Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hasil Sidang Komdis PSSI untuk Liga 2, Klub Atta Halilintar Banjir Sanksi

PSG Pati mendapat 3 sanksi.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 20 Oktober 2021
Hasil Sidang Komdis PSSI untuk Liga 2, Klub Atta Halilintar Banjir Sanksi
Aksi Zulham Zamrun lawan Persijap Jepara. (BolaSkor.com/Muhammad Fadly)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI mengeluarkan hasil putusan sidang terkait sanksi untuk klub Liga 1 2021/2022 dan Liga 2 2021. Untuk klub Liga 2 2021, tim Atta Halilintar, PSG Pati banjir sanksi.

Ada tiga sanksi yang diberikan Komdis PSSI untuk PSG, terkait tim hingga pemain. Pertama soal keterlambatan kick off saat melawan PSCS Cilacap.

Baca Juga:

Tujuh Klub Liga 1 dan Tiga Pemain Dihukum Komdis PSSI

PSSI Tindak Lanjuti Kontroversi Wasit di 6 Laga, Termasuk Persija Vs Arema FC

Kedua, tingkah tak terpuji pemainnya, Heri Setiawan yang menepuk tangan wasit. Ketiga tentu saja sikutan Nurhidayat Haji Haris kepada pemain Persijap Jepara.

Selain itu, ada sanksi fatal yang diterima pelatih Persijap, Jaya Hartono. Eks pelatih Persib Bandung itu dihukum satu bulan tidak boleh mendampingi tim.

Berikut Hasil Sidang Komdis PSSI untuk Klub Liga 2:

1. 28 September 2021: Jaya Hartono (Larangan dampingi Persijap Jepara selama satu bulan dan denda Rp25 juta)

Pelanggaran Perilaku Mendiskreditkan Keputusan PSSI di laga Persijap Jepara Vs PS Hizbul Wathan

2. 4 Oktober 2021: Arif Satya Yudha (Larangan membela PSIM Yoyakarta dua laga dan denda Rp3 juta)

Pelanggaran Perilaku Melanggar Fair Play di laga PSIM Yogyakarta Vs PS Hizbul Wathan

3. 4 Oktober 2021: PSIM Yogyakarta (Denda Rp30 juta)

Pelanggaran Keterlambatan Kick Off di laga PSIM Yoyakarta Vs PS Hizbul Wathan

4. 4 Oktober 2021: PS Hizbul Wathan (Denda Rp30 juta)

Pelanggaran Keterlambatan Kick Off di laga PSIM Yoyakarta Vs PS Hizbul Wathan

5. 4 Oktober 2021: PSG Pati (Denda Rp30 juta)

Pelanggaran Keterlambatan Kick Off di laga PSCS Cilacap Vs PSG Pati

6. 4 Oktober 2021: PSCS Cilacap (Denda Rp30 juta)

Pelanggaran Keterlambatan Kick Off di laga PSCS Cilacap Vs PSG Pati

7. 5 Oktober 2021: Rans Cilegon FC (Denda Rp30 juta)

Pelanggaran Keterlambatan Kick Off di laga Persekat Tegal Vs Rans Cilegon FC

8. 6 Oktober 2021: Semen Padang (Denda Rp30 juta)

Pelanggaran Keterlambatan Kick Off di laga Semen Padang Vs PSPS Riau

9. 6 Oktober 2021: Sriwijaya FC (Denda Rp30 juta)

Pelanggaran Keterlambatan Kick Off di laga Sriwijaya FC Vs Babel United

10. 9. 6 Oktober 2021: Babel United (Denda Rp30 juta)

Pelanggaran Keterlambatan Kick Off di laga Sriwijaya FC Vs Babel United

11. 11 Oktober 2021: TA Musfari (Larangan membela Badak Lampung FC selama 6 laga dan denda Rp50 juta)

Pelangaran Melanggar Fair Play dan Rasis kepada Perangkat Pertandingan di laga Dewa United FC Vs Badak Lampun FC

12. 11 Oktober 2021: Heri Setiawan (Larangan Beraktiitas di sepak bola selama 6 bulan dan denda Rp50 juta)

Pelangaran Melanggar Fair Play Memegang dan Menampar Perangkat Pertandingan di laga PSG Pati Vs Persijap Jepara

13. 11 Oktober 2021: Nurhidayat Haji Haris (Larangan membela PSG Pati selama 3 laga dan denda Rp3 juta)

Pelangaran Melanggar Fair Play Menyikut Lawan di laga PSG Pati Vs Persijap Jepara

14. 11 Oktober 2021 : PSCS Cilacap (Denda Rp50 juta)

Pelangaran Mendapat 5 Kartu Kuning dalam Satu Laga di laga PSCS Cilacap Vs PS Hizbul Wathan

15. 11 Oktober 2021: Sulut United (Denda Rp50 juta)

Pelangaran Mendapat 5 Kartu Kuning dalam Satu Laga di laga Mitra Kukar Vs Sulut United

Komdis PSSI

PSG Pati PSCS Cilacap PSIM Jogja Psim yogyakarta Badak Lampung FC Semen padang Sriwijaya fc PS Hizbul Wathan Rans Cilegon Football Club Breaking News Liga 2 Pssi Komdis pssi Komite Disiplin PSSI

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 14 years of experience. Covered major international tournaments, including FIFA World Cup 2026, AFC Asian Cup 2023, the FIFA U-17 World Cup 2023, ASEAN Championship (2014, 2016, 2018, 2020 2022, 2024), and Southeast Asian Games (2015, 2017, 2019, 2023, 2025). Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Bagikan