Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Juara Piala Dunia 2026 Dapat Cincin, FIFA Kembali Jadi Sorotan

FIFA memperkenalkan cincin juara untuk pemenang Piala Dunia 2026. Kebijakan baru ini memicu kritik karena dinilai terlalu mengadopsi budaya olahraga Amerika.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 18 Juli 2026
Juara Piala Dunia 2026 Dapat Cincin, FIFA Kembali Jadi Sorotan
Cincin FIFA untuk juara Piala Dunia 2026 (Foto: FIFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) kembali menjadi sorotan tajam publik jelang laga final Piala Dunia 2026. Hal ini menyusul munculnya kabar bahwa pemenang turnamen juga akan mendapatkan cincin juara ala kompetisi olahraga Amerika Serikat.

Laga pamungkas yang mempertemukan Spanyol dan Argentina ini akan digelar pada Senin (20/07) pukul 02.00 dini hari WIB di New York New Jersey Stadium.

Sang juara tidak hanya membawa pulang trofi ikonik dan medali emas, tetapi juga simbol kemenangan baru ini.

Langkah ini menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya cincin juara diperkenalkan dalam kompetisi resmi FIFA.

Baca Juga:

Jadwal Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina: Pertemuan yang Sudah Ditakdirkan

Harga Tiket Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Termahal Mencapai Rp538 Juta

Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Jadi Duel Spesial Marc Cucurella dan Enzo Fernandez

Keputusan tersebut secara langsung mengadopsi tradisi olahraga populer di Amerika ke kancah sepak bola global.

Koleksi cincin mewah ini diproduksi secara sangat terbatas, yakni hanya berjumlah 2.026 buah yang disesuaikan dengan tahun turnamen.

Sebanyak 30 cincin khusus dialokasikan untuk tim pemenang, sementara 1.996 sisanya akan dijual bebas kepada para penggemar di seluruh dunia.

Desain cincin ini menampilkan trofi Piala Dunia di satu sisi, sedangkan sisi lainnya akan dipersonalisasi sesuai identitas tim yang keluar sebagai juara.

Setiap cincin juga akan diberi nomor individu, disesuaikan ukurannya, dan dilengkapi dengan sertifikat keaslian.

Setelah laga final usai, kapten dan pelatih kepala dari tim pemenang akan langsung menerima cincin sementara untuk memperingati momen tersebut.

Tuai Kritik dari Warganet

Presiden
Presiden FIFA Gianni Infantino berpose di samping trofi Piala Dunia. (FIFA)

Kebijakan baru FIFA ini rupanya tidak direspons positif oleh semua pihak dan memicu perdebatan di media sosial.

Banyak pencinta sepak bola dunia melayangkan kritik pedas karena menilai budaya Amerika Serikat sudah terlalu jauh mengintervensi keaslian sepak bola.

Penolakan ini mencuat karena selain pemberian cincin juara, laga final nanti juga direncanakan bakal dimeriahkan oleh pertunjukan paruh waktu (halftime show) berdurasi panjang layaknya ajang Super Bowl.

Selain itu, FIFA juga telah memperkenalkan aturan jeda minum (hydration break) selama tiga menit di pertengahan masing-masing babak.

Gelombang protes keras pun langsung disuarakan oleh para suporter di media sosial X yang merasa jengah dengan perubahan format tersebut.

"Hari demi hari permainan indah kita sedang dihancurkan," keluh salah seorang penggemar olahraga di platform tersebut.

Ini bukan lagi sepak bola, melainkan apapun yang mereka sebut di AS. Sepak bola tidak perlu meniru olahraga Amerika untuk merayakan kehebatan. Trofi Piala Dunia selalu sudah cukup.

Kekecewaan publik pun ditutup oleh komentar netizen yang mempertanyakan batas kompromi FIFA terhadap kultur Amerika Serikat.

"Kita benar-benar telah membiarkan Amerika mengubah Piala Dunia menjadi olahraga gaya Amerika."

"Batasnya seharusnya ditarik pada jeda minum, yang kita semua tahu itu adalah babak perempat. Ada pertunjukan paruh waktu juga .... Apakah ini Super Bowl?" pungkasnya.

