Francesco Totti Ceritakan Alasan Enggan Bermain di MLS Selepas Memperkuat AS Roma

Francesco Totti pensiun dari sepak bola pada akhir musim 2016-17
Hendry WibowoHendry Wibowo - Sabtu, 22 September 2018
Francesco Totti Ceritakan Alasan Enggan Bermain di MLS Selepas Memperkuat AS Roma
Francesco Totti (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Francesco Totti dikenal sebagai pemain yang setia dengan satu klub. Bagaimana tidak, lahir di kota Roma, ia hanya memperkuat tim AS Roma sepanjang kariernya. Padahal beberapa tim papan atas Eropa, seperti Real Madrid, sempat berniat membajaknya.

Namun kesetiannya terhadap tim asal kota kelahirannya mengalahkan hasratnya untuk mendapat banyak gelar dan penghasilan lebih besar di tim lain. Meskipun begitu, ada momen Totti nyaris hengkang ke kompetisi di Amerika Serikat, MLS.

Seperti diketahui, dua musim lalu, memang ada kesan, Totti didesak pensiun oleh pelatih Roma kala itu, Luciano Spalletti. Mengetahui hal tersebut, beberapa tim MLS mulai meliriknya. Tapi suami dari Ilary Blasi itu menegaskan kesetiaannya terhadap Roma dan memilih untuk pensiun sebenarnya dari sepak bola.

Kini ia menjabat sebagai salah satu direksi di tim. Soal sikapnya yang menolak pinangan tim MLS, Totti pun menceritakannya kepada media Italia, La Repubblica.

"Karena saya akan membuang percuma karier selama 25 tahun di Roma (jika gabung tim MLS). Saya selalu bilang hanya ingin bermain untuk satu klub dan saya pria yang memegang teguh perkataan," Totti menuturkan.

Pada kesempatan ini, Totti kembali mengomentari hubungan buruknya dengan Spalletti. Keduanya memang belum pernah bertatap muka lagi sejak akhir musim 2016-17. "Dia adalah sosok yang menekan saya untuk pensiun," jelasnya.

Karena keputusannya memperkuat Roma sepanjang karier, Totti pun tidak merasakan banyak gelar juara. Namun ia beberapa kali merasakan gelar yang prestisius. Seperti scudetto musim 2000-01 atau berkontribusi besar saat Italia juara Piala Dunia 2006.

Lantas apa momen terburuk yang pernah dirasakan seorang Totti? "Ketika Roma kebobolan pada menit terakhir melawan Slavia Prague dan kami gagal lolos ke semifinal Piala UEFA (tahun 1996). Kemudian beberapa laga derby (lawan Lazio) dan kegagalan Italia di final Piala Eropa 2000 kontra Prancis," Totti menuturkan.*

Francesco Totti AS Roma Serie a Luciano Spalletti MLS

Hendry Wibowo

Motorsports Enthusiast and Giallorossi Fan
Show More

Berita Terkait

Italia
Ironi, Serie A Punya 14 Pemain di Top 50, tetapi Hanya 5 yang Berasal dari Italia
Serie A mengirim 14 pemain ke Top 50 U-21 Eropa versi Sofascore, tetapi hanya lima yang berasal dari Italia. Simak fakta selengkapnya.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Ironi, Serie A Punya 14 Pemain di Top 50, tetapi Hanya 5 yang Berasal dari Italia
Italia
Juventus Pesta Gol: Spalletti Bahagia, Debut Kiper Baru Il Bianconeri
Juventus menang telak 5-0 atas NEC Nijmegen. Luciano Spalletti puas, sementara Kamil Grabara menjalani debut dengan clean sheet.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Juventus Pesta Gol: Spalletti Bahagia, Debut Kiper Baru Il Bianconeri
Italia
AC Milan Gagal Menang di 3 Laga Terakhir, Posisi Ruben Amorim Masih Aman
Gagal menang di tiga laga terakhir, manajemen AC Milan dilaporkan masih menaruh kepercayaan penuh kepada sang pelatih, Ruben Amorim.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
AC Milan Gagal Menang di 3 Laga Terakhir, Posisi Ruben Amorim Masih Aman
Italia
Goncalo Ramos Melempem, Kutukan Nomor 9 AC Milan Berlanjut?
Goncalo Ramos tampil minim gol dan tembakan di awal musim. Kutukan jersey nomor 9 di AC Milan kini mengintai sang striker.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Goncalo Ramos Melempem, Kutukan Nomor 9 AC Milan Berlanjut?
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Laga Liga Europa, Juventus vs NEC
Juventus vs NEC Nijmegen berlangsung Jumat (18/09) pukul 02.00 WIB. Simak cara menonton dan link live streaming Liga Europa di Vidio.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Laga Liga Europa, Juventus vs NEC
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Juventus vs NEC: Tiga Poin di Depan Mata Il Bianconeri
Simak prediksi skor, H2H, kabar tim, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Juventus vs NEC di Liga Europa 2026-2027.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Juventus vs NEC: Tiga Poin di Depan Mata Il Bianconeri
Italia
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Juventus tanpa pemain outfield berpaspor Italia untuk pertama kalinya. Kondisi Bianconeri menjadi cerminan masalah sepak bola Italia.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Ragam
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
AS Roma memuncaki klasemen Serie A 2026/2027 dengan rekor sempurna. Simak 5 alasan Giallorossi melaju kencang bersama Gasperini dan Donyell Malen.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Italia
Terungkap, Ada Peran Arsenal di Balik Kesuksesan Como
Como 1907 tak terkalahkan musim ini. Cesc Fabregas ungkap rahasia sukses timnya yang terinspirasi dari taktik bola mati dan bek Arsenal.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 15 September 2026
Terungkap, Ada Peran Arsenal di Balik Kesuksesan Como
Klasemen
Klasemen Serie A Terbaru: AS Roma di Puncak, Juventus Tergelincir
AS Roma kuasai puncak klasemen Serie A 2026/2027 tempel Inter Milan. Sementara Juventus merosot usai ditumbangkan Sassuolo.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 15 September 2026
Klasemen Serie A Terbaru: AS Roma di Puncak, Juventus Tergelincir
Bagikan