Super League

I.League Beri Peringatan Keras, Tak Segan Berikan Sanksi Pengurangan Poin

I.League berikan peringatan keras dan dorong sanksi pengurangan poin bagi klub usai rentetan insiden penyerangan suporter dan bus tim.
Gazza RoosaryatamaGazza Roosaryatama - Jumat, 16 Oktober 2026
I.League Beri Peringatan Keras, Tak Segan Berikan Sanksi Pengurangan Poin
I.League. (Laman Resmi I.League)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - PT Liga Indonesia Baru (I.League) mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh pihak, khususnya para suporter, agar senantiasa menjaga ketertiban serta keamanan dalam ekosistem sepak bola Indonesia.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan bahwa pihaknya secara tegas mendorong penerapan sanksi berat berupa pengurangan poin bagi pihak yang melanggar.

Baca Juga:

Soal Pengurangan Poin Persija usai Insiden Bus Persib U-18, Shin Tae-yong: Tidak Masuk Akal

Langkah tegas ini diambil menyusul tercorengnya citra sepak bola nasional akibat rentetan insiden gesekan antarsuporter hingga penyerangan bus tim yang terjadi dalam kurun waktu kurang dari sepekan terakhir.

Salah satu kejadian yang paling disorot adalah insiden penyerangan bus Elite Pro Academy (EPA) Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Batang, Jawa Tengah, Minggu (11/10). Tak lama berselang, insiden serupa juga menimpa bus rombongan suporter The Jakmania asal Cikampek di Tol Palikanci KM 200.

Baca Juga:

Shin Tae-yong Sayangkan Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku

Deretan peristiwa anarkis tersebut sontak memicu kemarahan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang langsung memberikan ultimatum kepada operator kompetisi agar segera menuntaskan kasus ini. Menanggapi instruksi tersebut, Ferry Paulus menyatakan bahwa pihak I.League memiliki visi dan sikap yang sejalan dengan PSSI demi melindungi kemajuan sepak bola tanah air.

Kami sepenuhnya mendukung sikap Ketua Umum PSSI. Sepak bola Indonesia sedang berkembang ke arah yang semakin baik. Kompetisi semakin kompetitif, atmosfer stadion semakin hidup, dan suporter tim tamu akhirnya kembali bisa hadir,

ujar Ferry dilansir dari laman resmi I.League, Jumat (16/10).

"Semua kemajuan ini harus kita jaga. Jangan sampai tindakan kekerasan justru membawa sepak bola kita kembali mundur," tegasnya.

Dorong Efek Jera dan Sanksi Lebih Berat

RUPS
RUPS I League menetapkan Ferry Paulus sebagai Dirut dan Yunus Nusi Komisaris Utama. (BolaSkor.com/Rizqi Ariandi)

Lebih lanjut, I.League meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas serta memberikan hukuman setimpal guna menciptakan efek jera bagi para pelaku kriminalitas berkedok suporter. Di sisi lain, operator kompetisi juga mendesak PSSI agar instrumen regulasi disiplin diperketat sehingga klub dapat turut bertanggung jawab atas tindakan pendukungnya.

Baca Juga:

Erick Thohir Ancam Pengurangan Poin Klub Imbas Kekerasan Suporter

Ferry menilai bahwa sanksi administratif konvensional seperti denda uang selama ini terbukti belum mampu memberikan efek jera yang optimal bagi pihak-pihak yang gemar membuat keonaran. Oleh karena itu, penerapan regulasi sanksi yang lebih ekstrem seperti pengurangan poin dipandang sebagai solusi yang mendesak.

"Melihat perkembangan dan potensi konflik yang mulai muncul, kami berpandangan bahwa ketentuan hukuman perlu diperkuat. Sanksi tidak boleh hanya berhenti pada denda atau hukuman yang tidak memberikan efek jera," tutur Ferry.

Kami siap berkoordinasi dengan PSSI untuk mendorong sanksi yang lebih berat, termasuk pengurangan poin bagi klub apabila terjadi pelanggaran serius sesuai dengan ketentuan yang berlaku,

lanjutnya.

Batasan Hukum Antara Stadion dan Ranah Kriminal

The
The Jakmania memberikan dukungan kepada Persija saat menghadapi Barito Putera. (X/persija_jkt)

Kendati mendorong sanksi tegas, I.League turut memberikan penjelasan komprehensif terkait batasan penegakan aturan antara pelanggaran di dalam area pertandingan dengan tindakan kriminal di luar lapangan.