Fifa Piala Dunia 2026 Argentina Timnas Argentina Spanyol Timnas Spanyol Gianni Infantino

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Dunia
Kabar Duka, Ayah Lionel Messi Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun
Kabar duka datang dari keluarga Lionel Messi. Jorge Messi, ayah sekaligus agen bintang Argentina tersebut, meninggal dunia pada usia 68 tahun.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Kabar Duka, Ayah Lionel Messi Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun
Piala Dunia
Infantino Kantongi Dukungan dari Amerika Selatan di Tengah Krisis FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino mendapat dukungan dari sejumlah tokoh sepak bola Amerika Selatan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Infantino Kantongi Dukungan dari Amerika Selatan di Tengah Krisis FIFA
Internasional
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Gianni Infantino mendapat dukungan penting di tengah derasnya kritik terhadap kepemimpinannya sebagai Presiden FIFA.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Piala Dunia
UEFA Belum Cabut Ancaman Boikot Kompetisi FIFA, Abaikan Permintaan Maaf Infantino
UEFA menegaskan ancaman memboikot kompetisi-kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia, masih tetap terbuka.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
UEFA Belum Cabut Ancaman Boikot Kompetisi FIFA, Abaikan Permintaan Maaf Infantino
Internasional
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Kanada mengalokasikan investasi terbesar sepanjang sejarah senilai Rp12 triliun untuk olahraga usai Piala Dunia 2026. Dana difokuskan pada pembangunan fasilitas dan pembinaan atlet muda.
Rizqi Ariandi - Kamis, 06 Agustus 2026
Sukses di Piala Dunia 2026, Kanada Investasikan Rp12 Triliun untuk Olahraga
Piala Dunia
FIFA Minta Maaf, tapi Tetap Dukung Infantino Lanjut sebagai Presiden
FIFA resmi meminta maaf kepada seluruh asosiasi anggotanya setelah menuai kontroversi akibat proposal penjualan saham Piala Dunia melalui proyek FIFA Forward Enterprise (FFE).
Yusuf Abdillah - Kamis, 06 Agustus 2026
FIFA Minta Maaf, tapi Tetap Dukung Infantino Lanjut sebagai Presiden
Liga Dunia
Legenda Portugal Turut Desak Presiden FIFA, Gianni Infantino untuk Mundur
Gelombang tekanan terhadap Gianni Infantino terus membesar. Luis Figo ikut meminta Presiden FIFA itu segera mengundurkan diri.
Arief Hadi - Kamis, 06 Agustus 2026
Legenda Portugal Turut Desak Presiden FIFA, Gianni Infantino untuk Mundur
Liga Dunia
Sorotan kepada FIFA Kian Tajam, Gianni Infantino Adakan Pertemuan Eksekutif Dadakan
Gianni Infantino menggelar rapat eksekutif FIFA di Maroko setelah kritik dari Arsene Wenger, Pangeran Ali, dan Mattias Grafstrom menguat.
Arief Hadi - Rabu, 05 Agustus 2026
Sorotan kepada FIFA Kian Tajam, Gianni Infantino Adakan Pertemuan Eksekutif Dadakan
Piala Dunia
Eks Wakil Presiden Angkat Bicara, Sebut FIFA dan Gianni Infantino Melakukan Pemerasan
Eks Wakil Presiden FIFA Pangeran Ali menuding Gianni Infantino melakukan pemerasan terkait hadiah uang Yordania dan dukungan politik.
Arief Hadi - Rabu, 05 Agustus 2026
Eks Wakil Presiden Angkat Bicara, Sebut FIFA dan Gianni Infantino Melakukan Pemerasan
Piala Dunia
Sikap PSSI dan Erick Thohir: Dukung Gianni Infantino Terus Jadi Presiden FIFA
Erick Thohir menegaskan dukungan PSSI kepada Gianni Infantino untuk kembali memimpin FIFA pada periode berikutnya meski di tengah berbagai kontroversi.
Arief Hadi - Rabu, 05 Agustus 2026
Sikap PSSI dan Erick Thohir: Dukung Gianni Infantino Terus Jadi Presiden FIFA
Bagikan