BolaSkor.com - Persebaya Surabaya menutup rangkaian pramusim dengan ambisi tinggi. Klub berjuluk Green Force itu menggelar pemusatan latihan alias TC di Negeri Gajah Putih, Thailand.
Keputusan strategis ini diambil selepas jadwal pramusim yang cukup padat. Mereka memainkan tujuh laga, dengan lima di antaranya terjadi di ajang Piala Presiden - turnamen pramusim yang sukses mereka menangkan.
Pemusatan latihan di luar negeri kali ini bukan hadiah untuk kemenangan mereka di Piala Presiden.
Baca Juga:
Rachmat Irianto dkk akan menjalani sesi pelatihan yang lebih intens ketimbang sebelumnya.
Alasan TC di Thailand
Bernardo Tavares, pelatih Persebaya Surabaya (Foto: Laman Resmi Persebaya)
Pelatih Bernardo Tavares membeberkan bahwa agenda utama dari pemusatan latihan di Thailand adalah menggenjot fisik dan taktik tim.
Dia ingin para pemain mencapai level kompetitif yang diinginkan.
Target kami di pemusatan latihan ini adalah mempersiapkan tim dengan intensitas yang tinggi,
tegasnya.
Memiliki fisik prima akan menjadi pembeda bagi Persebaya yang akan mengikuti dua kompetisi sepanjang musim baru nanti.
Super League 2026-2027 dan League Cup 2026-2027 membutuhkan perhatian yang sama pentingnya.
Baca Juga:
Selain itu, pelatih berusia 46 tahun itu mengakui bahwa dia memiliki agenda lain selama TC Thailand. Ia ingin pemain memiliki kedekatan emosional dan lebih mengenal satu sama lain.
Di awal pramusim, Tavares memang sempat mengeluhkan hal tersebut. Beberapa pemain masih belum mengenal atau bahkan menyebutkan nama rekannya.
Selama di Indonesia, waktu berkumpul tim sering kali terbatas hanya pada jam latihan dan saat pertandingan berlangsung. Untuk itu, ia merancang pemusatan latihan yang tak hanya fokus kepada hal teknis tapi juga membangkitkan kesadaran saling memiliki.
Di sini, para pemain bersama hampir 24 jam. Situasi seperti ini membuat hubungan antarpemain lebih mudah terbangun.
Kami membutuhkan kebersamaan seperti sebuah keluarga, karena ketika menghadapi masa-masa sulit, kami membutuhkan satu sama lain,
jelasnya.
Suasana Baru untuk Sang Juara

Persebaya Surabaya juara Piala Presiden 2026. (Media Piala Presiden 2026)
Setelah memenangkan Piala Presiden, tentu menimbulkan kekhawatiran tim akan berjalan stagnan. Memilih TC luar negeri adalah cara pintar untuk mencegah kejenuhan.
"Pemusatan latihan di negara yang berbeda juga memberikan motivasi baru bagi pemain. Lingkungan baru, lawan yang berbeda, dan suasana latihan yang berbeda akan membantu kami berkembang. Itu yang kami inginkan dari proses ini," ucapnya.
Berada di lingkungan baru diyakini mampu mengembalikan motivasi pemain. Penggawa Bajol Ijo akan lebih fresh dan bersemangat untuk kompetisi mendatang.
Baca Juga:
Piala Presiden Pulang ke Ibu Pertiwi Bersama Persebaya, Konsistensi Jadi Bukti Eksistensi
"Target lainnya adalah membangun mentalitas pemain agar mereka bisa memberikan lebih banyak untuk tim. Kami ingin mereka memahami arti menjadi pemenang sekaligus menjadi rekan setim yang baik," tandasnya.
Selama di Tailand, Persebaya tidak hanya menjalani TC secara tertutup. Mereka akan menggelar pertandingan uji coba dengan klub-klub lokal di sekitaran Bangkok. (Arjuna Pratama)