Inggris Gagal Juara Piala Eropa, Kane: Menang-Kalah Ditanggung Bersama

Kapten timnas Inggris Harry Kane berbicara mengenai kegagalan Three Lions di drama adu penalti.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 12 Juli 2021
Inggris Gagal Juara Piala Eropa, Kane: Menang-Kalah Ditanggung Bersama
Harry Kane dan Bukayo Saka (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bayang-bayang masa lalu kegagalan timnas Inggris dalam drama adu penalti di Piala Eropa terjadi kembali di edisi terkini. The Three Lions kembali melewati drama adu penalti di final Piala Eropa 2020.

Inggris melawan Italia di final yang dihelat di Wembley, Senin (12/07) dini hari WIB. Inggris sempat mencuri keunggulan di menit dua dari gol Luke Shaw dan baru dibalas di babak kedua oleh Leonardo Bonucci (67').

Italia dominan dengan 66 persen penguasaan bola plus catatan 19 tendangan (enam tepat sasaran), sedangkan Inggris bermain pragmatis dengan enam tendangan dan dua tepat sasaran dari 34 persen penguasaan bola.

Dalam drama adu penalti setelah laga berakhir sama kuat 1-1 di waktu normal, Inggris gagal memenanginya setelah Marcus Rashford, Jadon Sancho, dan Bukayo Saka gagal mencetak gol, sementara dari Italia hanya Andrea Belotti dan Jorginho yang gagal mencetak gol. Alhasil Italia keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2.

Baca Juga:

Giovanni Di Lorenzo, dari Pemain Serie C ke Final Piala Eropa 2020

Inggris 1-1 Italia (2-3): Gli Azzurri Juara Piala Eropa 2020

Bintang Laga Inggris Vs Italia: Leonardo Bonucci, Benteng Kuat Pertahanan Azzurri

Harry Kane

Kapten timnas Inggris, Harry Kane yang mencetak empat gol di Piala Eropa 2020 memberikan semangat kepada rekan setimnya. Menurutnya para pemain bisa bangga dengan pencapaian menembus final, meski kekalahan itu menyakitkan.

"Para pemain tidak bisa memberikan lebih lagi (sudah tampil bagus). Penalti adalah perasaan terburuk di dunia ketika Anda kalah. Ini adalah turnamen yang fantastis – kami harus bangga, angkat kepala kami. Ini akan menyakitkan sekarang, ini akan menyakitkan bagi kami untuk sementara waktu," terang Kane di BBC Sport.

“Kami bermain melawan tim yang sangat bagus. Kami memulai laga dengan sempurna. Mungkin kami turun sedikit terlalu dalam (bertahan). Terkadang ketika Anda mencetak gol secepat itu, mudah untuk mencoba dan menyerap tekanan."

"Kami terlihat cukup memegang kendali, mereka tidak menciptakan terlalu banyak peluang. Di perpanjangan waktu, kami mengembangkan permainan dan memiliki beberapa setengah peluang."

Perkembangan Inggris

Mengenai kegagalan penalti Rashford, Sancho, dan Saka, Kane tidak menyalahkan mereka atas kegagalan Inggris memenangi Piala Eropa. Dengan tegas striker Tottenham Hotspur menegaskan timnya menanggung segalanya bersama, menang atau kalah.

"Anda harus mengangkat kepala Anda tinggi-tinggi. Ini adalah turnamen yang fantastis. Siapa pun bisa gagal mengeksekusi penalti. Kami menang bersama, kami kalah bersama. Kami akan belajar dan tumbuh darinya. Para pemain akan tumbuh darinya dan itu akan memberi kami lebih termotivasi untuk Piala Dunia tahun depan," imbuh Kane.

Secara garis besar pencapaian Inggris memang bagus dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Pada 2018 tim arahan Gareth Southgate menembus semifinal Piala Dunia sebelum kalah dari Kroasia, sementara di Piala Eropa 2020 mencapai final.

"Kami harus sangat bangga sebagai tim atas apa yang telah kami capai. Kami semua adalah pemenang, dan ingin menang jadi mungkin akan menyakitkan untuk sementara waktu," imbuh Kane.

"Ini akan menyakitkan selama sisa karier kami, tapi itulah sepak bola. Kami telah berkembang dengan baik dari Rusia (Piala Dunia 2018) dan sekarang tentang melanjutkan itu," urai dia.

