Julian Nagelsmann, Jurgen Klopp, dan Gegenpress Sepak Bola Jerman

Empat semifinalis Liga Champions 2019-2020, tiga pelatih dari Jerman, adalah Hans-Dieter Flick, Julian Nagelsmann, dan Thomas Tuchel
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 16 Februari 2021
Julian Nagelsmann, Jurgen Klopp, dan Gegenpress Sepak Bola Jerman
Jurgen Klopp dan Julian Nagelsmann (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tahun 2020 diwarnai dengan pandemi virus corona yang menyerang dunia. Akan tapi di balik itu semua tahun genap itu juga menjadi tahun kebanggaan sepak bola Jerman di Eropa. Siegreicher deutscher fussball.

Empat semifinalis Liga Champions 2019-2020, tiga pelatih dari Jerman, dan dua klub dari Jerman. Tiga pelatih itu adalah Hans-Dieter Flick, Julian Nagelsmann, dan Thomas Tuchel. Sementara dua klub RB Leipzig dan Bayern Munchen.

Bayern menjuarai Liga Champions dan melengkapi tahun dengan treble winners, sementara Leipzig mengejutkan Eropa dengan mencapai empat besar dan musim ini melaju ke-16 besar, menyingkirkan Manchester United di fase grup.

Undian 16 besar mempertemukan Leipzig melawan juara Liga Champions di dua musim sebelumnya Liverpool. Dua figur menjadi sorotan. Julian Nagelsmann bertemu pendahulunya Jurgen Klopp dan keduanya kerap dibandingkan.

Baca Juga:

Tiga Pelatih dari Jerman di Semifinal Liga Champions: Hennes-Weisweller dan Jalan Karier yang Sama

5 Pemain dalam Skuad Liverpool yang Pernah Berkarier di Jerman

3 Alasan Liverpool Akan Bangkit saat Melawan RB Leipzig

Klopp memulai karier terlebih dahulu dengan melatih Mainz, Borussia Dortmund, dan Liverpool setelah sebelumnya menjadi bek dengan Mainz. Sedangkan Julian Nagelsmann baru mulai melatih sejak 2011 dengan tim muda ke senior Hoffenheim dan kini dengan Leipzig, sebelumnya ia juga jadi bek.

Keduanya saling respek satu sama lain dan pernah bertemu di kompetisi Eropa, ketika Hoffenheim-nya Nagelsmann disingkirkan Liverpool di fase play-off Liga Champions.

Julian Nagelsmann dengan Jurgen Klopp

"Saya suka dia tetap setia pada prinsipnya. Timnya memainkan sepak bola yang mirip dengan tim Dortmund-nya dan dia tidak melupakan caranya melakukan sesuatu. Dia berdiri untuk sesuatu," ucap Nagelsmann mengenai Klopp.

"Selain itu, saya sangat menilai dia karena dia orang yang sepenuhnya normal dan pelatih yang sangat sukses. Dia tidak menyendiri atau apapun dan dia memiliki tawa dan lelucon. Saya suka saat orang tetap normal seperti itu."

Begitu juga Klopp kepada Nagelsmann. Menurutnya Nagelsmann adalah talenta besar dengan prospek cerah dan bisa jadi contoh bagi pelatih-pelatih muda Jerman lainnya.

"Bakat pelatih yang besar, besar, dan besar. Timnya memainkan sepak bola yang menarik dan bagus. Dia bukan satu-satunya, tetapi dia adalah contoh yang baik dari banyak manajer muda yang sangat bagus di Jerman. Saat ini adalah waktu yang menarik di pasar manajer di Jerman," imbuh Klopp.

Flick, Tuchel, Klopp (yang musim lalu mengakhiri penantian titel liga Liverpool selama 30 tahun), dan Nagelsmann punya metode melatihnya masing-masing dengan filosofi yang berbeda. Tapi ada satu kesamaan yang samar terlihat: gegenpress sepak bola Jerman.

Gegenpress

Gegenpress adalah sistem counter-pressing atau momen serangan balik cepat setelah merebut bola dari penguasaan lawan, hasil dari tekanan (pressing) tinggi kepada lawan dalam mode bertahan. Klopp terkenal dengan gayanya itu dari Dortmund hingga kini di Liverpool.

