Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kenangan Final Copa del Rey 2012, Barcelona Bermain bak Monster

Pep Guardiola mengenang final Copa del Rey 2012 antara Barcelona kontra Athletic Bilbao.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 15 April 2021
Kenangan Final Copa del Rey 2012, Barcelona Bermain bak Monster
Barcelona juara Copa del Rey 2012 (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Athletic Bilbao memiliki kesempatan kedua untuk kembali mencoba memenangi Copa del Rey setelah kalah atas Real Sociedad. Kans kedua itu untuk coba memenangi final Copa del Rey 2020-2021 kontra Barcelona di Estadio de La Cartuja, Minggu (18/04) pukul 02.30 WIB.

Manajer Manchester City Pep Guardiola tak lagi di Spanyol tapi ia mengenang baik final Copa del Rey 2012, kala final juga mempertemukan antara klub Basque dan Catalunya tersebut. Itu menjadi tahun terakhir Guardiola melatih Barcelona.

25 Mei 2012, final Copa del Rey berlangsung di Vicente Calderon, Madrid antara Bilbao kontra Barcelona. Bilbao dilatih Marcelo Bielsa dan Barcelona sedang dalam era keemasan dengan Pep Guardiola.

Benar saja, Barcelona terlalu dominan dan sudah unggul 3-0 di babak pertama melalui dua gol Pedro dan Lionel Messi. Bilbao bekerja keras meladeni dengan kegigihan bermain, tetapi Barcelona unggul di segala aspek.

Baca Juga:

Juara Copa del Rey, Real Sociedad Akhiri Penantian 34 Tahun

Barcelona Semakin Sibuk di Bursa Transfer

5 Momen Persaingan Sengit antara Dua Kiper di Klub Besar

Barcelona terlalu tangguh untuk Bilbao

Bahkan Guardiola menilai Barca-nya kala itu bisa mencetak lebih banyak gol jika mereka benar menginginkannya. Barcelona dilihatnya sebagai monster kala itu.

"Saya ingat ketika saya pergi ke lapangan, saya melihat ketegangan para pemain Athletic," kenang Guardiola dikutip dari Marca.

"Para pemain Barcelona, di sisi lain, tampaknya memainkan pertandingan persahabatan. Mereka sudah terbiasa, mereka tahu mereka akan menang. Saya akan memberi tahu Anda dengan kepastian total bahwa tidak seperti itu (bermain lebih mudah di babak kedua."

"Tim Marcelo Bielsa dididik dalam ketahanan dan mereka tidak pernah menyerah dan para pemain Barcelona itu akan mencetak lima gol jika mereka bisa dan jika mereka bisa mencetak delapan gol, mereka akan melakukannya."

"Mereka orang-orang yang menyenangkan, tapi di lapangan para pemain itu adalah pembunuh," tutur Guardiola.

Barcelona Era Pep Guardiola

Sampai saat ini Barcelona besutan Guardiola medio 2008-2012 adalah yang terbaik dalam sejarah klub dan Eropa. Tidak hanya meraih sukses dengan titel domestik dan Liga Champions, Barca juga permainan paling menghibur ala tiki taka.

Lionel Messi salah satu yang masih bertahan sampai saat ini selain Sergio Busquets dan Gerard Pique. Selain La Pulga, nama-nama dari skuad legendaris itu ada Andres Iniesta, Xavi Hernandez, dan Pedro Rodriguez.

Breaking News Copa del Rey Final Copa Del Rey Athletic Bilbao Barcelona FC Barcelona

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Bagikan