Hadapi Argentina dan Jepang, Brasil Panggil Dua Muka Baru

BolaSkorBolaSkor - Rabu, 17 September 2014
Hadapi Argentina dan Jepang, Brasil Panggil Dua Muka Baru
Hadapi Argentina dan Jepang, Brasil Panggil Dua Muka Baru
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Rio de Janeiro – Pelatih tim nasional Brasil, Carlos Dunga, langsung bergerak cepat dalam mereformasi skuat Tim Samba. Jelang pertandingan uji coba melawan Argentina dan Jepang, Dunga memanggil dua debutan baru. Dunga segera membangun kekuatan baru dengan memanggil dua bek sayap muda, Mario Fernandes dan Dodo. Kehadiran kedua pemain tersebut tentu saja mengancam eksistensi Marcelo dan Dani Alves di skuat inti Selecao. Fernandes, 23 tahun, adalah pemain CSKA Moskow yang bisa ditempatkan sebagai bek sayap atau bek tengah. Sementara pemain muda Inter Milan, Dodo, yang berusia 22 akan beroperasi di posisi bek kiri. Kedua pemain tersebut sudah sering memperkuat tim muda Brasil. Dunga, yang sukses meraih kemenangan dalam dua pertandingan pertamanya melawan Kolumbia dan Ekuador awal bulan ini, mengatakan perombakan besar sangat diperlukan dari susunan pemain Brasil yang dibantai 7-1 oleh Jerman pada babak semifinal Piala Dunia 2014 lalu. “Kami berada di permulaan dari pekerjan kami maka butuh untuk membangun sebuah dasar dan berkelanjutan. Kami tak bisa terus mengubah. Anda harus memberi rasa aman kepada pemain yang dipanggil jadi mereka merasa di rumah,” ungkap Dunga dilansir Guardian. Dodo dan Fernandes adalah pemain bertahan terakhir yang dijajal untuk menambal permasalahan Brasil selama ini. Sementara penggawa Real Madrid, Marcelo, dan pemain Barcelona, Dani Alves, dipastikan tak masuk ke dalam skuat Brasil saat ini. Brasil akan melakoni laga uji coba melawan Argentina pada 11 Oktober nanti di Stadion Bird’s Nest, Beijing. Tiga hari kemudian, Neymar dan kolega akan beruji tanding kontra Jepang di Singapura. “Ini selayaknya laga derby dan segala sesuatu bisa terjadi dalam sebuah derby. Mereka telah bersama dalam waktu lama namun kami punya pemain bagus dan ini akan jadi laga dengan permainan terbuka. Kata Dunga menyikapi pertandingan lawan Argentina. Berikut skuat Brasil selengkapnya: Penjaga gawang: Jefferson (Botafogo), Rafael Cabral (Napoli). Bek:David Luiz, Marquinhos (both Paris Saint-Germain), Gil (Corinthians), Miranda (Atlético Madrid), Mário Fernandes (CSKA Moscow), Filipe Luís (Chelsea), Danilo (Porto), Dodo (Inter). Tengah: Luiz Gustavo (Wolfsburg), Elias (Corinthians), Fernandinho (Man City), Ramires (Chelsea), Éverton Ribeiro (Cruzeiro), Oscar (Chelsea), Willian (Chelsea), Ricardo Goulart (Cruzeiro), Philippe Coutinho (Liverpool). Depan:Neymar (Barcelona), Diego Tardelli (Atlético Mineiro), Robinho (Santos). JANGAN LEWATKAN
Brasil Carlos Dunga
Ditulis Oleh

