Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

3 Alasan Liverpool Akan Bangkit saat Melawan RB Leipzig

Laga Liga Champions melawan RB Leipzig bisa jadi momen kebangkitan Liverpool.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 15 Februari 2021
3 Alasan Liverpool Akan Bangkit saat Melawan RB Leipzig
Sesi latihan Liverpool (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Juara bertahan Premier League Liverpool bak tim pesakitan saat ini. Pada ajang Premier League mereka tertinggal 12 poin dari pemuncak klasemen Manchester City, menelan tiga kekalahan beruntun baru ini.

Kekalahan terbaru diderita ketika kalah 1-3 dari Leicester City di King Power Stadium. Itu jadi kekalahan ketiga beruntun The Reds di Premier League dan sebelumnya kalah 1-4 dari Manchester City.

Bak singa terluka Liverpool akan menyambangi Puskas Arena, tempat pertandingan melawan Leipzig, tim yang musim lalu mencapai semifinal Liga Champions dan menyingkirkan Manchester United dari fase grup musim ini.

Baca Juga:

10 Fakta Menarik dari Undian 16 Besar Liga Champions 2020-2021

Leicester 3-1 Liverpool: Delapan Menit yang Menghancurkan The Reds

Pandemi, Anomali Laga Kandang, dan Pemain ke-12

"(Hasil undian) cukup sulit. Leipzig bermain di semifinal tahun lalu dan tahun ini terlihat bagus lagi. Dalam grup yang sangat sulit dan rumit, mereka lolos dan itu menjelaskan segalanya tentang mereka, luar biasa," tutur Jurgen Klopp soal hasil undian kontra Leipzig.

Laga melawan Leipzig itu jadi momen tepat untuk Liverpool coba mendapatkan kembali kepercayaan diri, mendapatkan momentum untuk membangkitkan musim ini. Berikut sejumlah alasan Liverpool punya potensi menang atau bangkit di laga nanti:

1. Target untuk Dikejar

Jurgen Klopp

Nasib masa depan Jurgen Klopp masih aman di Liverpool dan tidak ada rumor pemecatan, meski saat ini Liverpool performanya tengah menurun. Klopp adalah manajer yang mengakhiri titel liga selama 30 tahun dan juga memenangi Liga Champions.

Kendati demikian Klopp juga tahu untuk menyelamatkan musim ini bagi Liverpool ada dua cara yang dapat dilakukan: finish di empat besar Premier League dan juara Liga Champions. Apalagi Liverpool telah tersingkir di Piala FA dan Piala Liga.

Memenangi Liga Champions tidak mudah tapi bukan tidak mungkin juga, apalagi ini jadi satu-satunya fokus besar klub untuk meraih trofi. Tak ayal singa terluka seperti Liverpool bisa mengamuk jika menemukan momen dalam laga melawan Leipzig.

2. Puskas Arena

Puskas Arena

Leg satu nanti akan berlangsung di Puskas Arena pada Rabu (17/02) dini hari WIB. Stadion di Hungaria bukan markas RB Leipzig dan perpindahan ke tempat netral terjadi karena pandemi virus corona.

Tak ayal di laga nanti kans kedua tim sama kuat 50-50 di antara kedua tim. Sekilas terlihat 50-50 namun Liverpool sedikit diuntungkan, sebab ada potensi leg dua nanti berlangsung di Anfield (tidak ada perubahan).

Penonton atau fans memang belum hadir di stadion karena virus corona, namun bermain di tempat netral bisa mengurangi tekanan kepada Liverpool yang sedianya berstatus tim tamu. Status itu bisa membantu Liverpool bangkit di laga nanti.

3. Statistik dan 'Mata-mata' di Skuad Liverpool

Naby Keita pernah membela RB Leipzig

Liverpool dan Leipzig baru pertama kali bertemu di Eropa di laga nanti. Tapi ketika konteksnya berbicara mengenai pertemuan Liverpool melawan tim Jerman, maka Liverpool punya keunggulan dengan catatan lima laga tandang tak pernah kalah melawan klub-klub dari Jerman.

Liverpool tak pernah kalah dengan catatan tiga kemenangan dan dua hasil imbang. Leipzig juga tak pernah kalah di enam laga kandang terakhir di Liga Champions, tapi itu terjadi di markas mereka, bukan Puskas Arena.

Statistik tak berpengaruh kala pertandingan berlangsung. Meski begitu hal tersebut bisa menjadi pelecut kepercayaan diri Liverpool, terlebih dalam skuad Liverpool kini ada 'mata-mata' pemain yang pernah berkarier di Jerman.

Thiago Alcantara, Xherdan Shaqiri, Roberto Firmino, Divock Origi, Nathaniel Phillips, dan Ozan Kabak bisa memberikan informasi kepada Klopp (yang juga berasal dari Jerman) mengenai Leipzig arahan Julian Nagelsmann.

Breaking News Liverpool RB Leipzig Liga Champions Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Inggris vs Argentina, Live TVRI Kamis (16/7) Pukul 02.00 WIB
Jadwal siaran langsung Inggris vs Argentina pada semifinal Piala Dunia 2026, Kamis 16 Juli 2026 pukul 02.00 WIB. Simak informasi live TVRI, link streaming resmi, prediksi susunan pemain, serta head to head kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Inggris vs Argentina, Live TVRI Kamis (16/7) Pukul 02.00 WIB
Piala Dunia
Tempat Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Gratis di Jakarta
Cari tempat nobar gratis Inggris vs Argentina di Jakarta? Simak daftar lokasi nonton bareng semifinal Piala Dunia 2026, jadwal kick-off Kamis 16 Juli pukul 02.00 WIB, serta informasi siaran langsung dan hasil pertandingan.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Tempat Nobar Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Gratis di Jakarta
Liga Indonesia
Bukan Luis Milla, Pelatih Dewa United Banten FC Muka Baru di Sepak Bola Indonesia
Luis Milla dipastikan bukan pelatih Dewa United Banten FC untuk Super League 2026/2027. Osmar Loss menjadi kandidat terkuat pengganti Jan Olde Riekerink.
Rizqi Ariandi - Rabu, 15 Juli 2026
Bukan Luis Milla, Pelatih Dewa United Banten FC Muka Baru di Sepak Bola Indonesia
Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Bagikan