Simak Rangkuman keseruan Piala Eropa 2020 di sini

Breaking News Piala eropa Piala Eropa 2020 Timnas Inggris Timnas Italia Harry Kane

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Analisis
5 Pelatih dengan Kemenangan Terbanyak di Piala Dunia, Didier Deschamps Pertajam Rekor
Didier Deschamps resmi menjadi pelatih dengan kemenangan terbanyak di Piala Dunia usai membawa Prancis mengalahkan Paraguay pada Piala Dunia 2026. Simak daftar lengkap pelatih dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Rizqi Ariandi - Minggu, 05 Juli 2026
5 Pelatih dengan Kemenangan Terbanyak di Piala Dunia, Didier Deschamps Pertajam Rekor
Prediksi
Superkomputer Prediksi Hasil Meksiko vs Inggris: El Tri Tak Pernah Kalah di Azteca
Superkomputer Opta menjagokan Inggris atas Meksiko di 16 besar Piala Dunia 2026. Namun, El Tri memiliki rekor belum pernah kalah di Azteca.
Arief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Meksiko vs Inggris: El Tri Tak Pernah Kalah di Azteca
Liga Indonesia
Kontrak Tersisa Setahun, Andrew Jung Dikabarkan Tinggalkan Persib dan Gabung Tim Vietnam
Andrew Jung dikabarkan akan meninggalkan Persib Bandung dan bergabung dengan Ha Noi FC. Simak kabar transfer striker asal Prancis tersebut, termasuk durasi kontrak dan alasan Persib mencari penyerang baru.
Rizqi Ariandi - Minggu, 05 Juli 2026
Kontrak Tersisa Setahun, Andrew Jung Dikabarkan Tinggalkan Persib dan Gabung Tim Vietnam
Timnas
6 Pemain Persija Dipanggil TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Ada Rizky Ridho hingga Mauro Zijlstra
Enam pemain Persija Jakarta mendapat panggilan TC Timnas Indonesia untuk persiapan Piala AFF 2026 di Bali. Simak daftar pemain, agenda pemusatan latihan, dan jadwal Timnas Indonesia di fase grup.
Rizqi Ariandi - Minggu, 05 Juli 2026
6 Pemain Persija Dipanggil TC Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Ada Rizky Ridho hingga Mauro Zijlstra
Piala Dunia
Waspadai Vinicius, Norwegia Siapkan Formula Hentikan Brasil
Pelatih timnas Norwegia, Stale Solbakken, meminta para pemainnya untuk tidak terintimidasi oleh reputasi Brasil saat kedua tim bentrok pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di New York/New Jersey Stadium.
Yusuf Abdillah - Minggu, 05 Juli 2026
Waspadai Vinicius, Norwegia Siapkan Formula Hentikan Brasil
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Baru Main 14 Menit, Neymar Kecewa
Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, mengakui Neymar tidak sepenuhnya puas dengan minimnya kesempatan bermain yang didapatnya di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 05 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Baru Main 14 Menit, Neymar Kecewa
Piala Dunia
Sindiran Pedas Zlatan untuk Ronaldo: Auranya Lebih Tajam daripada Kakinya
Menurut Zlatan Ibrahimovic, Portugal tidak akan juara Piala Dunia jika terus bergantung pada Cristinao Ronaldo.
Yusuf Abdillah - Minggu, 05 Juli 2026
Sindiran Pedas Zlatan untuk Ronaldo: Auranya Lebih Tajam daripada Kakinya
Piala Dunia
Cuma Fokus ke Piala Dunia, Rashford Abaikan Spekulasi tentang Masa Depannya
Marcus Rashford menegaskan bahwa seluruh fokusnya saat ini hanya untuk timnas Inggris.
Yusuf Abdillah - Minggu, 05 Juli 2026
Cuma Fokus ke Piala Dunia, Rashford Abaikan Spekulasi tentang Masa Depannya
Piala Dunia
Top Skorer Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Terus Bayangi Lionel Messi
Kylian Mbappe menyamai koleksi gol Lionel Messi di daftar top skor Piala Dunia 2026 usai membawa Prancis mengalahkan Paraguay dan lolos ke perempat final.
Rizqi Ariandi - Minggu, 05 Juli 2026
Top Skorer Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Terus Bayangi Lionel Messi
Prediksi
Prediksi dan Statistik Meksiko vs Inggris: Tuan Rumah Ingin Mengulang Sejarah
Prediksi Meksiko vs Inggris pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. El Tri berbekal pertahanan kokoh, sementara Inggris mengandalkan Harry Kane untuk lolos ke perempat final.
Rizqi Ariandi - Minggu, 05 Juli 2026
Prediksi dan Statistik Meksiko vs Inggris: Tuan Rumah Ingin Mengulang Sejarah
Bagikan