Gusti Randa Persilakan Politikus Maju Jadi Ketum PSSI, Cak Imin Tidak Memenuhi Syarat?

Keinginan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar menjadi Ketua Umum (Ketum) PSSI mendapat tanggapan dari Gusti Randa.
Muhammad AdiyaksaMuhammad Adiyaksa - Selasa, 29 Januari 2019
Gusti Randa Persilakan Politikus Maju Jadi Ketum PSSI, Cak Imin Tidak Memenuhi Syarat?
Muhaimin Iskandar. (Instagram Muhaimin Iskandar).
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Keinginan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menjadi Ketua Umum (Ketum) PSSI mendapat tanggapan dari Gusti Randa. Salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI tersebut mempersilakan siapa saja yang ingin maju menjadi orang nomor satu di Federasi Sepak Bola Indonesia itu.

"Saya kira dari sisi PSSI sama saja. Siapapun yang mau jadi Ketum PSSI silakan saja tidak ada masalah," ujar Gusti Randa kepada wartawan.

Gusti Randa menyampaikan, siapapun tokoh yang ingin menjadi Ketum PSSI, harus mengikuti aturan yang ada. Dalam hal ini, pemilihan Ketum PSSI dilakukan dalam Kongres Luar Biasa (KLB).

"Saya sih terbuka, memilih Ketum tuh di KLB. Mau KLB-nya tahun 2020, ya itu memang durasinya. Tapi kalau mau dipercepat ya monggo juga," kata Gusti Randa.

"Yang penting dari anggotanya memang menginginkan itu. Kedua, siapa mau apa. PSSI silakan, mau dia politikus, mau dia pedagang, birokrat, mau dia mantan atlet, pemain sepak bola, atlet dan seterusnya silakan saja. Jangankan Ketum PSSI, mau jadi wakil mau jadi anggota, mau jadi sekjen, mau jadi Exco pun monggo," tuturnya.

Baca Juga:

Robert Rene Alberts Bikin PSM Makassar Gigit Jari

Masalah yang Dihadapi Bojan Malisic sehingga Baru Kembali ke Persib Bandung

Siapapun pihak yang ingin merebut pucuk kepemimpinan PSSI, lanjut Gusti Randa, harus memenuhi regulasi yang berlaku. Merujuk dari KLB sebelumnya, pada 2016 lalu, setiap calon Ketum PSSI diharuskan berusia minimal 30 tahun, wajib aktif di sepak bola sekurang-kurangnya lima tahun dan harus tidak pernah dinyatakan bersalah atas suatu tindak pindana serta berdomisili di wilayah Indonesia.

"Tetapi mereka harus memenuhi persyaratan regulasi. Selama itu ditepati atau dipenuhi saya kira tidak masalah. Karena yang mengukur kan selain kita tapi yang lain," imbuh Gusti Randa.

Dari penelusuran di dunia maya, tidak ditemukan rekam jejak Cak Imin aktif di dunia sepak bola, terutama di lingkungan PSSI. Maka bisa ditarik kesimpulan, bahwa pria berusia 52 tahun itu tidak memenuhi syarat untuk maju menjadi Ketum PSSI.

Gusti randa Pssi Exco pssi

Berita Terkait

Liga Indonesia
Kakak Lady Rocker, Nicky Astria Terpilih Pimpin PSSI Jabar
Buky Wibawa terpilih sebagai Ketua PSSI Jabar periode 2026-2030. Erick Thohir menitipkan PR pembinaan sepak bola dan pengembangan wasit.
Arief Hadi - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kakak Lady Rocker, Nicky Astria Terpilih Pimpin PSSI Jabar
Timnas
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
PSSI membuka opsi mencari lawan alternatif untuk Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 jika situasi keamanan di Timur Tengah tidak kondusif.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
Liga Indonesia
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Sumardji mengapresiasi Bobby Nasution dan Pemprov Sumut atas dukungan terhadap Timnas Indonesia U-17 dan U-19 melalui penyelenggaraan turnamen internasional.
Rizqi Ariandi - Selasa, 13 Oktober 2026
Sumardji Salut dengan Bobby Nasution, Sumut Dinilai Peduli Timnas Indonesia
Liga Indonesia
Tak Direstui PSSI, PSSI Provinsi Aceh Tetap Gelar KLB Sesuai Statuta
Asprov Aceh tetap bersikeras menggelar Kongres Pemilihan, meski ada surat dari PSSI pusat untuk menghentikannya
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 03 Oktober 2026
Tak Direstui PSSI, PSSI Provinsi Aceh Tetap Gelar KLB Sesuai Statuta
Timnas
Shin Tae-yong Diminta Balik ke Timnas Indonesia, Ketum The Jakmania Beri Respons
Ketum The Jakmania Muhammad Aditya Putra buka suara soal wacana Shin Tae-yong kembali ke Timnas Indonesia dan menegaskan kontraknya dengan Persija wajib dihormati.
Rizqi Ariandi - Selasa, 29 September 2026
Shin Tae-yong Diminta Balik ke Timnas Indonesia, Ketum The Jakmania Beri Respons
Timnas
Timnas Indonesia vs Singapura, Simak Panduan Naik Shuttle Bus Gratis di SUGBK
PSSI dan Pemprov DKI Jakarta menyiapkan shuttle bus gratis untuk suporter FIFA ASEAN Cup 2026 menuju SUGBK pada Jumat (25/9).
Rizqi Ariandi - Jumat, 25 September 2026
Timnas Indonesia vs Singapura, Simak Panduan Naik Shuttle Bus Gratis di SUGBK
Timnas
Tinjau Kesiapan FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung, Erick Thohir Didampingi KDM dan Muhammad Farhan
Erick Thohir meninjau kesiapan venue FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung. Simak kondisi Si Jalak Harupat, Sidolig, ITB, dan SPOrT Jabar.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Tinjau Kesiapan FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung, Erick Thohir Didampingi KDM dan Muhammad Farhan
Liga Indonesia
Erick Thohir Pastikan Persija Tak Bisa Pakai SUGBK untuk Hadapi Java United
Persija Jakarta tidak bisa menggunakan SUGBK saat menjamu Java United pada pekan ketiga Super League 2026/2027 karena persiapan FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Erick Thohir Pastikan Persija Tak Bisa Pakai SUGBK untuk Hadapi Java United
Liga Indonesia
Super League 2026/2027 Tetap Didukung BRI, Grup Emtek Kembali Jadi Official Broadcaster
Super League 2026/2027 kembali didukung BRI sebagai sponsor utama dan Grup Emtek sebagai official broadcaster. Simak jadwal kick off dan laga pembuka.
Rizqi Ariandi - Rabu, 02 September 2026
Super League 2026/2027 Tetap Didukung BRI, Grup Emtek Kembali Jadi Official Broadcaster
Liga Indonesia
Erick Thohir Punya Misi Besar di Super League: Tak Ada 'Super Club'
Erick Thohir ingin kekuatan klub BRI Super League 2026/2027 lebih merata. PSSI dan I League memperkuat standar club licensing menjadi 7 aspek.
Rizqi Ariandi - Selasa, 01 September 2026
Erick Thohir Punya Misi Besar di Super League: Tak Ada 'Super Club'
Bagikan