Kalah 1-9 dari Italia, Pelatih Timnas Armenia Langsung Tawarkan Opsi Pengunduran Diri

Pelatih Timnas Armenia, Abraham Khashmanyan, langsung menawarkan opsi pengunduran diri usai timnya kalah 1-9 dari Italia di Kualifikasi Piala Eropa 2020.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 19 November 2019
Kalah 1-9 dari Italia, Pelatih Timnas Armenia Langsung Tawarkan Opsi Pengunduran Diri
Abraham Khashmanyan (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pelatih timnas Armenia, Abraham Khashmanyan, langsung menawarkan opsi pengunduran diri kepada Federasi Sepak Bola Armenia (FFA), setelah anak-anak asuhnya dilumat timnas Italia dengan skor telak 1-9.

Bermain di Renzo Barbera, Selasa (19/11) dini hari WIB, dalam lanjutan laga Kualifikasi Grup J Piala Eropa 2020, Italia menang dengan skor 9-1 melalui gol yang dicetak Ciro Immobile (8', 33'), Nicolo Zaniolo (9', 64'), dan satu gol dari Nicolo Barella (29'), Alessio Romagnoli (72'), Jorginho (75' penalti), Riccardo Orsolini (77'), dan Federico Chiesa (81'). Satu gol hiburan Armenia dicetak Edgar Babayan (79').

Armenia bukan hanya tidak lolos ke Piala Eropa 2020, mereka juga menjadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak kedua di grup (25 gol). Khashmanyan bertanggung jawab atas hasil tersebut dan dia siap mundur jika FFA ingin memecatnya.

Baca Juga:

Hasil Laga Kualifikasi Piala Eropa 2020: Spanyol Menang Telak, Italia Cetak 9 Gol

Nostalgia - Vittorio Pozzo, Pelatih Terhebat Timnas Italia yang Belajar dari Manchester United

Renaisans Timnas Italia: Aib Piala Dunia 2018, Jaga Kesempurnaan Lolos ke Piala Eropa 2020

Armenia kalah telak 1-9 dari Italia

"Laga malam ini, sayangnya, menggambarkan bagaimana sepak bola Armenia saat ini. Dari momen pertama saya menerima pekerjaan, saya telah berkata situasinya seperti ini. Saya bertanggung jawab, ini seluruhnya salah saya. Kami datang ke sini tanpa banyaknya talenta kami," terang Khashmanyan di Football-Italia.

"Jika federasi berpikir ini salah saya, maka saya bisa mengundurkan diri besok. Jika tidak, jika federasi memutuskan bahwa saya seharusnya meneruskan pekerjaan saya, maka saya harus menyelesaikan sepenuhnya pekerjaan membangun tim ini, karena dari sudut pandang saya tidak ada yang bekerja semestinya."

"Sayangnya, kami tak melakukan apapun hari ini. Tidak banyak yang dapat dikatakan setelah kekalahan seperti ini. Saya hanya berbicara kenyataan," tuturnya.

Khashmanyan, 52 tahun, merupakan pelatih ketiga yang membesut Armenia pada Kualifikasi Piala Eropa 2020. Dia baru ditunjuk beberapa waktu lalu dan membuat debutnya kala kalah 0-1 dari Yunani. Sementara dari grup J, Italia dan Finlandia lolos ke Piala Eropa 2020.

Breaking News Timnnas Italia Timnas Armenia Piala Eropa 2020 Kualifikasi Piala Eropa 2020
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.275

Berita Terkait

Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Susah Bikin Gol, Spanyol Ditahan Cape Verde 0-0
Spanyol secara mengejutkan ditahan imbang tanpa gol oleh tim debutan, Cape Verde, pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 16 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Susah Bikin Gol, Spanyol Ditahan Cape Verde 0-0
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Dibantai Swedia, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi
Tunisia memecat pelatih Sabri Lamouchi setelah kekalahan telak 1-5 dari Swedia dalam pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Dibantai Swedia, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi
Timnas
DPR RI Setujui Rekomendasi Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Erick Thohir Beri Apresiasi
Keputusan ini diambil setelah Komisi X DPR RI mengadakan Rapat Kerja bersama Menpora.
Tengku Sufiyanto - Senin, 15 Juni 2026
DPR RI Setujui Rekomendasi Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Erick Thohir Beri Apresiasi
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jude Bellingham Bisa Menjadi 'Faktor X' Inggris
Jordan Henderson menilai Jude Bellingham memiliki kemampuan untuk memberikan perbedaan besar di momen-momen penting.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Jude Bellingham Bisa Menjadi 'Faktor X' Inggris
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Iran Akan Bermain dengan Penuh Senyum
Timnas Iran ngin menunjukkan bahwa sepak bola mampu menyatukan dunia dan menyatukan manusia.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Iran Akan Bermain dengan Penuh Senyum
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Punya Rapor Buruk, Spanyol Tetap Favorit Juara
Meski sedang berada dalam tren positif, perjalanan timnas Spanyol di Piala Dunia dalam beberapa edisi terakhir tidak selalu berjalan mulus.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Punya Rapor Buruk, Spanyol Tetap Favorit Juara
Sosok
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Alih-alih berlari merayakan gol dengan penuh euforia seperti kebanyakan pemain muda, Ayari justru mengangkat kedua tangannya ke atas lalu melakukan sujud syukur.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Piala Dunia
3 Rekor Unik di Balik Pesta Gol Jerman ke Gawang Curacao
Timnas Jerman mencatatkan kemenangan telak 7-1 atas Curacao pada laga pembuka Grup E Piala Dunia 2026 di Houston Stadium
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
3 Rekor Unik di Balik Pesta Gol Jerman ke Gawang Curacao
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Perubahan Taktik Jepang Kejutkan Belanda
Menurut Ronald Koeman, Belanda seharusnya bisa meraih kemenangan atas Jepang karena mereka lebih menguasai permainan.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Perubahan Taktik Jepang Kejutkan Belanda
Prediksi
Prediksi dan Statistik Iran vs Selandia Baru: Penuh Ambisi di Tengah Gejolak
Prediksi skor, statistik, kabar tim, dan susunan pemain Iran vs Selandia Baru pada laga Grup G Piala Dunia 2026 di Los Angeles.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Iran vs Selandia Baru: Penuh Ambisi di Tengah Gejolak
Bagikan