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Posts

11.375

Berita Terkait

Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Rival di El Clasico, Vinicius Respek kepada Lamine Yamal
Singkirkan rivalitas panas El Clasico, bintang Brasil Vinicius Junior beri pujian setinggi langit untuk Lamine Yamal jelang kick-off Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Kamis, 28 Mei 2026
Piala Dunia 2026: Rival di El Clasico, Vinicius Respek kepada Lamine Yamal
Piala Dunia
Kilas Balik Piala Dunia 1970: Trofi Bersejarah Jules Rimet dan Kejayaan Tim Terbaik Sepanjang Masa Brasil di Azteca
Kilas balik Piala Dunia 1970 Meksiko. Saksi bisu kejayaan tim terbaik sepanjang masa Brasil, lahirnya regulasi kartu, hingga kisah tragis hilangnya trofi Jules Rimet.
Arief Hadi - Senin, 25 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1970: Trofi Bersejarah Jules Rimet dan Kejayaan Tim Terbaik Sepanjang Masa Brasil di Azteca
Feature
3 Misteri Tak Terpecahkan di Piala Dunia, Nomor 3 Menyangkut Indonesia
Sepanjang sejarah bergulirnya Piala Dunia, ada tiga misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini, berikut daftarnya.
BolaSkor - Jumat, 22 Mei 2026
3 Misteri Tak Terpecahkan di Piala Dunia, Nomor 3 Menyangkut Indonesia
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia 1958: Awal Cerita Sang Raja, Pele, dan Kejayaan Brasil yang Menghapus Trauma Maracanazo
Kilas balik Piala Dunia 1958 di Swedia. Awal mula kejayaan Jogo Bonito Brasil meraih trofi pertama, lahirnya sang raja Pele, dan runtuhnya trauma Maracanazo!
Arief Hadi - Kamis, 21 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1958: Awal Cerita Sang Raja, Pele, dan Kejayaan Brasil yang Menghapus Trauma Maracanazo
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Timnas Brasil Terlalu Bergantung kepada Neymar
Carlo Ancelotti resmi rilis 26 pemain Brasil untuk Piala Dunia 2026. Bawa Neymar dan coret Joao Pedro, Cafu kritik Selecao yang terlalu bergantung pada satu orang.
Arief Hadi - Selasa, 19 Mei 2026
Piala Dunia 2026: Timnas Brasil Terlalu Bergantung kepada Neymar
Piala Dunia
Skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Hadapi Dilema soal Neymar
Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, hadapi dilema berat soal pemanggilan Neymar ke Piala Dunia 2026. Ancelotti jamin keputusan murni profesional!
Arief Hadi - Senin, 18 Mei 2026
Skuad Timnas Brasil di Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Hadapi Dilema soal Neymar
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia 1950: Pesta Sepak Bola setelah Perang Dunia II dan Tragedi Maracanazo
Simak sejarah Piala Dunia 1950 dan tragedi Maracanazo. Kisah dramatis saat Uruguay membungkam 200.000 pendukung Brasil di Rio de Janeiro. Baca selengkapnya!
Arief Hadi - Minggu, 17 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1950: Pesta Sepak Bola setelah Perang Dunia II dan Tragedi Maracanazo
Ragam
Profil Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Unggulan, Satu Tiket Direbutkan Maroko, Haiti, dan Skotlandia
Brasil favorit juara Grup C Piala Dunia 2026 di bawah asuhan Carlo Ancelotti. Maroko, Skotlandia, dan Haiti siap berebut tiket fase gugur. Simak profil lengkapnya!
Arief Hadi - Jumat, 15 Mei 2026
Profil Grup C Piala Dunia 2026: Brasil Unggulan, Satu Tiket Direbutkan Maroko, Haiti, dan Skotlandia
Piala Dunia
Teken Kontrak Baru dengan Brasil Jelang Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Angkat Bicara
Carlo Ancelotti resmi perpanjang kontrak sebagai pelatih Timnas Brasil hingga Piala Dunia 2030. Ancelotti berkomitmen bawa Selecao kembali juara dunia. Baca di sini!
Arief Hadi - Jumat, 15 Mei 2026
Teken Kontrak Baru dengan Brasil Jelang Piala Dunia 2026, Carlo Ancelotti Angkat Bicara
Piala Dunia
Terakhir Juara 2002, Carlo Ancelotti Beberkan Masalah Timnas Brasil di Piala Dunia
Carlo Ancelotti mendesak tim nasional Brasil untuk mengganti kecemasan Piala Dunia dengan kegembiraan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 14 Mei 2026
Terakhir Juara 2002, Carlo Ancelotti Beberkan Masalah Timnas Brasil di Piala Dunia
Bagikan