Menurut regulasi yang ada, penanganan ketertiban di dalam stadion atau area resmi pertandingan sepenuhnya tunduk pada mekanisme disiplin sepak bola serta tanggung jawab klub.

Baca Juga:

Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan

Sebaliknya, aksi-aksi kriminalitas jalanan seperti pengeroyokan, perusakan, dan penganiayaan yang terjadi di luar stadion murni merupakan ranah penegakan hukum yang ditangani langsung oleh pihak Kepolisian. Oleh sebab itu, penerapan sanksi disiplin lanjutan bagi klub tetap harus berlandaskan pada regulasi yang sah serta pembuktian hukum yang kuat.

Dengan adanya ketegasan dari operator liga, PSSI, serta aparat penegak hukum, diharapkan seluruh elemen suporter dapat lebih dewasa dalam merawat iklim kompetisi yang aman, damai, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.

I League Erick thohir Ferry paulus Super League Indonesia Persija jakarta

Gazza Roosaryatama

Berkecimpung di dunia jurnalistik sejak 2021 setelah menimba ilmu di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). Sebelumnya menulis untuk GenPI dan MNC hingga akhirnya mendarat di BolaSkor. Mengikuti berbagai cabor mulai dari sepak bola, basket, voli, bulu tangkis, MotoGP, hingga UFC. Pernah meliput sejumlah agenda akbar di tanah air, salah satunya FIBA World Cup 2023.
Show More

Berita Terkait

Liga Indonesia
I.League Beri Peringatan Keras, Tak Segan Berikan Sanksi Pengurangan Poin
I.League berikan peringatan keras dan dorong sanksi pengurangan poin bagi klub usai rentetan insiden penyerangan suporter dan bus tim.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 16 Oktober 2026
I.League Beri Peringatan Keras, Tak Segan Berikan Sanksi Pengurangan Poin
Liga Indonesia
Soal Pengurangan Poin Persija usai Insiden Bus Persib U-18, Shin Tae-yong: Tidak Masuk Akal
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, sebut desakan pengurangan poin usai insiden penyerangan bus Persib U-18 tidak masuk akal. Minta hukum oknumnya.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 16 Oktober 2026
Soal Pengurangan Poin Persija usai Insiden Bus Persib U-18, Shin Tae-yong: Tidak Masuk Akal
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Sayangkan Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, sayangkan penyerangan bus Persib U-18. Desak klub beri teguran keras dan minta aparat hukum tindak tegas pelaku.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 16 Oktober 2026
Shin Tae-yong Sayangkan Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku
Jadwal
Link Live Streaming dan Jadwal Super League Hari Jumat (16/10), Dua Laga Dapat Ditonton Gratis
Empat laga Super League digelar Jumat (16/10). Dua pertandingan tayang gratis di Indosiar, sementara lainnya dapat disaksikan melalui Vidio.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Link Live Streaming dan Jadwal Super League Hari Jumat (16/10), Dua Laga Dapat Ditonton Gratis
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Madura United vs Bhayangkara FC: Panaskan Persaingan di Papan Atas
Simak prediksi skor, H2H, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Madura United vs Bhayangkara FC di Super League 2026-2027.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Madura United vs Bhayangkara FC: Panaskan Persaingan di Papan Atas
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Java United vs Bali United: Momen Serdadu Tridatu Menekan Persija
Simak prediksi skor, H2H, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Java United vs Bali United pada pekan kelima Super League 2026-2027.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Java United vs Bali United: Momen Serdadu Tridatu Menekan Persija
Liga Indonesia
The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Meta Description: The Jakmania menilai insiden penyerangan bus Persib U-18 belum bisa menjadi dasar pengurangan poin Persija. Aditya menegaskan sanksi harus mengacu pada regulasi yang berlaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
 The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Liga Indonesia
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
The Jakmania berkomitmen mengawal kasus penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Anggota yang terbukti terlibat terancam pencabutan KTA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
Liga Indonesia
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Ketua Komdis PSSI merespons tuntutan pengurangan poin Persija Jakarta dan larangan tur tandang The Jakmania setelah insiden penyerangan di perjalanan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Liga Indonesia
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia Women’s League 2026/27 menggandeng TVRI dan RANS Entertainment untuk memperluas jangkauan siaran dan meningkatkan eksposur sepak bola putri Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Bagikan