4 Alasan yang Menjadikan Hannibal Mejbri sebagai Senjata Rahasia Manchester United

Arief HadiArief Hadi - Kamis, 28 September 2023
4 Alasan yang Menjadikan Hannibal Mejbri sebagai Senjata Rahasia Manchester United
Hanniball Mejbri (Twitter)

BolaSkor.com - Manchester United tidak mengawali musim 2023-2024 dengan baik. Red Devils bermain inkonsisten dengan badai cedera pemain serta faktor internal, seperti masalah yang terjadi kepada Antony dan Jadon Sancho.

Perlahan tapi pasti, skuad besutan Erik ten Hag bangkit dan meraih dua kemenangan beruntun kontra Burnley dan Crystal Palace di dua kompetisi berbeda, Premier League dan Piala Liga.

Beberapa perubahan yang dilakukan Ten Hag mulai membuahkan hasil, seperti dengan memainkan pemain berusia 20 tahun, Hannibal Mejbri. Gelandang timnas Turki menjadi katalisator dalam mewujudkan filosofi sepak bola Ten Hag di tim.

Baca Juga:

3 Alasan Chelsea Pantang Memecat Mauricio Pochettino

Hasil Piala Liga Inggris: Arsenal, Chelsea, dan Liverpool Melaju

Hasil Undian Piala Liga: Manchester United Jumpa Newcastle, Liverpool dan Chelsea Hadapi Lawan Mudah

Sudah bukan menjadi rahasia umum lagi apabila Man United selalu mengorbitkan pemain-pemain muda berbakat dari akademi. Seringkali juga pemain muda tersebut menjadi 'penyelamat' bagi musim Man United.

Hannibal Mejbri dapat menjadi salah satu pemain tersebut. Menilik informasi dari Goal, berikut lima alasan mengapa Mejbri dapat menjadi 'senjata rahasia' Ten Hag musim ini bersama Man United.

1. Pressing

Salah satu elemen penting di era sepak bola modern. Pressing (menekan) kepada lawan dilakukan secara kolektif dan dimulai dari lini depan, tengah, dan belakang. Satu-dua pemain tak melakukannya maka itu menjadi titik lemah.

Mejbri mempraktikkannya dengan baik saat dipercaya bermain Ten Hag. Pada peran gelandang tengah atau belakang di belakang penyerang, Mejbri rajin melakukan pressing kepada pemain lawan yang melewati zonanya saat coba membangun serangan. Itu menjadikannya pemain ideal untuk Ten Hag mainkan.

"Dia membawa energi ke dalam tim – menekan, Rasmus Hojlund dan Hannibal, bersama-sama bagaimana mereka memulai momen menekan, waktunya sangat bagus dan kebersamaan dengan Bruno (Fernandes) dan Rashy," kata Ten Hag.

"Saya pikir mereka mengendalikan permainan dalam periode itu, mereka memulai tekanan dengan sangat baik dan begitu mereka dikalahkan, terjadi perebutan bola kembali. Hannibal melakukannya dengan sangat baik."

2. Determinasi dan Pengorbanan

Mejbri, yang beberapa waktu lalu mencetak gol debut dengan tim utama Man United, mendahulukan kolektivitas tim ketimbang pencapaian individu. Determinasi dan pengorbanan yang dillakukan Mejbri itu penting untuk kebaikan tim.

Ten Hag mencontohkan momen kala Man United kalah 3-4 melawan Bayern Munchen di Liga Champions. Kala Leroy Sane mencetak gol, publik menyoroti kegagalan Andre Onana menepis bola, tetapi Ten Hag justru melihat lowongnya penjagaan pemain Man United kepada Sane.

"Jika Anda melihat betapa mudahnya Sane melewatinya dan itu ada hubungannya dengan determinasi, Anda tidak akan membiarkan pemain melewatinya dengan mudah," ucap Ten Hag.

"Itulah intinya - kami harus melewati batas sebagai individu dan sebagai tim untuk memenangkan pertandingan karena itu dimulai di sana."

"Anda harus menderita, berkorban dalam berbagai situasi, memberikan segalanya dan menghentikannya, dan hanya ketika kami berhasil melakukannya barulah kami bisa memenangkan pertandingan."

3. Harapan dari Pemain Muda

Seperti kebanyakan pemain muda lainnya yang punya mimpi bermain di Man United, Mejbri pun demikian. Di tengah kesulitan Man United, Mejbri menunjukkan masih ada secercah harapan untuk kebangkitan tim yang terakhir kali juara liga pada 2013.

Itu terlihat kala ia melakukan selebrasi gol saat menjebol gawang Brighton & Hove Albion. Man United kalah tapi Mejbri memiliki semangat pantang menyerah yang layak ditiru rekan setimnya, khususnya pemain senior.

"Jujur saja, setidaknya anak (Mejbri) itu menunjukkan sesuatu,” kata legenda Man United, Gary Neville, memuji Mejbri ketika Man United kalah 0-3 lawan Liverpool di Anfield.

"Sejujurnya, dibutuhkan seorang anak muda untuk datang dan menunjukkan kepada mereka cara berlari cepat untuk mendapatkan bola dan memberikan tantangan."

"Saya sebenarnya bangga padanya. Mungkin dia tidak menyukai gagasan Liverpool melewatinya, saya berharap yang lain juga sama."

4. Transisi Bermain

Selain melakukan pressing, Mejbri pemain serba bisa yang dapat bermain di tengah hingga sayap permainan. Ia juga cepat melakukan transisi bermain dan punya visi bermain bagus.

Adanya Mejbri dalam skuad Man United menghadirkan opsi tambahan bagi Ten Hag di lini tengah, terutamanya ketika para pemain senior di tengah seperti Bruno Fernandes, Mason Mount, dan Christian Eriksen kehabisan ide.

Trivia Sepak Bola Hannibal Mejbri Manchester United
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.091

Bagikan