Gaya main timnya kerap disebut heavy metal, genre musik dengan ketukan nada cepat, musik keras, dan cepat. Permainan itu menginspirasi banyak pelatih khususnya di Jerman seperti yang pernah diterapkan eks pelatih Bayer Leverkusen, Roger Schmidt.

Roger Schmidt

Schmidt bahkan dengan sengaja membiarkan lawan menguasai bola agar timnya bisa memainkan gegenpress.

Pada teorinya apabila tim yang menerapkan gegenpress bisa merebut bola dari lawan, khususnya di tengah atau sepertiga pertahanan mereka, maka kala mereka melakukan serangan balik posisi sudah berada dekat kotak penalti lawan. Itulah esensi gegenpress.

Klopp mempopulerkannya namun generasi baru sepak bola Jerman juga memiliki ilmu pengetahuan dari sekolah Jerman mengenai gegenpress. Nagelsmann memimpin generasi dan terinspirasi dari Ralf Rangnick.

Sebagai pelatih Rangnick tidak terlalu mencolok tapi metode kepelatihan, caranya melihat bakat muda, menjadikannya inspirasi hingga kini jadi Direktur Red Bull. Rangnick sudah terlebih dahulu menemukan gegenpress.

Pada 1983 di awal karier kepelatihan Rangnick di tim divisi enam sepak bola Jerman, Viktoria Backnang, Rangnick menerapkan pressing di laga uji coba kontra Dynamo Kyiv arahan Valeriy Lobanovskyi.

Rangnick terus menerapkan pressing itu dan mengembangkannya di tiap tim yang dilatihnya hingga sekolah sepak bola pressing terlahir di Jerman. Volker Finke dan Wolfgang Frank dua contoh dari murid sekolah tersebut.

Ralf Rangnick dengan Jurgen Klopp

Tidak mudah bagi Rangnick mengenalkan metode itu dengan dasar zonal marking (penjagaan zona) dan pressing. Dia tertawakan kala menjelaskannya di televisi. Akan tapi Klopp yang dilatih Frank di Mainz memahami betul pressing ala Rangnick itu dan mulai mengembangkannya kala melatih.

Dikenalkan oleh Rangnick dan dipopulerkan oleh Klopp, serta adanya akademi Hennes-Weisweiler dengan kurikulum fussball Lehrer menguatkan sepak bola pressing di Jerman. Nagelsmann adalah produk sekolan dan akademi itu.

Julian Nagelsmann vs Jurgen Klopp

Julian Nagelsmann vs Jurgen Klopp

Usia keduanya terpaut 20 tahun. Julian Nagelsmann baru memulai karier kepelatihannya di usia yang masih sangat muda (33 tahun), Klopp sudah membuktikan kesuksesannya dengan Dortmund dan Liverpool.

Klopp juga pernah menyingkirkan Nagelsmann kala melatih Hoffenheim di Liga Champions. Filosofi sepak bola keduanya berdasarkan gegenpress, tapi Nagelsmann memiliki perbedaan dalam pendekatannya.

Nagelsmann pelatih esentrik yang modern dengan gaya kepelatihannya. Cukup banyak variasi taktik yang diterapkannya di tim-tim asuhannya menyesuaikan kondisi dan kemampuan individu dalam skuadnya.

Nagelsmann tak bergantung pada satu individu dengan kualitas di atas rata-rata. Tak ayal nama-nama seperti Emil Forsberg, Timo Werner, Naby Keita, Yussuf Poulsel, Marcel Sabitzer, dan Dayot Upamecano dikembangkan olehnya di Leipzig.

Dengan talenta yang dimilikinya, Nagelsmann adalah 'ancaman' untuk Jurgen Klopp. Tidak ada yang tahu masa depan. Nagelsmann bisa jadi pengganti Klopp di Liverpool kelak atau semakin memanaskan 'kursi' Klopp di klub Merseyside.

Sebagaimana yang dituturkan Jonathan Wilson, penulis Guardian, mengutip ucapan Brian Clough (eks pelatih legendaris Inggris) bahwa sepak bola bukanlah dunia yang bisa membuat Anda menikmati kesuksesan.

