorim Pergi, Amad Diallo Sedih Kehilangan Sosok Ayah
Kapten Pelita Jaya Jakarta Prediksi Persija Menang Tipis di Bandung
Pep Guardiola Yakin Antoine Semenyo Bisa Cepat Beradaptasi di Manchester City
The Jakmania Datangi Latihan Persija, Rizky Ridho Janji Bawa Kemenangan dari Markas Persib
7 Fakta Menarik Charlton Athletic vs Chelsea: Dominasi Mutlak The Blues
Bruno Tubarao Sebut Rivalitas Persib-Persija Mirip Derby Vasco da Gama dengan Flamengo di Brasil
Kalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Bandung bjb Tandamata Awali Proliga 2026 dengan Meyakinkan
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho