Granada 2-2 Barcelona: Lamine Yamal Ukir Rekor, Xavi Belum Pernah Kalahkan Nazaries

Granada tahan imbang Barcelona dengan skor 2-2.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 09 Oktober 2023
Granada 2-2 Barcelona: Lamine Yamal Ukir Rekor, Xavi Belum Pernah Kalahkan Nazaries
Lamine Yamal (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - FC Barcelona gagal menempel Real Madrid dalam perburuan titel LaLiga. Bermain di Los Carmenes, markas Granada, Barcelona gagal meraih kemenangan dan harus puas dengan hasil akhir 2-2, Senin (09/10) dini hari WIB.

Dua gol Granada dicetak oleh Bryan Zaragoza Martinez (1' 29') dan dua gol Barcelona datang dari Lamine Yamal (45+1') dan Sergi Roberto (85'). Barcelona punya 81 persen penguasaan bola tetapi gagal memanfaatkan 22 percobaan tendangan (10 tepat sasaran) untuk mencetak gol ketiga.

Tim arahan Xavi Hernandez kini berada di urutan tiga klasemen LaLiga dengan 21 poin, berada di bawah Real Madrid (24 poin) dan Girona (22 poin).

Terlepas dari hasil akhir tersebut, gol yang dicetak oleh Yamal bermakna spesial karena mengukir rekor sepanjang masa di LaLiga. Menurut Opta Jose, Yamal jadi pemain termuda sepanjang masa yang mencetak gol di LaLiga pada usia 16 tahun 87 hari, melewati Fabrice Olinga (16 tahun 98 hari).

Baca Juga:

Januari 2024, Lionel Messi Bisa Balik ke Barcelona

4 Alasan yang Menjadikan Hannibal Mejbri sebagai Senjata Rahasia Manchester United

Hasil Pertandingan: Barcelona Gagal Menang, Napoli Dibantai di Stadio Diego Armando Maradona

"Saya selalu mengatakan hal yang sama; mereka memberi saya kepercayaan diri ketika saya berusia 17 tahun. Dan ketika kami melihat bahwa seorang pemain mampu membantu tim dan layak mendapatkannya (Barcelona membantunya)," ucap Xavi dikutip dari Sport-English.

"Saya senang atas golnya; itu penting dan membuat perbedaan dalam mencoba mencapai comeback yang tidak terjadi karena detailnya."

Berbeda dari pencapaian Yamal, Xavi justru belum mengakhiri catatan buruknya saat melawan Granada. Xavi tak pernah menang dari dua laga lawan Granada di LaLiga sebagai pelatih Barcelona, sekali imbang dan sekali kalah.

Xavi menyesal Barcelona tak dapat mengakhiri pertandingan sebagai pemenang, apalagi timnya dominan - menguasai bola - atas Granada.

"Kami pantas mendapatkan lebih; kami memiliki kesabaran, kami mendominasi. Kami kurang meraih satu poin," imbuh Xavi.

"Mungkin itu pertandingan saat kami paling banyak menguasai bola dan juga banyak peluang. Sayangnya kami harus bangkit dari ketertinggalan 2-0. Itu adalah pertandingan yang bagus dalam hal permainan, tetapi tidak dalam hal hasil akhir," urainya.

LaLiga Barcelona FC Barcelona Lamine Yamal Xavi Xavi Hernandez

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Tak Hanya Ronald Araujo, Liverpool Juga Tertarik Boyong Bek Barcelona Ini
Selain Ronald Araujo, Liverpool dilaporkan berminat memboyong bek kiri Barcelona, Alejandro Balde. Chelsea dan AC Milan turut memantau.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 29 September 2026
Tak Hanya Ronald Araujo, Liverpool Juga Tertarik Boyong Bek Barcelona Ini
Liga Dunia
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Carlo Ancelotti tak berencana mengistirahatkan Raphinha saat Brasil menghadapi Australia. Barcelona cemas karena sang winger punya riwayat cedera.
Arief Hadi - Senin, 28 September 2026
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Serbia vs Belanda: Sama-sama Mencari Kemenangan Pertama
Simak prediksi skor, susunan pemain, kabar tim, jadwal, dan link live streaming Serbia vs Belanda di UEFA Nations League 2026.
Arief Hadi - Minggu, 27 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Serbia vs Belanda: Sama-sama Mencari Kemenangan Pertama
Spanyol
Satu Pesan Jose Mourinho untuk Skuad Real Madrid: Jangan Khianati Saya
Jose Mourinho kembali melatih Real Madrid setelah 13 tahun. The Special One memberi pesan tegas kepada skuad: jangan khianati saya.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
Satu Pesan Jose Mourinho untuk Skuad Real Madrid: Jangan Khianati Saya
Spanyol
FC Barcelona Sudah Lupakan Julian Alvarez, Puas dengan Skuad Terkini
FC Barcelona resmi melupakan Julian Alvarez usai ditolak Atletico Madrid. Deco menegaskan klub kini puas mengandalkan Gabriel Jesus.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 25 September 2026
FC Barcelona Sudah Lupakan Julian Alvarez, Puas dengan Skuad Terkini
Ragam
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane menjadi delapan pelatih baru di UEFA Nations League 2026-2027. Simak daftar lengkapnya.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Piala Dunia
Virgil van Dijk Dituding Pengaruhi Taktik Belanda di Piala Dunia 2026, Apa Benar?
Virgil van Dijk membantah tudingan dirinya memengaruhi taktik lima bek Belanda di Piala Dunia 2026 dan menyebut isu tersebut sebagai omong kosong.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Virgil van Dijk Dituding Pengaruhi Taktik Belanda di Piala Dunia 2026, Apa Benar?
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Belanda vs Jerman: Perang Strategi Pelatih Baru
Prediksi Belanda vs Jerman di UEFA Nations League 2026/27. Simak prediksi skor, head to head, starting XI, kondisi tim, dan link streaming.
Johan Kristiandi - Kamis, 24 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Belanda vs Jerman: Perang Strategi Pelatih Baru
Spanyol
Silat Lidah Madrid dan LaLiga Semakin Meruncing, Sebut Ada Teori Konspirasi Mengatur Barcelona Juara
Konflik Real Madrid dan LaLiga semakin panas. Javier Tebas menyinggung narasi konspirasi, Madrid pun membalas dengan pernyataan keras.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Silat Lidah Madrid dan LaLiga Semakin Meruncing, Sebut Ada Teori Konspirasi Mengatur Barcelona Juara
Liga Dunia
Belanda di Era Xavi Hernandez: Intens, Passion, dan Ritme Tinggi
Xavi Hernandez membawa perubahan ke Timnas Belanda. Ia menjanjikan intensitas, passion, ritme tinggi, serta gaya bermain yang lebih proaktif.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Belanda di Era Xavi Hernandez: Intens, Passion, dan Ritme Tinggi
Bagikan