Selalu ada laga lainnya, musim lainnya, dan ancaman baru. Liverpool berjaya dalam dua musim terakhir menjuarai Liga Champions dan Premier League, tapi performa mereka belakangan ini tengah menurun drastis dengan berbagai alasan di baliknya.

Laga melawan Leipzig di 16 besar Liga Champions bisa jadi dua hal untuk Liverpool: titik balik kebangkitan atau semakin parah mencapai titik nadir. Jurgen Klopp akan beradu taktik dengan sosok muda yang bisa menggantikannya kelak, Julian Nagelsmann.

Breaking News Julian Nagelsmann Jurgen Klopp RB Leipzig Liverpool Liga Champions Jerman

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Link Streaming Ipswich Town vs Arsenal, Live Sebentar Lagi!
Link streaming Ipswich vs Arsenal di Carabao Cup 2026/2027 malam ini. Simak jadwal, cara nonton live streaming, dan head to head kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
Link Streaming Ipswich Town vs Arsenal, Live Sebentar Lagi!
Jadwal
Link Live Streaming Laga Besar Liverpool vs Tottenham, Main Sebentar lagi
Liverpool vs Tottenham di Carabao Cup segera dimulai. Simak jadwal, prediksi susunan pemain, H2H, dan link live streaming pukul 02.00 WIB.
Arief Hadi - Rabu, 16 September 2026
Link Live Streaming Laga Besar Liverpool vs Tottenham, Main Sebentar lagi
Spanyol
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
UEFA resmi menunjuk Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2029. Partai puncak kembali digelar di Barcelona setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
Liga Indonesia
Marc Klok Tegaskan Persib adalah Wakil Indonesia di Kompetisi Asia
Marc Klok menegaskan Persib bukan hanya membawa nama klub, tetapi juga Indonesia saat menghadapi FC Seoul di ACL Two 2026/2027.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
Marc Klok Tegaskan Persib adalah Wakil Indonesia di Kompetisi Asia
Liga Indonesia
Membandingkan Tiga Pemain Termahal Persib dan FC Seoul: Maung Bandung Kalah Mewah?
Membandingkan 3 pemain termahal Persib dan FC Seoul jelang ACL Two 2026/2027. Cek nilai pasar Thom Haye, Yazan Al-Arab, hingga Mariano Peralta.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
Membandingkan Tiga Pemain Termahal Persib dan FC Seoul: Maung Bandung Kalah Mewah?
Liga Champions
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
UEFA resmi menunjuk Allianz Arena dan Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2028 dan 2029. Camp Nou kembali setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Spanyol
5 Statistik dan Prediksi Superkomputer Elche vs Real Madrid: Los Blancos Sulit Dibendung
Prediksi Elche vs Real Madrid di LaLiga 2026/2027. Simak statistik, head to head, dan prediksi superkomputer Opta sebelum laga.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Statistik dan Prediksi Superkomputer Elche vs Real Madrid: Los Blancos Sulit Dibendung
Ragam
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
AS Roma memuncaki klasemen Serie A 2026/2027 dengan rekor sempurna. Simak 5 alasan Giallorossi melaju kencang bersama Gasperini dan Donyell Malen.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Jadwal
Cara Menonton Ipswich Town vs Arsenal: Disiarkan TV dan Ada Link Streaming Gratis?
Cara menonton Ipswich Town vs Arsenal di Carabao Cup 2026/2027. Cek jadwal, jam tayang, siaran TV, dan link streaming Ipswich vs Arsenal di sini.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
Cara Menonton Ipswich Town vs Arsenal: Disiarkan TV dan Ada Link Streaming Gratis?
Timnas
Dewa United Banten FC Dukung Penuh Proses Naturalisasi Taisei Marukawa
Dewa United Banten FC dukung penuh proses naturalisasi Taisei Marukawa. Pengalaman dan kecepatannya dinilai siap bantu Timnas Indonesia.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 15 September 2026
Dewa United Banten FC Dukung Penuh Proses Naturalisasi Taisei Marukawa
Bagikan